ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2024: Pertamina Hulu Energi Tegaskan Tahun Ini Adalah Tahun Pengembangan AI

Busthomi
26 November 2024 | 18:30
rubrik: Digital, Event, Forti
TOP Digital Awards 2024: Pertamina Hulu Energi Tegaskan Tahun Ini Adalah Tahun Pengembangan AI
Share on FacebookShare on Twitter

PT Pertamina Hulu Energi atau PHE, merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero) yang menjalankan bisnis fokus pada sektor eksplorasi minyak bumi dan gas (migas). Apiknya, tak hanya jago dalam urusan mengelola sektor upstream atau hulu, PHE tapi juga sangat andal dalam menerapkan digitalisasi di perusahaan.

Tak tanggung-tanggung, kiprah PHE dalam digitalisasi ini juga sangat sukses dengan berhasil mengembangkan 1.300 aplikasi. Kendati memang, disebut pihak PHE lagi, keberhasilan dalam transformasi digital itu tak semata-mata diukur dari banyaknya aplikasi yang dikembangkan. Karena pada akhirnya, digitalisasi ini mestinya akan bermuara pada pertumbuhan kinerja bisnis PHE sendiri.

Adapun sepak terjang PHE dalam digitaliasi, tergambar jelas dalam proses penjurian TOP Digital Awards 2024 yang dilakukan PHE secara daring, pada Selasa (26/11/2024). Proses penjurian ini dilakukan dan akhirnya menjadikan PHE sebagai salah satu finalis penerima penghargaan TOP Digital Awards 2024.

Disebutkan VP Information Technology PHE, Akbar Yudha Putera, sejatinya transformasi digital di PHE ini dimulai dari April 2021. Dan dalam rentang waktu tersebut, PHE sudah mengembangkan total sebanyak 1.300 aplikasi. “Aplikasi ini nantinya kita arahkan menjadi sebanyak 200-300 aplikasi saja. Tadinya malah kita memiliki 2.500 aplikasi, dan kita turunkan lagi dan kita tutup (di angka itu),” ungkap Akbar di depan dewan juri.

Akbar yang begitu lihai dalam menjabarkan digitalisasi di PHE itu melanjutkan, selain pengembangan aplikasi, PHE juga memiliki 3.331 server, 6.511 nas storage (TB), 2.451 san storage (TB), juga ada 26.596 VPN pengguna saat ini, 18.300 seat management, 57.434 lisensi untuk productivity, 99 lokal breakouts, ada 2 tier 3 data centers, 68 firewalls, dan lain-lainnya.

Meski berhasil dengan angka-angka yang fantastis itu, Akbar mengaku, bahkan keberhasilan dari sebuah transformasi digital ini tak melulu soal pengembangan aplikasi. “Bagi saya kalau orang bicara transformation digital, orang itu terjebak terkait pengembangan aplikasi. Pengembangan aplikasi (yang banyak) itu bukan berarti digital transformation itu sudah berhasil. Makanya kami di PHE membuat sendiri terkait transformation digital framework,” tutur dia.

BACA JUGA:  Motorola Luncurkan moto g06 POWER 'Juaranya Baterai 7K Indonesia' Harga 1 Jutaan

Karena pada akhirnya, lanjut Akbar, digitalisasi itu harus selaras dengan bisnis. Dan ini pun yang sudah terjadi di PHE. “Pada akhirnya, itu (digitalisasi) harus bisa menghasilkan business impact yang bisa di-expect (sesuai ekspektasi), yaitu mulai berdampak increase production (produksi naik), increase security (keamanan meningkat), mengurangi masalah down, meng-increase lifting, dan akhirnya bisa meng-increase revenue (pendapatan),” tandas Akbar.

Untuk diketahui, PHE merupakan Perusahaan hulu migas papan atas dengan memiliki Visi: Menjadi Perusahaan Minyak dan Gas Bumi Kelas Dunia dan Kebanggan Bangsa. Dengan Misi: Melaksanakan Pengelolaan Operasi dan Portofolio Usaha Sektor Hulu Minyak dan Gas Bumi Secara Profesional Dan Berdaya Laba Tinggi Serta Memberikan Nilai Tambah Bagi Stakeholders.

Dengan anak usahanya adalah PT Pertamina Hulu Rokan, PT Pertamina EP, PT Pertamina Hulu Indonesia, PT Pertamina EP Cepu, PT Pertamina EP Cepu ADK, PT Pertamina Internasional EP, PT Pertamina Drilling Services Indonesia, PT Elnusa Tbk, PT Pertamina East Natuna, dan PT Badak LNG.

Digitalisasi di PHE
Sejauh ini, kata dia, PHE bukan hanya mengoperasionalkan bisnisnya di eksplorasi dan produksi migas, akan tetapi sudah mulai merambah ke investasi dan akuisisi kilang-kilang lainnya.

Lantas, bagaimana cara melakukan itu? Kata Akbar, melalui tiga pilar. Pertama, pilar energy security atau securing energy, yaitu mengamankan energi. Kedua, energy transition (transisi energi); dan ketiga, new business and strengthening enablers.

Dan dari aspek itu, salah satu yang membanggakan adalah, kata dia, peran digital transformation itu menjadi salah satu pilar pendukung dari tiga pilar tersebut. “Dan dalam hal ini, pihak top manajemen sudah memahami bahwa digital transformation ini adalah satu cara bagi kita untuk mempertahankan bisnis ini sampai ke beberapa belas tahun ke depan,” tegasnya.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: Jasa Raharja Ungkap Keunggulan JRCare dan Siap Implementasi Blockchain di 2028

Makanya, kenapa saya sebut belasan tahun? Ya kita sama-sama tahu. Kita bilang ke teman-teman PHE ini sebagai perusahaan upstream, di mana secara nature itu pasti akan alami degradasi dengan produksi rate-nya.

“Makaya dengan kondisi itu jangan sampai kita over claim, sehingga kita terjebak dalam IT bad debt. Saya katakan ini berkali-kali. Dan agar tak terjebak caranya bagaimana? Ya melalui tiga hal, digital transformation, inovation, dan culture yang kita bangun.”

Tiga hal tersebut yang pada akhirnya bisa mengusung lima aspek IT yang tengah dikembangkan oleh PHE. Adapun lima IT yang dikedepankan Perseroan adalah, pertama, Enterprise Cyber Security & System Resilience, Integrated System & Standardization Management, Leveraging Industry 4.0 & Society 5.0, Integrated Information Technology Framework, dan Customer Experience Management.

“Lima item ini yang akan menjadi soko guru atau guidance maupun guideline bagi seluruh IT di PHE, termasuk untuk anak usahanya itu,” kata dia.

Proses digitalisasi juga memang tak pernah melupakan cyber security-nya. Apalagi memang selama ini di sektor hulu migas, tetap banyak serangan siber yang membahayakan. Dia memberi contoh beberapa kasus cyber attack di dunia.

Beberapa hal kejadian yang pernah terjadi adalah, adanya serangan Ransomware yang terjadi pada Colonial Pipeline di Amerika Serikat tahun 2021 lalu. Kemudian adanya serangan siber terjadi pada tahun 2022 berdampak pada fasilitas penyimpanan dan refinery minyak di Eropa. Juga pernah ada malware yang menyerang Saudi Aramco.

“Kemudian pada tahun 2012, 2016, dan 2017 juga pernah terjadi serangan malware besar-besaran di area industri migas Saudi Arabia. Dan terakhir, adanya serangan yang ditujukan pada sektor migas di area Norwegia pada tahun 2014 lalu,” tegasnya.

BACA JUGA:  Infinix HOT 70 Segera Hadir di Indonesia

Kembangkan AI
Sementara itu terkait pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), disebutkan Akbar, tahun ini di PHE adalah tahun pengembangan AI. Sebelumnya, PHE telah membuat digital ecosystem di tahun 2023, termasuk juga membangun environment ecosystem-nya. Mulai membangun, security-nya, data center, hubungan antarpulaunya, antara lain terkait pembangun firewall dari setiap pulau itu, dan lain sebagainya.

“Dan Alhamdulillah, di tahun ini atau mulai medio tahun ini, kita kembangkan Ai ini dan sudah men-deliver banyak hal. Sehingga di tahun depan, ketika kita tetap menggunakan untuk men-deliver AI itu, sudah bisa terhubung dengan ekosistem di luar PHE,” katanya.

Salah satu contoh pegembangan AI adalah inovasi digital AI untuk melakukan fungsi pengawasan otomatis melalui CCTV yang tersebar di Rig. Dan dari situ akan menginformasikan, jika ada perilaku tidak selamat kepada Command Center. Sebagai contoh, tidak menggunakan helm, safety glove, dan sebagainya.

“Kondisi itu tak lepas dari adanya permasalahan peningkatan aktivitas rig (yaitu pengeboran dan well service), sehingga secara langsung berdampak pada resiko keselamatan. Serta memerlukan supervisi yang memadai untuk memastikan aspek keselamatan kerja itu diikuti. Dengan begitu, ada peluang di PHE dengan adanaya ketersediaan CCTV yang mencukupi di rig, namun kekurangan sumber daya untuk fungsi pengawasan. Sehingga melahirkan inovasi digital berbasis AI itu,” pungkas dia, menjelaskan.

Editor: Fauzi

Tags: AIGenerative AIPertamina Hulu EnergiPHETOP Digital Awards 2024Transformasi Digital
Previous Post

Manfaatkan TI Untuk Wujudkan Program Ketahanan Pangan, Bapanas Kandidat TOP Digital Awards 2024

Next Post

TOP Digital Awards 2024: Gencarnya Pemkot Tangerang Publikasikan Programnya Lewat Medsos, Website, Hingga e-Book

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terdampak Corona, Samsung Indonesia Pastikan Pasokan Galaxy Z Flip Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terus Berinovasi, Anker Kembangkan Chip AI THUS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket OLX Lamudi Tingkatkan Daya Saing Agen Properti Nasional di Era Digital Properti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto