ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Nutanix: Sukses Jangka Panjang Adopsi Gen AI Bergantung Infrastruktur dan Talenta

Fauzi
4 November 2025 | 16:56
rubrik: Research
Nutanix: Sukses Jangka Panjang Adopsi Gen AI Bergantung Infrastruktur dan Talenta
Share on FacebookShare on Twitter

Perusahaan global dalam komputasi hybrid multicloud, Nutanix, mengumumkan hasil survei dan laporan penelitian tahunan Financial Services Enterprise Cloud Index (ECI) edisi ketujuh, yang mengukur kemajuan perusahaan-perusahaan dalam mengadopsi cloud di sektor jasa keuangan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh organisasi jasa keuangan yang disurvei saat ini sudah memanfaatkan aplikasi atau beban kerja GenAI, dengan fokus pada penggunaan nyata yang mengarah pada layanan dukungan pelanggan dan pengembangan konten.

Meski pengadopsian Gen AI sudah sedemikian luas, berbagai organisasi jasa keuangan masih menghadapi kesulitan dalam mengimbangi laju perkembangannya. Sebagian besar menyebut adanya kesenjangan dalam keterampilan untuk mengelola GenAI dengan infrastruktur yang ada saat ini. Selain itu, 97% responden mengaku bisa melakukan lebih banyak upaya untuk mengamankan model dan aplikasi GenAI mereka.

GenAI juga diperkirakan akan memberikan manfaat transformatif bagi industri keuangan di Indonesia. Riset terbaru ini menunjukkan bahwa 49% pemimpin bisnis di sektor jasa keuangan di Indonesia memprioritaskan GenAI untuk meningkatkan layanan pelanggan, sementara 34% sudah melaporkan manfaat nyata dari implementasinya. Selain itu, 51% lembaga keuangan di Indonesia sudah mengaplikasikan GenAI dalam operasional sehari-hari, dan 27% mengakui potensi GenAI untuk menciptakan produk dan layanan baru.

Namun, organisasi-organisasi jasa keuangan di Indonesia juga menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya risiko halusinasi, bias, potensi pelanggaran terhadap undang-undang perlindungan data, privasi data, dan tantangan keamanan siber, serta perlunya meningkatkan keterampilan tenaga kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya infrastruktur yang aman dan skalabel, serta pengembangan talenta secara berkelanjutan untuk mengoptimalkan potensi GenAI.

“Sektor keuangan Indonesia sedang memanfaatkan GenAI sebagai alat strategis untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan efisiensi operasional. Banyak lembaga sudah merasakan manfaat nyata, mulai dari membuat tugas sehari-hari dengan lebih efisien, hingga mendorong batasan dengan ide-ide produk baru. Namun, kekhawatiran terkait privasi data, keamanan siber, dan kebutuhan upskill karyawan memang nyata dan semakin besar,” kata Robert Kayatoe, Indonesia country manager, Nutanix.

BACA JUGA:  NTT DATA: Pemimpin AI Punya Peluang 3x Lebih Besar Cetak Profit Tinggi

“Di Nutanix, kami yakin hybrid multicloud dan kontainerisasi adalah fondasi yang penting bagi kesuksesan GenAI, sebab keduanya akan memberikan kelincahan, skalabilitas, dan keamanan yang dibutuhkan untuk berinovasi secara bertanggung jawab. Kami bangga bisa mendukung lembaga jasa keuangan di Indonesia dengan infrastruktur dan keahlian, sehingga mereka dapat memimpin dengan penuh keyakinan di era baru yang digerakkan oleh AI ini,” tambahnya.

Laporan ini menyurvei para pemimpin lembaga jasa keuangan mengenai adopsi GenAI, penggunaan Kubernetes dan kontainer, serta lokasi mereka menjalankan aplikasi-aplikasi krusial mereka dan di mana mereka berencana untuk menjalankannya di masa depan. Aspek-aspek kunci yang ditemukan antara lain:

● Adopsi Gen AI Luas Namun Tidak Bebas Risiko: Hampir seluruh responden melaporkan bahwa mereka sudah menggunakan GenAI dalam berbagai bentuk, dengan fokus penggunaan pada dukungan pelanggan, penciptaan konten, dan otomatisasi. Tetapi privasi dan keamanan data tetap menjadi kekhawatiran utama, dengan 97% responden sepakat bahwa organisasi mereka harus lebih giat dalam mengamankan model dan aplikasi GenAI.
● Modernisasi Infrastruktur Diperlukan untuk Kesuksesan GenAI: Sebanyak 92% responden menyatakan bahwa infrastruktur yang ada saat ini perlu ditingkatkan agar dapat sepenuhnya mendukung aplikasi cloud native dan kontainer. Meskipun kontainerisasi dan Kubernetes sudah digunakan, terutama untuk beban kerja GenAI, portabilitas aplikasi dan data yang terpisah-pisah masih tetap menjadi hambatan besar.
● Kekurangan Talenta IT Bisa Memperlambat Momentum: Hampir seluruh responden (98%) menghadapi kesulitan dalam mengangkat GenAI dari tahap pengembangan ke tahap produksi karena kurangnya tenaga ahli dan masalah integrasi. Walaupun 62% responden sudah aktif mencari talenta GenAI, pelatihan dan peningkatan keterampilan tetap menjadi prioritas yang utama.
● Return on Investment (ROI) adalah Prioritas Namun Butuh Waktu: Sebanyak 39% responden mengantisipasi potensi kerugian terkait GenAI dalam 12 bulan ke depan, sementara 58% berharap akan memperoleh keuntungan dalam satu sampai tiga tahun. Hal ini menunjukkan bahwa para pemimpin perusahaan jasa keuangan punya pandangan jangka panjang terhadap kesuksesan GenAI, namun juga menegaskan perlunya tools yang lebih baik untuk mengukur ROI GenAI.
● Keamanan dan Kepatuhan akan Terus Jadi Prioritas: Mayoritas responden (96%) mengatakan bahwa GenAI mengubah prioritas mereka terhadap keamanan dan privasi data. Selain itu, 90% mengungkapkan kekhawatiran terkait keamanan data dalam ekosistem vendor IT yang lebih luas. Hal ini menegaskan kompleksitas dalam mengamankan implementasi AI.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: Pemkab Kendal Pacu Integrasi Digital Lewat Deretan Aplikasi Layanan Publik

Selama tujuh tahun berturut-turut, Nutanix memprakarsai studi riset global untuk mempelajari kondisi penerapan cloud enterprise, tren kontainerisasi aplikasi, dan adopsi aplikasi GenAI. Pada musim gugur 2024, peneliti asal Inggris, Vanson Bourne, mensurvei 1.500 pengambil keputusan di bidang IT dan DevOps/Platform Engineering di seluruh dunia. Para responden mencakup berbagai industri, skala bisnis, dan kawasan, termasuk Amerika Utara dan Selatan; Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA); serta kawasan Asia Pasifik – Jepang (APJ).

Tags: AIGenerative AINutanix
Previous Post

Raih Sertifikasi Tier-3, Telkom Jamin Keamanan Data dan Keandalan Sistem HDC NeutraDC-Nxera Batam

Next Post

KSSK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terdampak Corona, Samsung Indonesia Pastikan Pasokan Galaxy Z Flip Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belanja di Indomaret Kini Bisa Bayar Pakai QRIS Melalui Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto