PT Asian Bulk Logistics (ABL) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan standar keselamatan dan produktivitas operasional melalui inovasi teknologi digital. Melalui ABL Argus—AI Reporting and Guardian Utility System—perusahaan mengubah tantangan operasional menjadi peluang baru yang didukung kecerdasan buatan dan integrasi data real-time.
Dalam presentasinya pada ajang TOP Digital Awards 2025, 20/11/2025, Chief Technology Officer ABL, Arief Setiawan, menegaskan bahwa ABL Argus hadir sebagai representasi kepedulian perusahaan terhadap keselamatan dan efisiensi proses bisnis.
“Setiap inovasi yang kami buat berasal dari kepedulian. Selalu ada permasalahan yang ingin kami cegah sebelum terjadi,” ujar Arief di hadapan Dewan Juri TOP Digital Awards 2025 yang berlangsung secara daring.
Arief menjelaskan bahwa peran teknologi informasi (TI) kini menjadi komponen dominan dalam mendukung bisnis ABL. Melalui integrasi AI, ABL memastikan potensi kecelakaan dapat diminimalisir, sejalan dengan visi perusahaan menuju zero accident di semua lini operasi.
“ABL Argus menunjukkan janji kami untuk menjaga nyawa seluruh karyawan dan memastikan masa depan operasi yang zero accident,” tegas Arief.
AI Terintegrasi untuk Monitoring Proaktif
Arief memaparkan bahwa ABL memasuki implementasi AI bukan karena tren, tetapi karena kebutuhan yang tak terhindarkan. Banyak insiden dan near miss terjadi meskipun monitoring sudah dilakukan dengan berbagai perangkat teknologi.
“Monitoring manual satu per satu tidak bisa lagi menjadi solusi,” jelasnya.
Awalnya, pada tahun 2024, ABL mengimplementasikan captain’s eyes, yakni computer vision AI yang mampu memberi alarm bila terjadi pelanggaran standar keselamatan. Kemudian, teknologi ini diperluas dengan kamera AI yang memantau kelelahan operator, mendeteksi sleepy atau fatigue secara real time.
Namun, sistem ini tidak dapat berjalan optimal secara terpisah. Oleh karena itu, ABL mengembangkan ABL Argus, yang mengintegrasikan seluruh data dari berbagai sumber, termasuk captain’s eyes, kamera AI operator, serta modul-modul keselamatan lain.
Ekosistem Keselamatan Berbasis AI: AM Care, Crane AI, dan Captain’s Eye
Dalam sistem ABL Argus, teknologi seperti AM Care, crane AI, dan captain’s eye berperan sebagai penjaga digital perusahaan.
- AM Care: memungkinkan pelaporan bahaya secara real-time, mendukung inspeksi online maupun offline, serta memastikan tidak ada risiko keselamatan yang terlewat.
- Crane AI & Captain’s Eye: memantau kepatuhan APD, mendeteksi kelelahan operator, dan mengenali anomali operasional secara langsung untuk mencegah insiden sebelum terjadi.
Tentang TOP Digital Awards 2025
TOP Digital Awards adalah ajang penghargaan digital terbesar di Indonesia, diselenggarakan oleh Majalah It Works sejak 2016. Acara ini didukung berbagai asosiasi, konsultan, dan pakar TI terkemuka, dengan dewan juri tahun ini antara lain: Benyamin De Haan (MSI Group), Eri Sumiarso (Sinergi Daya Prima), Prof. Satya Arinanto (FH-UI), dan Melani K. Harriman (Melani K. Harriman & Associates). Dengan inovasi berkelanjutan seperti ABL Argus, Asian Bulk Logistics menegaskan perannya sebagai pelopor keselamatan berbasis AI di sektor logistik dan bulk handling di Indonesia.
Editor: Teguh IS.














