ItWorks,id- Transformasi digital menjadi motor utama di balik lonjakan kinerja Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Dalam tiga tahun terakhir, tingkat kesehatan dan kinerja usaha perusahaan terus menunjukkan tren meningkat, menegaskan peran strategis BUMD ini sebagai penyedia layanan air minum sekaligus penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sebagai BUMD milik Pemerintah Kabupaten Purworejo, Perumda Tirta Perwitasari memikul dua mandat sekaligus: pelayanan publik dan keberlanjutan bisnis. Perusahaan dituntut menjaga kualitas layanan air bersih bagi masyarakat, sembari tetap menghasilkan laba untuk mendukung pembangunan daerah.
“Sejak awal perusahaan ini didirikan dengan tujuan memberikan kemanfaatan umum berupa penyediaan air minum dan air bersih bagi pemenuhan hajat hidup masyarakat. Selain itu, juga bertujuan menghasilkan laba dalam rangka meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah. Melalui strategi dan inovasi yang terus dilakukan, kami bisa terus menyeimbangkan dua kepentingan antara orientasi laba dengan mandat pelayanan publik ini dengan kinerja yang juga terus meningkat,” ungkap Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari, Hermawan Wahyu Utomo, ST, M.Si., saat wawancara penjurian TOP BUMD Awards 2026 yang digelar secara daring, Selasa (27/01/2026).
Berkat berbagai terobosan, Perumda Tirta Perwitasari kembali masuk nominasi TOP BUMD Awards 2026, ajang penghargaan nasional yang menilai BUMD berprestasi dengan tema “Inovasi BUMD dalam Pembangunan Berkelanjutan”. Dalam presentasinya yang berjudul “Efisiensi dan Inovasi untuk Pengembangan Perusahaan Berkelanjutan”, manajemen menekankan pentingnya digitalisasi dalam mendorong efisiensi, transparansi, dan kualitas layanan.
Kinerja Naik, Fondasi Keuangan Menguat
Evaluasi kinerja tahun 2024 menunjukkan peningkatan tingkat kesehatan perusahaan. Nilai kesehatan naik 0,07, terutama ditopang perbaikan aspek keuangan melalui peningkatan rasio kas. Sementara itu, nilai kinerja melonjak 1,77 berkat kenaikan signifikan pada aspek operasional dan administrasi.
Menurut Hermawan, capaian tersebut merupakan buah dari pembenahan internal, termasuk inovasi berbasis teknologi digital.“Dalam tiga tahun terakhir kami fokus pada efisiensi operasional, penguatan tata kelola, dan percepatan digitalisasi. Hasilnya terlihat jelas, kinerja kesehatan perusahaan naik, laba terus tumbuh, dan pelayanan kepada pelanggan semakin responsif,” ujarnya.
Pertumbuhan usaha juga tercermin dari lonjakan jumlah pelanggan sebesar 17,52 persen pada 2025. Laba perusahaan terus meningkat dan melampaui target anggaran, didukung tarif air yang telah mencapai skema full cost recovery (FCR) sehingga memperkuat keberlanjutan finansial perusahaan.
Digitalisasi Hulu ke Hilir
Transformasi digital di Perumda Tirta Perwitasari tidak bersifat parsial, melainkan terintegrasi dari sisi operasional hingga pelayanan pelanggan. Di level manajemen, sistem informasi SIKOMPAK menjadi tulang punggung pengelolaan billing, inventori, pembukuan, hingga aset tetap. Sistem ini menyajikan data secara cepat dan akurat sehingga mendukung pengambilan keputusan strategis.
Pada lini operasional, aplikasi SIMPLE/CATER berbasis Android memodernisasi proses pembacaan meter pelanggan. Digitalisasi ini meningkatkan akurasi pencatatan pemakaian air sekaligus menekan potensi keluhan akibat kesalahan data.
Sementara itu, pengelolaan sumber daya manusia dan tata usaha diperkuat lewat aplikasi SIMPEG+, yang mempercepat administrasi internal dan meningkatkan efisiensi kerja pegawai. Di sisi eksternal, perusahaan menghadirkan aplikasi layanan pelanggan SAPA Purworejo. Melalui platform ini, masyarakat dapat mengecek tagihan, menyampaikan pengaduan, hingga mengajukan sambungan baru secara daring. Respons pengaduan juga diperkuat dengan kehadiran Unit Reaksi Cepat yang siaga 24 jam.“Digitalisasi ini membuat proses lebih cepat, data lebih akurat, dan pengambilan keputusan manajemen jauh lebih tepat,” jelas Hermawan.
Inovasi digital juga merambah strategi pemasaran. Pemanfaatan media sosial seperti WhatsApp, TikTok, dan Instagram efektif menjangkau pelanggan baru. Program promo pemasangan sambungan baru, termasuk paket murah dan undian umroh, ikut mendorong ekspansi layanan.
Kinerja usaha yang terus menanjak berdampak langsung pada kontribusi ke daerah. Setoran dividen kepada Pemerintah Kabupaten Purworejo meningkat dari tahun ke tahun. Di saat bersamaan, perusahaan tetap menjalankan tanggung jawab sosial melalui dukungan kepada UMKM, masyarakat, serta program lingkungan seperti pembagian bibit tanaman kepada pelanggan.
Dengan fondasi digital yang kian kuat, Perumda Air Minum Tirta Perwitasari menunjukkan bahwa inovasi teknologi bukan hanya alat bantu operasional, tetapi telah menjadi strategi utama dalam menghadirkan layanan publik yang efisien, responsif, dan berkelanjutan.














