ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Pinjaman Daring CMB, Tegaskan Komitmen Perlindungan Masyarakat

Ahmad Churi
28 January 2026 | 15:16
rubrik: Event
OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Pinjaman Daring CMB, Tegaskan Komitmen Perlindungan Masyarakat

(ist.dok OJK)

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuntaskan penyidikan perkara tindak pidana di sektor jasa keuangan yang melibatkan penyelenggara pinjaman daring (pindar) PT Crowde Membangun Bangsa (PT CMB). Langkah ini menjadi bagian dari upaya tegas OJK, terutama dalam melindungi masyarakat dari praktik pembiayaan digital yang menyesatkan dan berpotensi merugikan publik.

“Penyidik OJK telah melaksanakan pelimpahan berkas perkara Tahap I kepada Jaksa Penuntut Umum dan berkas perkara dimaksud telah dinyatakan lengkap (P.21). Selanjutnya, Penyidik OJK melaksanakan Tahap II berupa penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Penuntut Umum yang dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada tanggal 7 Januari 2026,” ujar Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK – M. Ismail Riyadi dalam siaran pers yang dilansir (28/01/2026), di Jakarta.

Disebutkan, bahwa dalam perkara ini, YS selaku Direktur Utama sekaligus pemegang saham PT CMB ditetapkan sebagai tersangka bersama korporasi. Kasus ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana di bidang usaha jasa pembiayaan dan perbankan yang terjadi pada periode Januari 2023 hingga September 2024.

OJK menemukan adanya dugaan penyampaian laporan, data, dan dokumen yang tidak benar atau menyesatkan kepada regulator. Selain itu, terdapat indikasi pencatatan palsu dalam pembukuan dan laporan kegiatan usaha.

Salah satu temuan penting adalah dugaan pencatatan fiktif penyaluran dana lender kepada 62 mitra yang dilaporkan seolah-olah menerima pinjaman. Data tersebut dimasukkan ke dalam Sistem Pusat Data Fintech Lending (PUSDAFIL) OJK, dengan total nilai penyaluran dana yang dilaporkan mencapai sekitar Rp12 miliar.

Praktik semacam ini dinilai berisiko menyesatkan ekosistem pendanaan digital, termasuk lender maupun masyarakat yang mempercayai transparansi data sebagai dasar pengambilan keputusan. Karena itu, penindakan ini dipandang sebagai bentuk perlindungan nyata terhadap konsumen dan investor di sektor fintech lending.

BACA JUGA:  TOP DIGITAL Awards 2019: Didukung TI, PT Terminal Teluk Lamong Memudahkan Pelayanan Untuk Pelanggan

Penanganan perkara ini, menurut OJK, dilakukan melalui tahapan penegakan hukum berjenjang, mulai dari pengawasan, pemeriksaan khusus, penyelidikan, hingga penyidikan. Langkah tersebut didasarkan antara lain pada Laporan Kejadian Tindak Pidana Sektor Jasa Keuangan dan Surat Perintah Penyidikan, hingga penetapan tersangka terhadap PT CMB dan YS.

Atas dugaan perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar sejumlah ketentuan pidana dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), serta ketentuan dalam KUHP. Ancaman hukuman yang dikenakan berupa pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp200 miliar.

Upaya hukum dari pihak tersangka melalui permohonan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat juga telah ditolak seluruhnya dalam putusan yang dibacakan pada 26 Januari 2026. Dengan putusan tersebut, tindakan penyidikan dan penetapan tersangka oleh OJK dinyatakan sah menurut hukum.

OJK menegaskan bahwa dalam penanganan tindak pidana di sektor jasa keuangan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia dan Kejaksaan Republik Indonesia. Penegakan hukum dilakukan secara konsisten untuk menjaga integritas industri jasa keuangan, sekaligus memastikan masyarakat terlindungi dari praktik ilegal dan manipulatif di ranah pembiayaan digital.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pengawasan terhadap industri pindar tidak hanya berhenti pada aspek perizinan, tetapi juga menyentuh penegakan hukum demi menciptakan ekosistem keuangan digital yang sehat, transparan, dan aman bagi masyarakat.

Tags: Pindar
Previous Post

Aplikasi Valbury Perluas Akses Investasi dengan Hadirkan Saham AS

Next Post

Besarnya Risiko Kehilangan Nilai Akibat Ancaman ‘AI Infrastructure Debt’, Cisco Dorong Organisasi Perkuat Infrastruktur AI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Perusahaan Terkemuka Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terdampak Corona, Samsung Indonesia Pastikan Pasokan Galaxy Z Flip Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto