ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Indo Intertex & Inatex 2026: Hadirkan Inovasi Produk, Teknologi Hingga Tren Digital Printing

Ahmad Churi
8 April 2026 | 21:51
rubrik: Event
Indo Intertex & Inatex 2026: Hadirkan Inovasi Produk, Teknologi Hingga  Tren Digital Printing
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- Pameran tekstil dan garmen terbesar di Asia Tenggara, Indo Intertex & Inatex 2026, siap kembali hadir untuk ke-22 kalinya pada 15–18 April 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Tak hanya menghadirkan  inovasi produk, bahan baku tekstil produk tekstil (TPT), garmen, tren desain, dan ekosistem pendukung, pameran ini juga akan menghadirkan inovasi teknologi terbaru, mesin canggih, hingga teknologi printing mutakhir) yang relevan dengan tuntutan digitalisasi di era industri 4.0.

Tuntutan menuju industri 4.0 juga telah menjadi atensi besar pemerintah untuk mendukung penguatan dan daya saing manufaktur nasional di kancah global. Tak terkecuali bagi pelaku atau sektor TPT dan garmen  agar makin berdaya saing tinggi. Industri 4.0 di sektor tekstil (Tekstil 4.0) akan mengintegrasikan teknologi digital seperti IoT, AI, robotika, dan big data untuk menciptakan smart manufacturing (pabrik pintar), yang akan meningkatkan efisiensi, dan memungkinkan kustomisasi massal. Teknologi  memungkinkan peningkatan  dan kecepatan produksi, menurunkan cost (biaya) operasional, dan mempercepat respons terhadap tuntutan pasar yang kian dinamis.

“Pameran ini kami hadirkan sebagai platform strategis untuk mempertemukan pelaku industri tekstil dari hulu ke hilir.  Indo Intertex dan Inatex merupakan satu-satunya pameran di Indonesia yang menghadirkan seluruh rantai nilai industri secara komprehensif, mulai dari mesin, produk tekstil, hingga teknologi printing dan bahan kimia untuk tekstil. Tujuan utamanya adalah mendorong pertumbuhan industri melalui koneksi bisnis, transfer teknologi, dan membuka peluang ekspor,” ungkap Presiden Direktur PT Peraga Expo, Paul Kingsen, selaku penyelenggara pameran dalam jumpa pers (08/4/2026), di Jakarta.

Dengan area seluas lebih dari 35.000 meter persegi, pameran akbar ini akan diramaikan oleh lebih dari 800 peserta yang mewakili 1.500 merek global terkemuka. Target 35.000 pengunjung profesional dari 29 negara diharapkan hadir, menjadikan ajang ini sebagai pusat kolaborasi internasional untuk adopsi teknologi terbaru dan perluasan jaringan bisnis.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2022: SPBE Pemkab Bandung Barat untuk Tingkatkan Kinerja dan Layanan Masyarakat

Indo Intertex & Inatex tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga berperan dalam memperkuat ekosistem industri tekstil nasional dengan mempertemukan pelaku usaha melalui program business matching yang membuka peluang kerja sama dan transaksi bisnis secara langsung. Selain itu, pameran ini turut mendorong masuknya investasi serta pemanfaatan teknologi terkini untuk meningkatkan efisiensi produksi, kualitas produk, dan daya saing di pasar global. Setiap penyelenggaraannya pun menghadirkan dampak komersial yang nyata, mulai dari potensi transaksi hingga terbentuknya kemitraan jangka panjang yang memperkuat rantai pasok dan memperluas akses pasar.

Momentum positif ini kian menguat seiring penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat, yang memberikan fasilitas tarif impor nol persen bagi produk tekstil dan garmen Indonesia melalui skema tariff-rate quota (TRQ). Kebijakan ini dinilai mampu meningkatkan daya saing produk nasional di pasar Amerika Serikat yang jauh lebih besar dibandingkan pasar domestik, sekaligus menopang sekitar 4 juta tenaga kerja dan memberi dampak ekonomi bagi hingga 20 juta masyarakat Indonesia. Dengan nilai ekspor saat ini sekitar USD 4 miliar, industri tekstil nasional pun membidik pertumbuhan signifikan hingga sepuluh kali lipat dalam satu dekade ke depan.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia, Jemmy Kartiwa Sastraatmadja, menambahkan, penerapan tarif nol persen melalui kesepakatan ini memberikan optimisme baru bagi industri tekstil nasional. Akses ke pasar global pun semakin terbuka, sehingga memperkuat daya saing Indonesia di momentum yang tepat.

“Kami berharap ini dapat menjadi titik awal kebangkitan industri tekstil dan produk tekstil (TPT), dengan mendorong masuknya investasi, meningkatkan kinerja ekspor, serta menggerakkan kembali seluruh ekosistem industri. Tentu adanya konflik timur tengah belakangan ini, juga menjadi tantangan dan mudah-mudahan ini segera teratasi. Tapi secara umum, kita tetap optimistis karena kita ini punya potensi dan ekosistem yang lengkap  TPT dan garmen ini,” ujarnya

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2024: Ingin Jadi Jawara di Asia Tenggara, PT Pelni Transformasi Layanan Berbasis Digital

Sejumlah program unggulan juga dihadirkan pada pemnran kali ini untuk memperkaya wawasan sekaligus memberi nilai tambah bagi pelaku industri tekstil dan garmen. Seminar dan Workshop interaktif akan menghadirkan para ahli dari luar negeri, praktisi guna membahas tren, strategi, serta tantangan terkini di industri tekstil dan garmen. Di sisi lain, isu keberlanjutan dan sirkularitas tekstil menjadi sorotan, mendorong pelaku industri untuk semakin memahami dan menerapkan praktik berkelanjutan yang kian relevan di pasar global.

Hadir juga nara sumber lainnya dalam jumpa pers ini, Sekjen Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFi) –Farhan Aqil Syauqi mewakili Ketum -Redma Gita Wirawasta, Ketua Umum Komunitas Digital Printing Indonesia (KOPI) Usman Batubara, serta Aryo Utomo Director of APR (mewakili exhibitor).  

Dalam pameran ini, pengunjung juga dapat menyaksikan Trunk Show yang menampilkan karya-karya kreatif desainer dari Indonesia Fashion Chamber (IFC), menghadirkan inspirasi sekaligus hiburan yang mencerminkan dinamika perkembangan industri fesyen nasional.

Dengan menghadirkan platform terpadu, Indo Intertex & Inatex 2026 menawarkan pengalaman industri yang komprehensif. Ajang ini tidak hanya membuka peluang bisnis, tetapi juga memperluas wawasan serta mendorong pelaku industri untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan meningkatkan daya saing di tengah dinamika pasar global.

Tags: indo Intertex
Previous Post

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Next Post

Akses Kredit Masih Timpang, Amar Bank Percepat Pembiayaan Digital UMKM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

Ahmad Churi
30 October 2026 | 16:49

TOP Digital Awards 2026: Madiun Go AI, Strategi Pemkot Madiun Percepat Transformasi Layanan Publik

TOP Digital Awards 2026: Madiun Go AI, Strategi Pemkot Madiun Percepat Transformasi Layanan Publik

Ahmad Churi
30 October 2026 | 15:37

pengadilan-agama-tuban-transformasi-digital-ai-top-digital-awards-2026

TOP Digital Awards 2026: Pengadilan Agama Tuban Perkuat Layanan Digital Berbasis AI

Teguh Imam Suyudi
29 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

Mi’roji
28 October 2026 | 16:07

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JBA Luncurkan Bidwin untuk Perluas Pasar Lelang Elektronik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hytera Dukung Sukses Jakarta Running Festival 2026 Lewat Teknologi Komunikasi Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garmin Hadirkan Beragam Inovasi Kesehatan Digital Global di Garmin Health Summit 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Madiun Go AI, Strategi Pemkot Madiun Percepat Transformasi Layanan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto