ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

BNI Sekuritas Cermati Minat Investor Ritel Terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Ahmad Churi
22 April 2026 | 13:46
rubrik: Event
BNI Sekuritas Kembali Raih Penghargaan IDX Channel Anugerah Inovasi
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- PT BNI Sekuritas mengamati tren meningkatnya perhatian investor ritel Indonesia terhadap instrumen investasi pasif dalam pengelolaan portofolio mereka. Tren ini menjadi semakin relevan di tengah fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beberapa bulan terakhir, ketika kombinasi strategi pasif dan aktif dapat membantu investor menyebar risiko dan menjaga keseimbangan portofolio.

Instrumen investasi pasif merupakan produk yang dirancang untuk mengikuti kinerja indeks tertentu, seperti indeks saham atau obligasi, tanpa pemilihan aset secara aktif. Contohnya termasuk Exchange-Traded Fund (ETF) dan reksa dana indeks, yang memungkinkan investor memperoleh diversifikasi dalam satu produk dengan biaya yang relatif efisien.

Mengacu pada laporan salah satu media di Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat bahwa hingga November 2025 terdapat lebih dari 42 ribu investor ritel yang bertransaksi pada ETF, waran terstruktur, dan DIRE. Secara keseluruhan, transaksi ketiga instrumen tersebut meningkat sekitar 300%.

Direktur Retail Markets & Technology BNI Sekuritas, Teddy Wishadi, mengatakan bahwa angka tersebut mencerminkan peningkatan kesadaran investor ritel terhadap diversifikasi portofolio. “Penggunaan strategi investasi aktif dan pasif secara bersamaan dapat membantu investor menyebar risiko di berbagai saham atau sektor, sekaligus menjaga portofolio tetap seimbang dalam kondisi pasar yang berfluktuasi,” ujar Teddy dalam rilis pers (22/04/2026), di Jakarta.

Fenomena serupa juga terlihat di pasar global. Survei terbaru di India menunjukkan bahwa 68% investor ritel memiliki setidaknya satu produk pasif, seperti ETF atau reksadana indeks. Teddy menambahkan bahwa data global ini menunjukkan instrumen pasif semakin diperhitungkan sebagai komponen portofolio modern, dan tren serupa mulai terlihat di Indonesia.

Ditambahkan, secara umum, strategi pasif cenderung menawarkan biaya yang lebih rendah dan kinerja yang mengikuti pasar, sementara strategi aktif berpotensi memberikan imbal hasil lebih tinggi, namun dengan tingkat risiko dan volatilitas yang lebih besar. Oleh karena itu, kombinasi keduanya menjadi pendekatan yang semakin banyak digunakan investor.

BACA JUGA:  TOP DIGITAL Awards 2019: Kabupaten Gunungkidul Memanfaatkan TI Untuk Membangun SDM

Bagi investor ritel, instrumen pasif umumnya dapat digunakan sebagai fondasi portofolio jangka panjang, sementara strategi aktif dimanfaatkan untuk menangkap peluang jangka pendek atau sektor tertentu yang sedang berkembang.

Meskipun minat terhadap instrumen pasif meningkat, Teddy berpendapat bahwa strategi aktif tetap relevan bagi investor yang ingin mengeksplorasi peluang pada saham individual atau sektor tertentu. Kombinasi kedua strategi memungkinkan investor ritel untuk:- Menyebar risiko dan menjaga diversifikasi portofolio melalui instrumen pasif.- Memanfaatkan peluang pasar melalui strategi aktif. “Dengan memahami karakter masing-masing strategi, investor ritel dapat lebih siap menghadapi fluktuasi IHSG dan menyesuaikan portofolio sesuai tujuan investasi,” tutup Teddy.

BNI Sekuritas menegaskan bahwa instrumen pasif dapat menjadi salah satu opsi strategis yang dikombinasikan dengan strategi aktif, disesuaikan dengan tujuan investasi dan profil risiko masing-masing investor

Tags: BNI Sekuritas
Previous Post

Perkuat Literasi Keuangan, OJK Bahas Peluang dan Risiko Pembiayaan Digital di UNRI

Next Post

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Albarsah
23 October 2026 | 20:39

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Top Digital: Inovasi Digital PGE Selain Percepat Proses Bisnis Hasilkan Efisiensi Puluhan Miliar Rupiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rakernas ISAA 2026, Kemenhub Dorong Profesionalisme Layanan Keagenan Kapal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garmin Luncurkan fēnix 9 dan fēnix 9 Pro di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto