ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Perkuat Ekosistem AI, Akamai Satukan Layanan Inference dan Keamanan Agen dalam Satu Platform

Fauzi
31 October 2026 | 20:42
rubrik: Business Solution
Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id – Akamai baru-baru ini memperkenalkan dua produk inti dalam ekosistem AI-nya, yaitu Akamai Inference dan Akamai Agent Sandbox, yang menghadirkan penyajian model terkelola dan lingkungan kerja yang terisolasi bagi agen AI di Akamai Cloud.

Dengan solusi tersebut, perusahaan dapat membangun dan menyempurnakan model open-weight mereka sendiri maupun model yang di-hosting, menghubungkannya dengan data internal perusahaan, menjalankan agen AI dalam lingkungan yang terkendali, serta mengamankan aplikasi, agen, dan infrastruktur terkait, semuanya dalam satu platform cloud dengan infrastruktur yang dioptimalkan untuk AI.

Kapabilitas ini merupakan langkah terbaru dalam strategi AI Akamai untuk menyediakan infrastruktur dan layanan global terpercaya yang dibutuhkan perusahaan guna menghadirkan, menjalankan, dan mengamankan aplikasi serta agen AI di dekat pengguna dan data yang menjadi andalannya.

Akamai Inference dan Akamai Agent Sandbox melengkapi fondasi infrastruktur tersebut dengan layanan terkelola. Infrastruktur yang sama telah membantu Akamai Cloud memperoleh kontrak multi-tahunan dengan nilai kumulatif lebih dari US$14 miliar. Momentum ini menunjukkan bagaimana kombinasi CPU, GPU, penyimpanan cloud, jaringan, dan layanan edge dalam jaringan global Akamai yang saling terhubung makin menjadi fondasi tepercaya bagi pelanggan untuk membangun, menerapkan, dan mengoperasikan workload AI dalam skala besar.

Perusahaan yang mulai menerapkan AI ke tahap produksi membutuhkan jauh lebih dari sekadar model AI. Mereka memerlukan infrastruktur penyajian model, akses ke data mereka sendiri, pengaturan rute dan tata kelola, serta ketika agen AI mulai menulis dan menjalankan kode mereka sendiri, mereka butuh batasan yang tegas terhadap apa saja yang dapat diakses oleh kode tersebut.

Sebagian besar tim saat ini harus merakit komponen-komponen tersebut dari berbagai penyedia yang berbeda dan mengamankan sendiri titik-titik interaksi di antaranya. Akamai Cloud kini menghadirkan lingkungan AI yang terhubung, yang membentang di seluruh spektrum komputasi, mulai dari klaster GPU dan CPU berkepadatan tinggi di wilayah inti (core) hingga lebih dari 4.350 lokasi edge, serta dilindungi oleh portofolio keamanan yang sama yang digunakan untuk melindungi banyak bisnis online terbesar di dunia.

BACA JUGA:  SAP Rilis GROW with SAP, Bantu UKM Adopsi Cloud ERP

“Kami telah menjalankan strategi infrastruktur AI berdasarkan keyakinan bahwa AI inference akan menjadi fokus utama dan area investasi terbesar bagi perusahaan. Pelanggan kami membuktikan bahwa keyakinan tersebut benar dan mendorong kami untuk melangkah lebih jauh,” ujar Adam Karon, Chief Operating Officer dan GM Akamai Cloud. “Mereka ingin membangun, menjalankan, dan melindungi AI pada platform yang sama. Akamai Inference dan

Akamai Agent Sandbox menambahkan lapisan inference dan eksekusi yang melengkapi infrastruktur AI kami menjadi sebuah ekosistem AI yang utuh, sementara portofolio keamanan kami melindungi setiap lapisannya. Akamai berada pada posisi yang unik untuk memanfaatkan skala dan jangkauan global kami dalam menjawab tantangan penskalaan inference real time dan workload agen AI.”

Mengakses model tanpa harus mengelola stack
Akamai Inference memberikan akses terkelola bagi perusahaan ke model open-weight dan model kustom melalui API yang kompatibel dengan OpenAI, sehingga aplikasi yang sudah ada dapat digunakan tanpa perlu ditulis ulang. Pelanggan dapat memilih inference tanpa server dengan skema bayar-sesuai-pemakaian (pay-per-use) atau penerapan khusus (dedicated).

Saat peluncuran, katalog layanan ini mencakup 12 model open-weight dengan ukuran mulai dari 8 miliar hingga 2,8 triliun parameter, termasuk NVIDIA™ Nemotron 3 Ultra, OpenAI™ gpt-oss-120b, dan Google™ Gemma 4, serta model embedding untuk retrieval-augmented generation.

Akamai Cloud menyediakan akses ke basis data terkelola dan penyimpanan objek, serta terhubung secara sempurna ke platform private cloud maupun public cloud, sehingga model dapat memanfaatkan data perusahaan. Akamai Inference kemudian menangani orkestrasi, eksekusi model, dan autentikasi. Permintaan dijalankan melalui jaringan global Akamai, yang membantu mengurangi latensi serta memastikan ketersediaan tinggi dan kinerja yang konsisten, sambil tetap mempertahankan tingkat layanan yang dapat diprediksi.

BACA JUGA:  Layani Lebih 10K Pelanggan Enterprise Besar, Platform Keamanan Trend Micro Juga Diperluas ke UKM

Menyediakan lingkungan operasional untuk agen AI
Agen AI makin banyak melakukan pekerjaan nyata, mulai dari menjalankan tindakan atas nama pengguna hingga menulis dan menjalankan kode mereka sendiri. Akamai Agent Sandbox menyediakan lingkungan yang aman bagi pengembang untuk menjalankan keduanya. Agen berjalan di Akamai Functions, sementara kode yang mereka tulis dijalankan dalam lingkungan terisolasi tersendiri yang dipisahkan dari runtime agen. Sebagai komponen open source dari kerangka kerja Spin, Akamai Agent Sandbox menggunakan isolasi WebAssembly untuk menetapkan batasan yang jelas pada komputasi, memori, koneksi keluar, dan kapabilitas sistem. Pengembang dapat menerapkan agen dengan keyakinan penuh mengenai lokasi beroperasinya dan sumber daya apa saja yang dapat diaksesnya.

Isolasi agen saat ini berkembang ke beberapa model, mulai dari microVM dengan kemampuan snapshot dan fork, kontainer berbasis policy, hingga fungsi yang diisolasi menggunakan WebAssembly. Akamai memungkinkan pengembang memilih arsitektur yang paling sesuai dengan workload mereka, melalui infrastruktur khusus berbasis CPU dan akselerasi NVIDIA, Kubernetes terkelola, serta Akamai Functions untuk eksekusi tanpa server di edge maupun core. Akamai juga berencana menambahkan kapabilitas yang mengatur apa saja yang dapat diakses oleh agen dan siapa saja yang dapat mengakses agen tersebut.

Membangun dan mengoptimalkan pada kumpulan GPU yang lebih luas

Akamai juga memperluas kumpulan GPU khusus dengan menambahkan klaster GPU NVIDIA Blackwell Ultra dan sedang mempersiapkan infrastrukturnya untuk mendukung platform NVIDIA Vera Rubin tahun depan. Kumpulan GPU Akamai kini mencakup GPU NVIDIA RTX PRO™ 6000 Blackwell Server Edition® untuk inference berlatensi rendah serta klaster GPU NVIDIA Blackwell Ultra bagi perusahaan yang ingin membangun, menyempurnakan, dan menghosting model mereka sendiri pada infrastruktur yang mereka kendalikan. Akamai juga sedang mempersiapkan pusat datanya untuk mendukung platform NVIDIA Vera Rubin pada tahun 2027.

BACA JUGA:  J&T Cargo Kini Punya 2.800 Outlet dan Jangkauan Area Mencapai 98%

Setiap node Blackwell Ultra yang terdiri dari delapan GPU dilengkapi memori HBM3e sebesar 288 GB per GPU, atau 2,3 TB secara keseluruhan, cukup untuk menampung model AI kelas frontier. Arsitektur Blackwell Ultra dirancang untuk menangani workload yang mendorong lonjakan permintaan memori tersebut: meliputi test-time scaling, chain-of-thought reasoning (penalaran rantai pemikiran), dan long-context agentic work (pekerjaan berbasis agen dengan konteks panjang). Klaster GPU memberi perusahaan kendali atas versi model dan timeline penghentian (deprecation timelines), serta berjalan tanpa batasan laju (rate limits) atau antrean yang timbul akibat penggunaan bersama oleh banyak penyewa. Klaster tersebut terhubung ke layanan data, jaringan, dan keamanan yang sama seperti layanan lainnya di Akamai Cloud.

“Perusahaan seharusnya tidak perlu memilih antara kecepatan dan kendali ketika menerapkan AI pada fase produksi,” ujar Jon Alexander, Senior Vice President Cloud Technology di Akamai. “Sebagian tim ingin meluncurkan fitur AI pada kuartal ini melalui platform terkelola. Tim lainnya membutuhkan GPU khusus untuk menjalankan model open-weight kelas frontier sesuai kebutuhan mereka sendiri. Setiap tim yang menjalankan agen AI membutuhkan batasan yang jelas terhadap kode yang ditulis oleh agen tersebut. Kini Akamai Cloud mendukung semuanya dalam satu platform, dengan keamanan dan resilience yang telah terintegrasi.”

Ketersediaan
Akamai Agent Sandbox (melalui Spin SDK) dan Akamai Inference kini tersedia dalam versi beta. Versi beta Akamai Inference mencakup opsi penerapan tanpa server. Hubungi tim Penjualan Akamai untuk informasi ketersediaan klaster GPU NVIDIA B300.

Tags: Agentic AIAIAkamaicloudGenertive AI
Previous Post

IPC TPK Perkuat Keamanan Pelabuhan, Jalani Asesmen Sistem Manajemen Pengamanan BNPT

Next Post

Alpha Siap Bina Pemain Muda Indonesia dengan Pengalaman NBA dan Basket Eropa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

Ahmad Churi
30 October 2026 | 16:49

TOP Digital Awards 2026: Madiun Go AI, Strategi Pemkot Madiun Percepat Transformasi Layanan Publik

TOP Digital Awards 2026: Madiun Go AI, Strategi Pemkot Madiun Percepat Transformasi Layanan Publik

Ahmad Churi
30 October 2026 | 15:37

pengadilan-agama-tuban-transformasi-digital-ai-top-digital-awards-2026

TOP Digital Awards 2026: Pengadilan Agama Tuban Perkuat Layanan Digital Berbasis AI

Teguh Imam Suyudi
29 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

Mi’roji
28 October 2026 | 16:07

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Pengadilan Agama Tuban Perkuat Layanan Digital Berbasis AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semarak PEVS 2026: Promo Kendaraan Listrik Akhir Tahun Hingga Keseruan Test Drive Indoor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPC TPK Perkuat Keamanan Pelabuhan, Jalani Asesmen Sistem Manajemen Pengamanan BNPT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Ekosistem AI, Akamai Satukan Layanan Inference dan Keamanan Agen dalam Satu Platform

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto