ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Penetrasi Teknologi 3G Belum Maksimal

redaksi
23 October 2013 | 17:09
rubrik: Forti, Telco
Penetrasi Teknologi 3G Belum Maksimal
Share on FacebookShare on Twitter

Plug-in3GKementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menilai, penetrasi teknologi layanan seluler generasi ketiga (3G) di Indonesia belum maksimal meskipun operator telekomunikasi berhasil melakukan migrasi blok 3G di frekuensi 2,1 GHz dan menempatkannya secara berdampingan.

“Penetrasi teknologi 3G di Indonesia belum merata, baru mencapai sekitar 30% dari total populasi yang ada,” kata Direktur Penataan Sumber Daya Kemenkominfo Titon Dutono di Jakarta, Rabu (23/10).

Menurut Titon, tidak meratanya penetrasi tersebut tercermin dari data hasil migrasi lima operator, yaitu Tri memiliki wilayah 3G di 22 provinsi, Indosat (18 provinsi), XL (30 provinsi), Axis (14 provinsi) dan Telkomsel (33 provinsi).

Jika dilihat dari pangsa pasar layanan 3G, Telkomsel menguasai pangsa sekitar 42%, Indosat 16,7%, XL Axiata 15,9%, Hutchison 3 Indonesia (Tri) 5,4%, dan Axis 2,1%.

Di tengah mulai diterimanya layanan 3G di masyarakat, operator telekomunikasi dan pemerintah tengah merancang untuk melompat menuju layanan dengan teknologi 4G Long Term Evolution (LTE).

Sinyal itu dilempar Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring yang berencana membuka peluang bisnis LTE pada akhir 2013.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo Gatot S Dewa Broto menambahkan peluang bisnis yang dimaksud ialah menyusun Rancangan Peraturan Menteri (RPM) terkait LTE.

Kemenkominfo hanya bertindak sebagai pembuat regulasi sedangkan teknis bisnis sepenuhnya ada pada masing-masing operator.
“Kalau industri mendesak untuk LTE, kita siapkan. Diharapkan bulan November materi RPM LTE sudah disusun,” katanya sepertin dikutip antara.

Rebalancing Frekuensi Ide menggulirkan LTE ini sah-sah saja, namun pemerintah sepertinya memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan yaitu mengalokasikan frekuensi yang ideal dan membuka sekat pembatasan teknologi untuk para pemain agar bisa melayani pelanggan 2G, 3G dan 4G secara optimal.

BACA JUGA:  Palapa Ring Sudah Saling Terintegrasi Sebelum 17 Agustus 2019

Saat ini posisi frekuensi yang dimiliki kelima operator itu dalam menyelenggarakan mobile broadband adalah Telkomsel sebesar 7,5 MHz di pita 900 MHz, 22,5 MHz di 1800 MHz, dan 15 MHz di 2,1 GHz.

Indosat sebesar 10 MHz di 900 MHz, 20 MHz di 1800 MHz, dan 10 MHz di 2,1 GHz. XL sebesar 7,5 MHz di 900 MHz dan 1.800 MHz, dan 15 MHz di 2,1 GHz.  Dan Tri memiliki 10 MHz di 1800 MHz dan 2,1 Ghz. Axis 15 Mhz di 1.800 Mhz dan 10 MHz di 2,1 GHz.

Dari data tersebut terlihat alokasi spektrum untuk menggelar mobile broadband tak berimbang, padahal kebutuhan bandwidth di masa depan kian besar.

Komposisi yang ada sekarang, terdapat operator yang hanya mempunyai capacity band, tetapi ada juga yang memiliki capacity dan coverage band sekaligus.

Hal yang harus dipahami adalah jika operator menjalankan LTE, maka frekuensi akan terpaksa didedikasikan untuk data, sedangkan layanan suara akan diambil alih oleh 3G atau 2G.

Seandainya, operator GSM di Indonesia diizinkan menjalankan LTE di 1.800 MHz, tentunya masalah alokasi frekuensi ini mendesak di-rebalancing terlebih dulu agar kualitas layanan tak menurun.

Rebalancing alokasi spektrum frekuensi dapat dilakukan dengan mengacu pada tingkat agresivitas penggelaran jaringan dari para operator eksisting dan menjadikannya dasar untuk melakukan redistribusi alokasi spektrum frekuensi.Jika ini tak dilakukan, maka pelanggan dipastikan sulit merasakan secara ideal layanan mobile broadband. (marcapada@yahoo.com)

Tags: Kominfo
Previous Post

XL Aplikasi 3G High Definition Voice

Next Post

Irina Blok, Wanita di Balik Robot Hijau Android

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

Mi’roji
28 October 2026 | 16:07

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

Busthomi
28 October 2026 | 13:32

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garmin Luncurkan fēnix 9 dan fēnix 9 Pro di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kyndryl: Modernisasi Bukan Lagi Soal Memilih Antara Investasi pada AI atau Memperkuat Infrastruktur Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto