ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Survei Nielsen GoFood Pimpin Pasar Layanan Pesan-Antar Makanan

Ahmad Churi
19 September 2019 | 22:42
rubrik: Event
Survei Nielsen GoFood Pimpin Pasar Layanan Pesan-Antar Makanan

Paparan pers: Executive Director of Consumer Insight Nielsen Singapura, Garick Kea (tengah) lakukan paparan Riset Nielsen Terkait Layanan Pesan Antar Makanan pada (19/9). di Jakarta.

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks- Nielsen Singapura, lembaga riset global hari ini (19/9) memaparkan hasil riset terbarunya mengenai landskap industri dan preferensi konsumen di layanan pesan-antar makanan berbasis aplikasi di Indonesia. Salah satu data yang dipaparkan, sebanyak 84% masyarakat menganggap GoFood sebagai layanan pesan-antar makanan terbaik di Indonesia.

Hasil riset Nielsen berjudul “Understanding Indonesia’s Online Food Delivery Market” dipaparkan oleh Executive Director of Consumer Insight Nielsen Singapura, Garick Kea, di Jakarta. Dikatakan, dari 95% masyarakat Indonesia yang memilih untuk membeli makanan siap santap, sebanyak 50% lebih, mereka melakukan pembelian melalui layanan pesan antar berbasis aplikasi.

Riset Nielsen ini lanjutnya, dilakukan di 7 kota utama di Indonesia dengan menggunakan metode survei online dan melibatkan 1.000 pengguna yang terdiri dari perempuan dan laki-laki berusia 18-45 tahun yang menggunakan layanan pesan-antar makanan dalam 3 bulan terakhir. Riset Nielsen melihat preferensi masyarakat Indonesia terhadap empat layanan pesan-antar makanan berbasis aplikasi terbesar yang ada di Indonesia.

“Dari riset ini, sebanyak 84% masyarakat yang menggunakan lebih dari satu aplikasi pesan-antar makanan menganggap GoFood menawarkan layanan pesan-antar makanan terbaik di Indonesia, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata industri (39%),” ujarnya dalam paparan pers bersama yang dihadiri Chief Food Officer Gojek Grup, Catherine Hindra Sutjahyo, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Dr. Ir. Mohammad Rudy Salahuddin, MEM, serta Co-Founder Parentalk.id, Nucha Bachri.

Hasil riset mengenai keberhasilan Gofood ini juga berbanding lurus dengan pertumbuhan GoFood di Indonesia dan Asia Tenggara, di mana dalam enam bulan terakhir, tercatat jumlah transaksi GoFood meningkat dua kali lipat mencapai lebih dari 50 juta transaksi di seluruh Asia Tenggara setiap bulannya.

“Pencapaian ini merupakan bukti nyata kepercayaan dan loyalitas konsumen terhadap inovasi teknologi dan inisiatif yang terus dihadirkan GoFood selama empat tahun terakhir. Kami terus menjadi pemimpin pasar di layanan food-delivery dengan pangsa pasar 75% di Indonesia. Kami melihat, GoFood sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Dengan layanan GoFood, konsumen tidak perlu menghabiskan waktu mengantri di restoran karena ribuan pilihan menu ada dalam genggaman. Sehingga degan layanan GoFood membuat hidup jadi lebih praktis,” ujar Chief Food Officer Gojek Grup, Catherine Hindra Sutjahyo.

BACA JUGA:  Bea Cukai Soekarno-Hatta Beri Kemudahan Impor Suplai Vaksin Tambahan

Ditambahkan, kepercayaan konsumen urban terhadap GoFood juga dibuktikan dengan beberapa temuan Nielsen di konsumen yang menggunakan lebih dari satu aplikasi, yang mana GoFood dinilai oleh konsumen melebihi rata-rata industry. DI antaranya GoFood dianggap punya pilihan menu beragam dan dengan merchant beragam, masing-masing oleh 87% dan 83% konsumen urban. Aplikasi GoFood juga dianggap user friendly dan mudah digunakan oleh 83% konsumen urban.

Selain itu, mitra driver Gojek juga dinilai ramah, sopan dan informatif oleh 82% konsumen urban.Top-up untuk pembayaran melalui aplikasi dinilai mudah oleh 82% konsumen urban . GoFood juga dianggap sebagai layanan pesan-antar makanan tercepat oleh 79% konsumen urban.

Di samping itu, di sisi mitra merchant, Catherine menyatakan GoFood juga terus berinovasi supaya merchant bisa menawarkan lebih banyak pilihan, mempromosikan menu hingga mengatur operasional mereka. Inovasi terbaru GoFood di sisi merchant adalah aplikasi pengelolaan restoran khusus mitra merchant, GoBiz, di mana mereka bisa mengakses data untuk membantu menganalisis performa bisnis dari waktu ke waktu hingga mengelola operasional sehari-hari. Salah satu fitur menarik dari aplikasi ini, merchant bisa secara mandiri mengatur dan menawarkan promo khusus untuk restoran mereka sendiri.

“Dalam hal ini kita telah menerapkan machine learning. Teknologi ini juga telah terbukti mampu meningkatkan pendapatan rata-rata merchant hingga 3.5 kali. Saat ini, di GoFood telah ada lebih dari 400 ribu merchant, di mana 96% mitra merchant GoFood adalah pelaku kuliner yang memulai usahanya dari bisnis kecil dan rumahan,” ujarnya.

Hasil riset Nielsen menyatakan masih ada 42% konsumen urban di kota besar yang belum menggunakan layanan pesan-antar makanan dalam tiga bulan terakhir. Sementara, demografi konsumen layanan pesan-antar berbeda untuk waktu makan siang dan makan malam. Untuk makan siang di tempat kerja, konsumen didominasi oleh para pekerja berumur 26-35 tahun dengan posisi eksekutif/ manajerial (22%), serta pegawai swasta (44%). Untuk makan malam didominasi oleh pemesanan dari rumah, tanpa ada profil demografis yang menonjol.

BACA JUGA:  Gojek Hadirkan Pelatihan Mitra Melalui BBM

Executive Director of Consumer Insight Nielsen Singapura, Garick Kea, menambhakan, dari penelitian yang dilakukan terkait perilaku pengguna layanan pesan-antar makanan di Indonesia, mengungkapkan banyak peluang yang belum tersentuh di Indonesia. Kenyamanan konsumen merupakan faktor utama yang menggerakkan pertumbuhan bisnis ini.

“Dengan 95% masyarakat Indonesia memilih untuk membeli makanan siap santap, industri pesan antar makanan mempunyai potensi pertumbuhan yang besar. Persepsi positif konsumen terhadap Gojek juga membuat Gojek berada di posisi yang menguntungkan,”ujarnya.

Hal serupa juga diakui Co-Founder Parentalk.id, Nucha Bachri yang juga mengaku pelanggan setia GoFood. “Kesibukan sehari-hari di luar rumah, membuatnya jarang ada kesempatan untuk masak di rumah, ia mengaku GoFood sebagai solusi penyelamat. “Saya juga nggak takut untuk beli makanan dari luar untuk anak dan suami karena di GoFood sudah dimudahkan dengan filter pilihan menu makanan favorit kami. Salah satu alasan pilih GoFood juga karena pengirimannya sangat cepat. Kalau tiba-tiba ada acara ngumpul bareng teman-teman dan keluarga di rumah juga jadi lebih santai, tinggal pesan makanan dan bisa GoFood Party,” ujarnya.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Dr. Ir. Mohammad Rudy Salahuddin, MEM mengatakan, kehadiran GoFood melalui berbagai inovasi sebagai pelopor layanan pesan-antar makanan di Indonesia patut diapresiasi. Ttermasuk dalam mempelopori pengurangan sampah plastik layanan pesan-antar makanan.

“Pemerintah menilai bahwa GoFood telah berhasil meledakkan dan merevolusi pola konsumsi di sektor makanan-minuman di Indonesia, baik di sisi konsumen maupun UMKM, dengan menjadi penggerak peningkatan konsumsi rumah tangga dalam sektor makan-minum,” ujarnya.

Badan Pusat Statistik telah menyatakan kehadiran layanan seperti GoFood turut meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018 ke 5,17% dari 5,07% di tahun 2017. Pemerintah berharap tumbuhnya industri layanan pesan-antar makanan bisa memberikan ruang inovasi baru bagi pengusaha UMKM di seluruh Indonesia untuk naik kelas dan meningkatkan kapasitas usahanya.

BACA JUGA:  Kemensos Salurkan Paket Bantuan Sosial Melalui PT Pos dan Ojek Online

“Kami di pemerintahan akan terus mendorong realisasi program-program prioritas yang berpihak pada UMKM dan pengembangan sektor ekonomi digital, sehingga lebih banyak UMKM kuliner yang bisa tumbuh bersama platform digital seperti GoFood,” ujar Rudy.

Kesuksesan GoFood dalam menumbuhkan sektor pesan-antar makanan di Indonesia bisa dilihat dari laporan Google bertajuk “e-Conomy SEA” pada tahun 2018 yang menunjukkan bahwa pasar online food delivery pada tahun 2015 (tahun di mana GoFood diluncurkan) hanya di angka US$ 0,9 miliar dan menjadi US$ 3,7 miliar di Indonesia pada tahun 2018.

“Potensi pertumbuhan ini akan terus dimanfaatkan GoFood untuk terus menghadirkan layanan yang bisa menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di saat yang bersamaan, kami akan terus memperkuat ekosistem teknologi agar bisa mengajak lebih banyak mitra merchant untuk tumbuh bersama GoFood,” kata Catherine. (AC)

Tags: GoFoodGojek
Previous Post

Indonesia Fintech Summit & Expo diharapkan jadi program nasional

Next Post

Kominfo Minta Lion Air Grup Amankan Data Konsumen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gandeng Rimini Street, Lotte Rental Percepat Pertumbuhan dan Inovasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebih dari 1 Juta Rekening Bank Diretas, Ini Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akhirnya! Izin TikTok Dibuka Lagi Sama Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto