Jakarta, ItWorks- Di saat Kabupaten lain di Provinsi Lampung masih sibuk menyiapkan konsep Smart City (kota pintar), Kabupaten Lampung Barat (Lambar) sudah selangkah lebih maju. Tahun ini, Kabupaten yang dipimpin Bupati, Parosil Mabsus ini, berhasil mengawali (go live) Smart City dan tercatat menjadi kabaputen pertama di Provinsi Lampung yang mempelopori implementasi Smart City untuk mendukung sistem kepemerintahan dan layanan masyarakat berbasis teknologi informasi.
Di tengah meningkatkanya digital life style (gaya hidup digital) yang dipicu meningkatnya penggunaan perangkat digital seperti smartphone dan akses jaringan internet yang semakinj mudah didapat, konsep Smart City juga makin santer untuk diimplementasikan. Banyak kepala daerah yang memasukkan program Smart City sebagai salah satu program unggulan.
Tak hanya Pemerintah Daerah (Pemda) di Pulau Jawa, sejumlah kabupaten atau kota di luar pulau Jawa pun tak mau ketinggalan. Apalagi selama lima tahun terakhir, pemerintah pusat juga gencar membangun infrastruktur digital melalui program Satelit Palapa Ring sebagai “Tol Langit” yang diprogramkan untuk mengatasi kesenjangan ketersediaan internet di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk untuk menjangkau daerah terpencil atau dikenal 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) agar terhubung internet melalui satelit Palapa Ring yang ditangani oleh Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemkominfo RI.
“Wilayah Kabupaten Lampung Barat ini cukup luas, terdiri 131 Pekon atau desa yang tersebar di beberapa wilayah. Terkait digital, kami juga ada program layanan menuju Pekon Broadband (internet desa). Targetnya seluruh desa bisa memiliki akses internet. Memang kami harus keras. Makanya kami sangat bersyukur, karena upaya ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat, di mana Kabupaten Lampung Barat, di antaranya juga mendapatkan program pembangunan telekomunikasi akses internet untuk beberapa titik Blankspot dari Bakti Kemkominfo. Ini yang membuat kami makin optimistis untuk mengembangkan aplikasi Smart City yang sudah kami terapkan mulai tahun ini. Kami termasuk kabupaten pertama di Provinsi Lampung yang mempelopori penerapan Smart City. Seiring meluasnya pembangunan infrastruktur digital internet, aplikasi Smart City ini akan terus kami tingkatkan agar masyarakat luas, termasuk yang di pedesaan bisa mendapatkan berbagai kemudahan layanan kami,” ungkap Kepala Bidang Aplikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kabupaten Lambar, Sadikin ST, saat presentasi dan wawancara “Penjurian Top Digital Awards 2019’ yang diadakan Majalah ItWorks bekerjasama dengan konsultan idependent dan sejumlah Asosiasi TI & TELCO pada (4/11), yang berlangsung di Gedung WTC I, Jl Jend. Sudirman, Jakarta.
Dikatakan, sesuai komitmen Bupati Lambar, Parosil Mabsus, tujuan implementasi Smart City ini, terutama untuk mempermudah dan mempercepat berbagai layanan masyarakat dan pihak-pihak yang membutuhkannya, termasuk dunia usaha. Seperti mempermudah proses pengurusan perizinan usaha, investasi dan lainnya yang akan terus ditingkatkan dengan berbagai inovasi baru berbasis teknologi informasi.
Pada tahap awal ini, aplikasi Smart City Kabupaten Lampung Barat memiliki enam (6) fitur utama. Di antaranya terdapat Agenda Bupati, Ambulan Hebat, Damkar Hebat, Sekolah Hebat, Pupuk Hebat, Info Kopi, dan Info Liwa. Masyarakat yang ingin tahu tentang Lampung Barat, seperti kegiatan bupati, informasi potensi tentang kopi robusta Lampung Barat, layanan pendidikan, dan kesehatan (Ambulance Hebat), cukup dengan membuka aplikasi Smart City. Masyarakat tinggal men-download (mengunduh) melalui ponsel pintar (Android) yang ada dalam genggaman tangan. Melalui aplikasi ini, selain bisa mendapat berbagai informasi terkini, masyarakat juga bisa mengajukan permohonan untuk mendapatkan berbagai layanan pemerintah, termasuk layanan kegawatdaruratan (Mobil Ambulans), Damkar (Pemadam Kebakaran), dan lainnya.
“Intinya kita ingin mempermudah dan mempercepat proses berbagai layanan, karena antar OPD (Organisasi Perangkat Daerah), jugsa sudah terintegrasi secara online dengan jaringan fiber optic kecepatan tinggi, sehingga bisa saling mendukung. Kita harapkan, ini juga bisa berdampak positif bagi upaya peningkatan produktivitas masyarakat, termasuk dalam kegiatan ekonomi sesuai Visi Kabupaten Lampung Barat, di antaranya yakni Terwujudnya Lampung Barat yang HEBAT dan Sejahtera. HEBAT ini merupakan singkatan dari (Harmonis, Elok, Berdaya Saing, Aman dan Taqwa). Sedangkan Sejahtera merupakan tujuan akhir atau keadaan yang diharapkan,” ujar Sadikin ST, di dewan tim Dewan Juri yang dimodertori M. Lutfi Handayani, selaku CEO Majalah ItWorks.
Call Centre LIWA SIAGA 112
Ditambahkan, aplikasi Smart City Kambupaten Lampung Barat juga telah terintergrasi dengan layanan Layanan Akses Nomor tunggal Darurat Call Centre 112 yang dilaunching tahun lalu. Layanan Call Centre Liwa Siaga 112 dengan Operator Telekomunikasi ini juga merupakan salah satu terobosan program Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus untuk mewujudkan Lampung Barat Hebat dengan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang merupakan bagian Smart City Lampung Barat.
Melalui aplikasi call center LIWA SIAGA 112 yang bisa diakses melalui perangkat telekomunikasi di seluruh wilayah kabupaten Lampung Barat, masyarakat dapat secara langsung mendapatkan pelayanan publik yang menjadi tugas pemerintah Lambar melalui instansi terkait, termasuk apabila mengalami kondisi darurat. Keadaan darurat seperti kecelakaan, kebakaran, kerusuhan, bencana alam, masalah kesehatan, gangguan keamanan dan ketertiban umum, maupun keadaan darurat lainnya. Layanan Call Centre 112, memudahkan sistem pelaporan, memonitor, dan mengendalikan berbagai sumber daya yang ada di kabupaten dengan lebih efektif dan efisien dalam upaya memaksimalkan pelayanan kepada warganya.
Guna mendukung pemanfaatan Smart City oleh masyarakat, Pemkab Lambar bekerjasama juga melakukan sosialisasi dan edukasi pemanfaatan IT dan digital teknologi kepada masyarakat luas melalui berbagai bentuk kegiatan. Termasuk memberi kemudahan akses internet, di antaranya melaui kerjasama dengan operator telekomunikasi seperti PT Telkom, dengan menyediakan layanan internet gratis dengan mebangunj Hotspot atau Wifi gratis, di tempat umum, seperti taman kota, kantor pemerintah, dan lainnya.
Selain aplikasi Smart City, dalam upaya meningkatkan performa dan kinerja, Pemkab Lambar juga menerapkan sistem kepemerintahan berbasis elektronik. Hal ini seiring penerapan Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE). Dalam upaya mendukung pemerintahan yang efisien dan efektif berbasis data, di antaranya juga menerapkan sistem e-Planning, e-Budgeting, LPSE, dan sistem lain berbasis elektrionik.
Pemkab Lambar juga telah membangun Website https://www.lampungbaratkab.go.id/ yang menyajikan berbagai infomasi terkini tentang Lampung Barat. Melalui website ini, masyarakat atau pengunjung bisa menjelajah informasi Kabupaten Lambar. Termasuki seputar wisata, perekonomian, pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, kopi dan sebagainya yang bisa diakses dengan mudah kapan dan dari manapun. (AC)















Nice