PT Pelni (Persero) adalah perusahaan dengan fokus bisnis pada transportasi laut sejak berdiri tahun 1952. Perusahaan transportasi pelayaran laut ini melayani masyarakat di seluruh pelosok negeri dari Sabang sampai Merauke bahkan pulau terluar sekalipun. Pelni juga mendapatkan tugas khusus dari pemerintah untuk menjalankan Public Service Obligation (PSO).
Sampai tahun 2019, perusahaan ini memiliki armada kapal: 26 unit kapal penumpang, 8 kapal barang untuk program tol laut, 1 kapal feeder barang, 46 kapal perintis dengan tujuan pulau-pulau kecil dan 2 kapal ternak.
“Pelni telah menerapan teknologi informasi (TI) dalam bisnisnya, mulai dari kegiatan managerial di kantor dan operasional armada kapalnya di laut. Penerapan TI ini mendukung perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh penguna jasa layanannya di seluruh unit-unit bisnis yang dikelola dan stakeholder yang terkait dengan perusahaan pelayaran laut ini,” kata Vice President (Plt) Teknologi Informasi Pelni, Angga Krisosa di sesi Presentasi dan Wawancara dengan dewan juri TOP DIGITAL Awards 2019 di Jakarta, 28 Oktober 2019.
Sejak awal 2018, Pelni telah memperkenalkan inovasi di layanan pengiriman kargo atau kontainer untuk memberikan kemudahan kepada publik, namanya “Pelni Logistics”. Menggunakan aplikasi ini, pemilik barang dapat memesan kontainer lebih cepat, efisien dan transparan.
Caranya cukup memasukan jumlah kontainer yang ingin dipesan, kemudian akan tampil jadwal kapal yang tersedia dan biaya yang dibutuhkan. Di akhir pemesanan, aplikasi ini secara otomatis akan mengirimkan kode pemesan (booking) ke email pemesan yang selanjutnya dapat melakukan pembayaran lewat ATM. Pemiliki barang juga dapat mengetahui posisi barangnya (tracking).
Dijelaskannya, untuk para penumpang yang menggunakan angkutan perintis dan jarak jauh yang melayani daerah pelosok ada aplikasi sederhana yang melekat di personel Pelni yang melayani tiket kapal atau e-ticketing dan pembayaran e-payment di seluruh pelabuhan. Dengan aplikasi ini, penumpang dapat menerima tiket yang langsung tercetak. Juga penumpang dapat menggunakan telepon selulernya sepanjang perjalanan dengan kapal Pelni karena ada jaringan internet dan wi-fi. Untuk seluruh kebutuhan pelayanan pelayaran kapal laut Pelni ini sudah dapat diakses melalui website dan mobile apps, end to end, secara elektonik, real time, cepat, mudah kapan dan dimana saja.
Sementara untuk operasional perkapalan dilakukan pemantauan seluruh kapal yang sedang berlayar dan kapal yang sedang off dalam perawatan juga terpantau dengan cepat, tepat dan jelas. Pemantauan armada yang sedang berlayar ini tersambung dengan satelit. Ini memberikan kemudahan bagi operator control di darat jika terjadi permasalahan, baik itu secara teknik dan non teknik. Seluruh pergerakan kapal terpantau dengan jelas di control room darat.
Sasaran perusahaan pada tahun 2024, menjadi perusahaan pelayaran yang tanguh, handal serta efisien dengan memberikan benefit besar bagi seluruh penguna jasa layanannya. Tentunya dengan dukungan teknologi digital.
Penulis: Albarsyah














