ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Dengan Socio Partnership Perhutani, Lestari Hutannya, Sejahtera Masyarakatnya

redaksi
19 November 2020 | 08:00
rubrik: Digital, Event
Dengan Socio Partnership Perhutani Lestari Hutannya, Sejahtera Masyarakatnya

Dengan Socio Partnership Perhutani Lestari Hutannya, Sejahtera Masyarakatnya

Share on FacebookShare on Twitter

Reporter: Nurdian Akhmad

Editor: Teguh Imam S.

Transformasi digital terus dijalankan oleh manajemen Perum Perhutani guna mendukung peran strategis perusahaan dalam pelestarian hutan. Dua dorongan besar Perhutani melakukan transformasi digital, pertama, adanya ketidakpastian dari ekosistem bisnis, baik terkait politik, sosial, ekonomi, lingkungan dan regulasi dari pemerintah.

Dorongan kedua, tren global industri 4.0 yang menjadi  satu keniscayaan, sehingga secara korporat Perum Perhutani mau tidak mau harus mengadopsi teknologi digital.

“Digitalisasi di Perum Perhutani  diimplementasikan mulai dari proses planning dan budgeting, kemudian persemaian dan penanaman, produksi, industri, penjualan, sampai ke pelanggan, masyarakat dan mitra,”  kata Hasto Widodo, Kepala Divisi IT, Perum Perhutani dalam Penjurian TOP DIGITAL Awards  2020 yang dilakukan secara daring oleh Majalah IT Works, Rabu (18/11/2020).

ERP di Perhutani

Kepada dewan juri Hasto menjelaskan, digitalisasi di Perum Perhutani  untuk backbone-nya sudah mengimplementasikan ERP, modul-modulnya mulai dari logistik sampai sales. Ujungnya ke depan akan dibangun solusi untuk marketplace.

Dengan digitalisasi tersebut, terang Hasto, proses-proses  bisnis yang selama ini masih silo-silo, manual atau terpisah-pisah diupayakan jadi terintegrasi. “Yang kita integrasikan end to end. Kita mengintegrasikan entitas kustomer, komunitas, partner termasuk juga industri.  Entitas tersebut juga teintegrasi dengan proses dan juga inventori, entah fisik maupun administasi,” ujar Hasto.

Terkait Industri 4.0, menurut Hasto, Perum Perhutani sudah memiliki IT Master Plan dari tahun 2020-2024 yang di dalamnya terdapat tahapan-tahapan untuk digitalisasi proses bisnis.

“IT master plan kita sebenarnya terkait dengan bisnisnya. Saat dia ber-impact terhadap bisnis, atau meng-improve pendapatan, itu kita masukkan. Kita sudah bikin rencana jangka panjang yang sudah sejalan dengan industri 4.0,” kata dia.

BACA JUGA:  Hadirkan Layanan Terbaik, BP Batam Miliki Infrastruktur TI Terintegrasi

Untuk tahun 2020 ini, Perum Perhutani sudah merencanakan Smart Manufacture dengan penggunaan beberapa sensor di fasilitas industri milik perusahaan. Perum Perhutani juga akan mengimplementasi big data, terutama untuk pelanggan-pelanggan wisata.

“Jadi kita tangkap profiling dari pengunjung-pengunjung wisata. Mereka harus registrasi ke Wifi, tapi teknologi big data ini baru akan kita implementasikan pada tahun 2023.”

“Dari big data kemudian kita akan mulai mengimplementasikan artificial intelligence atau AI. Kita sampai tahun 2021 masih fokus pada digitalisasi di proses utamanya dulu, jadi dominan di ERP dan CRM, baru kemudian peran teknologi,” tutur Hasto.

Hasto mengakui, transformasi digital di Perhutani yang memiliki background bisnis di industri kehutanan tidak mudah. Tantangannya adalah mentransformasikan pegawai yang selama ini kurang familier dengan teknologi digital.

“Sebab itu, selama dua tahun terakhir, 2019-2020, kami secara massif mengenalkan teknologi digital ke 18 ribu pegawai tetap dan sekitar 700 tenaga kontrak. Karena mereka yang akan jadi ujung tombak.”

“Industri 4.0 jadi konsideran utama kita, selain dari sisi eksternal ada masalah di politik, ekonomi dan sosial,” ujarnya.

Perum Perhutani dalam Penjurian TOP DIGITAL Awards 2020 yang dilakukan secara daring oleh Majalah IT Works, Rabu (18/11/2020). (Dokumentasi: IT Works).

Solusi TI di Perhutani

Menurut Hasto, salah satu tugas utama Perhutani adalah menjaga kelestarian hutan yang ada di Pulau Jawa dengan luas mencapai 2,4 juta hektare. Di lahan hutan tersebut, ada tiga kategori hutan lestari yakni hutan produksi, hutan adaptif, dan hutan lindung.

“Hutan adaptif adalah hutan-hutan yang interaksi dengan masyarakatnya tinggi. Itu yang menyebabkan hutannya jadi gundul, karena mereka menebang pohon dan merusak hutan. Solusinya kita tidak memagari hutan, tapi kita bekerja sama. Petani kita ajak kerja sama melalui sistem, yakni Socio Partnership,” tutur dia.

BACA JUGA:  Transformasi Digital Dorong Kelangsungan Bisnis Pertamina

“Prosesnya, petani penggarap harus registrasi dulu ke sistem Socio Partnership agar mereka menjadi eligible dan terdaftar. “Yang tadinya penggarap tanamnya asal-asalan, kalau bekerja sama dengan kita, aturan mainnya kita sepakati. Misalnya kita tanamnya tumpang sari, sehingga tanaman hutannya tetap terjaga.”

“Untuk mengikatnya, masyarakat  atau petani penggarap berkumpul dalam lembaga masyarakat di sekitar hutan. Kita sekarang punya kelompok-kelompok tani penggarap, jadi dengan kerja sama ini kita bisa memastikan kelestarian kawasan hutan termasuk juga memastikan kesejahtera petani penggaraap sekitar hutan,” papar dia.

Saat ini, menurut Hasto, masyarakat yang terlibat di lahan Perhutani ada sekitar 2 juta orang. Dari jumlah tersebut, yang sudah masuk ke sistem Socio Partnership ada 300 ribu petani penggarap dengan 17 produk agro yang dihasilkan. Dengan aplikasi ini, pihaknya bisa mengetahui nilai manfaat dari lahan hutan adaptif yang digarap petani. “Kontribusi Perhutani yang selama ini tidak terlihat, sekarang ini bisa tercatat,” Hasto mengklaim.

Permasalahannya, menurut dia, masyarakat penggarap ini sangat tradisional dan sangat terikat dengan pengijon. Hal itu karena penggarap mendapat dana awal untuk saprotan dari pengijon, sehingga harga panen tergantung pengijon. Sebab itu, melalui Socio Partnership, Perhutani menjadi off taker atau pembeli dari hasil hutan petani penggarap yang tergabung di aplikasi.

Untuk menampung hasil panen petani, Perum Perhutani menjajaki kerja sama dengan platforme-commerce yakni iGrow dan PaDI UMKM yang dikembangkan PT Telkom.

“Jadi harga jual hasil panen dari penggarap sekarang lebih bagus, termasuk kami menyediakan pendanaannya.  Perhutani telah bekerja sama dengan beberapa bank untuk memberikan pendanaan kepada petani penggarap,” ujar dia.

Perum Perhutani juga sudah menerapkan sistem Geographic Information System (GIS) secara parsial untuk memastikan tutupan hutan. Untuk memetakan secara spasial dari kondisi hutan, pihaknya sudah memiliki 5 drone fixed wing yang bisa menjangkau total 2,4 juta hektar lahan hutan.  “Sekarang untuk data spasial ini masih terpisah, Kita akan membuat platform geospasial menjadi single platform pada 2023,” ujar Hasto.

BACA JUGA:  Ini Prestasi Kabupaten Tanjab Timur Dalam Pemanfaatan TI

Kemudian, Perum Perhutani sejak empat tahun terakhir sudah memiliki platform e-comerce untuk menjual kayu gelondongan (log) dengan nama tokoperhutani.com.  “Ini salah satu e-commerce kita yang beberapa kali dapat penghargaan karena omset penjualannya yang cukup tinggi mencapai Rp 1,7 triliun per tahun,” tutup dia.

Baca: Perhutani dan Telkom Kick Off Implementasi ERP Trembesi

Baca: Solusi Perhutani 4.0 untuk Transformasi Digital

Tags: PerhutaniTOP Digital Awards 2020
Previous Post

Jawara e-Gov, SAMBAT dan SIPEKA, Tiga Solusi Bisnis Unggulan Pemprov Banten

Next Post

Jaga Ketahanan Pangan Nasional, Petrokimia Gresik Goes Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oppo Rilis Dua Smartphone A Series Terbaru di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto