
Penulis: Albarsyah
Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Jawa Tengah dalam Rencana Pembangunan Daerah Jangka Menengah (RPJMD) tahun 2021 punya target menjadi kawasan destinasi wisata terbaik dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya. Serta membangun masyarakat yang berbudaya tinggi, meningkatkan kualitas serta kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi daerah agar tercipta kesejahteraan masyarakat yang merata. Tentunya dengan tata kelola pemerintahan (Good Government) yang baik, transparan serta efektif.
Dalam rangka peningkatan kualitas serta kapabilitas Sumber Daya Manusisa (SDM) se-Kabupaten Gunungkidul, Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul sangat aktif dalam mewujudkan kualitas SDM agar, pertama, menghasilkan kompetensi seluruh masyarakat dalam mengelola seluruh potensi alam; kedua, meningkatkan dan merangsang inovasi masyarakat seluas-luasnya.
Lalu ketiga, membangun budaya masyarakat menjaga alam sebagai titipan bagi anak cucu ini agar tetap lestari berkelanjutan; keempat, meningkatan kemampuan, kapabilitas, merangsang berbagai kreatifitas dan inovasi serta kompetensi seluruh lapisan masyarakat agar bisa memiliki kualitas dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul serta mempunyai daya saing yang kuat di berbagai sektor.

Maka Disdikpora pun tak tinggal diam dalam membangun peningkatan kualitas SDM berkualitas. Dengan kemajuan Teknologi Informasi Computer (ICT), dengan era digital ini, peningkatan kualitas SDM mendapatkan pacuan.
Dibangunnya E-SIGN di Kabupaten Gunungkidul, merupakan upaya Pemerintahan Kabupaten agar bisa mewujudkan peningkatan pelayanan terbaiknya bagi seluruh pemangku kepentingan serta masyarakat luas se-Kabupaten ini. E-SIGN terkoneksi dengan 23 aplikasi lainnya se-Kabupaten.
Target Pemerintahan Kabupaten agar bisa membangun SDM berkualitas melalui jalur pendidikan berbasiskan keunggulan teknologi IT ini mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Perguruan Tinggi yang dapat diakses secara gratis oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ditegaskan oleh Sudya Marsita, Pimpinan TI dan juga Sekretaris Daerah kepada dewan juri TOP DIGITAL Awards 2020 yang diselenggarakan majalah bergengsi nasional dalam wawancara penjurian yang dilaksanakan secara daring antara Jakarta dan Gunungkidul, Jawa Tengah.
“Kami membangun infrastruktur TI dalam anggaran tahun 2019 sebesar Rp 1.454.203.100,- dan tahun 2020 sebesar Rp 1.839.387.000,- dengan total asset sebesar Rp 80.016.031,- dengan total anggaran pembangunan tahun 2019 sebesar Rp 191.730.840.573,- dan pada tahun 2020 sebesar Rp 107.163.863.760,-” tegas Sudya.
Lanjut Sudya, Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul akan menciptakan dan membangun kompetensi SDM yang berkualitas, memiliki inovasi dan kreatifitas tinggi dalam mengelolah potensi Sumber Daya Alam (SDA) untuk dijadikan penggeliat perekonomian masyarakat seluas-luasnya. Lantas pula membangun manusia yang memiliki integritas tinggi dalam mengelola alam secara berkelanjutan demi kelestarian sebagai titipan bagi generasi selanjutnya.
Baca: Top Digital Awards 2020: Suprastruktur Unsur Penting Akselersi “Gunungkidul Smart City”
Baca: TOP DIGITAL Awards 2019: Kabupaten Gunungkidul Memanfaatkan TI Untuk Membangun SDM
Baca: TOP DIGITAL Awards 2019: Kabupaten Gunung Kidul Kembangkan Marketplace Untuk UKM














