ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Riset: Separuh Penggunaan AI di Perusahaan Luput dari Pengawasan Keamanan, Perbesar Kesenjangan Visibilitas ‘Shadow AI’

Fauzi
7 August 2026 | 11:26
rubrik: Research
Riset Akamai: Akselerasi AI di Kawasan Asia-Pasifik Ungkap Kesenjangan Keamanan API yang Semakin Melebar

Ilustrasi, Image: Akamai

Share on FacebookShare on Twitter

Akamai mengeluarkan laporan keamanan terbaru State of the Internet (SOTI) yang mengulas bagaimana ekstensi peramban (browser) berbahaya dan agen AI otonom yang rentan secara aktif memperluas permukaan serangan di lingkungan perusahaan.

Laporan bertajuk The Enterprise AI Usage Risk Report 2026 mengungkapkan bahwa shadow AI yang terdesentralisasi, pengguna AI yang sangat aktif, serta ekstensi peramban yang berjalan diam-diam telah membuka akses terhadap aset-aset penting perusahaan dan memunculkan kelas risiko siber yang benar-benar baru.

Laporan tersebut mencatat perubahan besar dalam adopsi AI di lingkungan perusahaan. Hal yang pada awal tahun 2025 masih berupa tahap uji coba secara hati-hati kini telah berkembang menjadi kebutuhan strategis. Namun, integrasi yang berlangsung sangat cepat ini melampaui kemampuan mekanisme pengamanan yang selama ini digunakan.

“AI kini bukan lagi sekadar alat untuk meningkatkan produktivitas, melainkan telah menjadi rekan kerja yang memiliki akses langsung ke aset-aset paling berharga perusahaan,” ujar Or Eshed, Vice President, Enterprise Security Product dan Engineering Akamai.

“Solusi pencegahan kebocoran data konvensional dirancang untuk era perpindahan file dan email. Saat ini, data sensitif perusahaan tersebar secara sistematis melalui jutaan prompt yang terus berubah, akun pribadi yang tidak dikelola, serta agen AI otonom. Para pemimpin keamanan harus mengubah pendekatan dari sekadar berupaya memblokir AI menjadi secara terus-menerus mengelola bagaimana AI beroperasi dalam setiap interaksi,” sambungnya.

Munculnya vektor serangan berbasis AI
Laporan ini menguraikan tiga metode ancaman baru yang ditemukan para peneliti pada tahun 2026, yang mampu melewati pertahanan perimeter keamanan konvensional.

  1. Vibe hacking: Peretas secara diam-diam memanipulasi file instruksi markdown lokal di lingkungan kerja pengembang. Modifikasi halus ini menipu asisten pemrograman berbasis AI mutakhir agar menghasilkan output yang tidak aman atau menjalankan tindakan yang tidak sah—tapi seakan-akan mengikuti alur kerja normal pengembang.
  2. CursorJacking: Ekstensi peramban berbahaya memanfaatkan izin akses yang sangat luas untuk secara diam-diam mengambil kunci API, basis kode perusahaan, serta riwayat percakapan langsung dari lingkungan peramban. Serangan ini berdampak besar dan menyasar asisten pemrograman berbasis AI populer (seperti Cursor).
  3. CometJacking: Dengan menyisipkan instruksi berbahaya pada halaman web publik, penyerang memanfaatkan teknik indirect prompt injection untuk memanipulasi agen AI lokal milik pengguna. Agen AI yang telah diretas kemudian dapat mengirimkan file lokal, email, serta kredensial sesi tanpa sepengetahuan pengguna. Ancaman ini menargetkan peramban berbasis agen AI, seperti Comet AI dari Perplexity.
BACA JUGA:  Telkomsel Rilis Tinc Impact Report 2023, Proyeksikan Sejumlah Tren Teknologi Masa Depan

Roadmap CISO tahun 2026 untuk mengamankan AI
Agar perusahaan dapat memperoleh manfaat ekonomi dari AI tanpa mengorbankan keamanan data penting, laporan Akamai menguraikan lima strategi mitigasi utama bagi para CISO.

  1. Fokus pada pengguna AI tingkat lanjut: Mengarahkan telemetri, pemantauan, serta pembinaan yang disesuaikan kepada 5% karyawan berisiko tinggi yang menghasilkan sebagian besar interaksi melalui prompt AI.
  2. Menghilangkan shadow AI: Menerapkan federasi single sign-on (SSO) di seluruh platform dan melakukan identifikasi yang terus-menerus terhadap berbagai layanan AI berbasis software as a service (SaaS) yang bersifat khusus.
  3. Memeriksa lapisan interaksi. Beralih dari pendekatan DLP (Data Loss Prevention) statis menuju analisis kontekstual secara real time terhadap prompt, aktivitas copy/paste, dan unggahan dokumen.
  4. Mengevaluasi ekstensi peramban dan IDE (Integrated Development Environment): Memperlakukan ekstensi sebagai perangkat lunak dengan hak akses tinggi. Hampir 75% ekstensi AI meminta izin akses tingkat tinggi atau kritis, dan 16,3% di antaranya mengandung CVE (Common Vulnerabilities and Exposures) yang sudah diketahui.
  5. Mengamankan agen AI: Menerapkan prinsip hak akses minimum yang ketat serta memantau perilaku agen AI otonom yang bertindak atas nama karyawan.

Memasuki tahun ke-12, laporan SOTI Akamai terus menghadirkan wawasan penting mengenai tren keamanan siber dan performa web, berdasarkan data serangan yang teramati di seluruh infrastruktur keamanan siber Akamai, yang menangani sebagian besar traffic web global.

Tags: AIAkamaiSOTI
Previous Post

Dukung Kemandirian Digital, Red Hat Suguhkan Kemampuan Baru Sovereign Cloud dan Private Cloud

Next Post

Agoda: Indonesia Jadi Destinasi Asia Nomor Dua Favorit Wisatawan Eropa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telah Hadir Laptop OLED Layar Ganda yang Mengutamakan Inovasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Layanan Publik Indonesia Raih Penghargaan UNPSA 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peneliti: “GoTo Sudah Penuhi Kualifikasi Perlindungan Data Pribadi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Pramono Resmikan Primaya Hospital Kelapa Gading, Harapkan Layanan Kesehatan Berstandar Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
24 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto