Jakarta, Itech- Peran Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) hingga saat ini masih dirasakan kurang efektif dalam kontribusi pembangunan. Kurang efektifnya BPPT bukanlah kesalahan dari para pegawai BPPT, tetapi karena pemerintah tidak memberikan arah yang jelas dan efektif, sehingga harus dilakukan perubahan.
Saya yakin BPPT bisa memberikan kontribusi yang positif terhadap pembangunan nasional. BPPT harus mampu melakukan penelitian teknologi yang sesuai dengan perencanaan pemerintah.
Demikian disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla usai menyaksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BPPT, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral dan PT Pertamina di bidang Perencanaan Rancang Bangun Bidang Energi, Senin 10 Agutus 2015. Dikatakan, pembangunan sektor energi di Tanah Air seperti pengembangan kelistrikan di berbagai daerah harus dapat mengutamakan pemikiran, tenaga kerja, serta permodalan dari dalam negeri.
Dijelaskan, kegiatan rancang bangun ini sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan dari tenaga asing, seperti yang dilakukan pada beberapa tahun yang lampau. Untuk itu, Wapres meminta kepada peneliti, perekayasa dan juga seluruh pegawai BPPT, baik yang senior maupun yang masih muda untuk mengkaji ulang pengetahuan yang dimiliki.
Wapres mengingatkan bahwa institusi seperti BPPT harus lebih mengedepankan hasil dibandingkan dengan kehadiran di kantor. Bahkan untuk mengatasi ketimpangan tarif konsultan asing dibandingkan tenaga ahli BPPT. Wapres. Untuk mengatasi ketimpangan tarif itu, Wapres mengusulkan agar BPPT dijadikan Badan Layanan Umum (BLU). Dengan menjadi BLU, diharapkan BPPT menerapkan pola pengelolaan keuangan yang fleksibel dengan mengutamakan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas.
.
“Teknologi berkembang secepat absolut. Saat ini, kita harus berpikir agar semuanya berjalan secara realistis. Teknologi yang paling cepat berkembang adalah teknologi informasi, setiap 18 bulan berkembang 2 kali lipat. Oleh karenanya, tidaklah heran bila komputer kita makin kecil, makin tipis, makin kuat dan makin murah,” tambahnya.
Kepala BPPT, Unggul Priyanto mengatakan apa yang disampaikan JK merupakan masukan bagus agar BPPT bisa bekerja lebih baik lagi. “Saya yakin apa yang beliau sampaikan maksudnya baik agar BPPT bisa bekerja lebih keras lagi untuk meningkatkan kinerja BPPT,” katanya seraya menambahkan, skema BLU berdasarkan arahan Wapres RI merupakan hal menarik utk memprcepat kinerja kaji terap teknologi. “BLU akan mempermudah layanan teknologi BPPT,” tegasnya. (red/ju)














