ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Begini Cara Penyedia TI Mendukung Praktis Bisnis yang Sustainable

Teguh Imam Suyudi
25 June 2021 | 08:00
rubrik: Business Solution, Event
SAP SAPPHIRE NOW

SAP SAPPHIRE NOW

Share on FacebookShare on Twitter

Ajang konferensi global SAP SAPPHIRE NOW 2021 untuk kawasan Asia Pasifik digelar 21-24 Juni 2021. Ajang ini mengungkapkan fase selanjutnya dari strategi SAP untuk menciptakan jaringan bisnis terbesar dan terlengkap di dunia, standar laporan sustainability dan tools bersama RISE with SAP dengan paket transformasi khusus industri SAP untuk membantu pelanggan mengubah proses bisnis mereka dan menjadi Intelligent Enterprises.

Sebagai bagian dari rangkaian acara SAP SAPPHIRE NOW 2021, pada 24 Juni 2021 Redaksi It Works mendapat kesempatan mengikuti sesi Q&A eksklusif secara virtual dengan anggota dewan SAP Thomas Saueressig, Member of the Executive Board of SAP SE for SAP Product Engineering dan Scott Russell, Executive Board Member, Customer Success at SAP.

Dalam sesi ini, keduanya membagi wawasan tentang pendekatan SAP terhadap bisnis keberlanjutan dan solusi yang relevan, serta mengajak bisnis untuk membangun ekonomi sirkular, memelihara value chain yang beragam dan inklusif.

Selama satu jam lebih,12:15 – 13:00 WIB, keduanya, selain menyampaikan pemaparan kepada 31 media dari kawasan Asia-Pasifik terkait SAP, juga menjawab pertanyaan dari kalangan media.

Bagaimana jaringan bisnis SAP bisa mengakomodir perusahaan dalam menjalankan praktis bisnis yang sustainable? 

Tomas Saueressig menjelaskan bahwa layanan SAP berjalan di seluruh rantai nilai di semua perusahaan yang tergabung dalam jaringan ini, sehingga  memberikan SAP kesempatan untuk memasukan sustainability ke dalam model datanya sehingga mereka bisa melakukan analisa dan mengamati semua ini dan juga menyarankan agar perusahaan benar-benar bertindak, karena perubahan iklim memerlukan adanya tindakan.

“Kami ingin berkontribusi dan membantu perusahaan terkait perubahan iklim ini, dan kami memperhatikan semua aspek secara holistik termasuk terkait jejak karbon, emisi termasuk juga di dalamnya hak asasi manusia, semuanya merupakan satu kesatuan dan di SAP sustainability control tower, kami mengelola semua hal tersebut. Kami semua bekerjasama mewujudkan zero emission, zero waste dan zero inequality seperti rantai nilai yang inklusif, yang merupakan aspek bisnis yang penting untuk mengurangi emisi CO2 dan mewujudkan ekonomi circular,” terang Tomas.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2021: WOM Finance Pacu Digitalisasi Lewat Lima Aplikasi

Ia melanjutkan penjelasannya, “Kami bekerja bersama menggunakan output dari satu perusahaan untuk dijadikan sebagai input bagi perusahaan lainnya untuk mewujudkan ekonomi circular tersebut. Maka dari itu SAP memiliki produk–produk seperti responsible design and production untuk ekonomi circular, pengelolaan footprint, aksi iklim dan pengurangan CO2 dan semua produk itu sudah go live. Keunikan SAP adalah karena kita memiliki portofolio yang lengkap untuk seluruh proses mulai dari supply chain, HR, procurement, dan produksi termasuk juga jaringan itu sendiri karena itulah SAP bisa membantu pelanggan agar bisa berhasil dalam sustainability.”

Baca: Strategi SAP Membangun Rantai Pasokan yang Tangguh

Scott Russell mengatakan, “Dari yang saya dengar dari berbagai pelanggan, semuanya ingin melakukan hal baik. Seperti memiliki misi pengurangan karbon dan sustainability, mereka sadar bahwa mereka harus men-drive lingkungan bisnis mereka, namun mereka memerlukan teknologi, wawasan dan kemampuan untuk memahami sejauh mana mereka telah men-drive perubahan positif dalam operasional bisnis mereka. Dan benar yang dikatakan Tomas terkait ekonomi circular, sustainable business atau low carbon economy, itu merupakan bisnis yang bagus. Satu-satunya cara untuk bisa mencapai itu adalah dengan mengubah cara perekonomian bekerja.”

“Kita semua sudah dari generasi ke generasi hidup dalam perekonomian linear yang menghasilkan sampah begitu luar biasa banyak, inefisien dan tentunya biaya yang tinggi. Revolusi ekonomi circular telah berjalan dan diperkirakan sekitar 4,5 triliun US dolar pertumbuhan ekonomi baru hingga tahun 2030 akan tercipta dari ekonomi circular. Jadi tidak hanya kita akan melakukan hal baik bagi bumi tapi juga baik secara perekonomian. Saya kira para customer, supplier dan shareholder berharap tinggi kepada perusahaan untuk bergerak ke arah sana,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Inilah Lima Tren Teknologi di Tahun 2022

“Dan ini tidak terbatas pada teknologi semata, dengan berjejaring dan berbisnis dengan rantai pasok yang beretika, kita bisa memastikan jaringan pelaku bisnis ini dengan keberagamannya, people, proses, kemampuan dan mitra dagang, SAP memastikan mereka menjalankan program inklusif dan khususnya perusahaan di Asia sendiri dengan pengalamannya bisa memimpin pasar bergerak ke arah perekonomian circular,” tegas Scott. 

Baca: Berbagai Inovasi Baru SAP untuk Membantu Transformasi Proses Bisnis

Tags: SAPSAP Indonesia
Previous Post

Indeks Reformasi Birokrasi Indonesia Terus Membaik

Next Post

Meski Mahal, Konsumen Indonesia Tertarik Pakai 5G

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HUT Ke-13, IPC TPK Perkuat Komitmen TJSL Lewat Program Khitanan Massal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Komitmen Green Port, IPC TPK Gelar Uji Emisi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GWI: Pengguna WeChat Indonesia Meningkat 895%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Zebra dan Salesforce Perkenalkan Solusi POS Ritel Berbasis Cloud di Android

Dari Logistik hingga Limbah Tekstil: Mengubah Wajah Industri Ritel melalui RFID dan Digital Product Passport

Fauzi
30 June 2026 | 16:58

Oleh: Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Industri pakaian dan tekstil merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian Indonesia. Sepanjang...

Mengurangi ‘Biaya Koordinasi’ untuk Implementasi Private AI yang Lebih Efektif

Fauzi
29 June 2026 | 16:31

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera Private AI sering dipahami sebagai pendekatan yang menjaga data dan model tetap berada...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto