Princeton Digital Group (PDG) mengumumkan rencana pembangunan fasilitas pusat data baru (greenfield) di Jakarta, Indonesia. Pembangunan ini merupakan salah satu rencana PDG dalam meningkatkan jumlah infrastruktur pusat data demi melayani para pelanggannya untuk mendukung kebutuhan ekonomi digital Indonesia yang sedang berkembang pesat saat ini.
Infrastruktur pusat data baru yang berkapasitas 22MW ini diberi nama Jakarta Cibitung 2 (JC2), saat ini dibangun di lokasi yang sama dengan pusat data PDG JC1, dengan luas lahan sebesar 19.550 m2 .
“Dengan memiliki 19 pusat data yang tersebar di lima negara, PDG terus memperkuat bisnisnya dalam waktu kurang dari empat tahun, sejak pertama kali berdiri. PDG juga baru saja melakukan investasi sebesar 1 triliun dolar AS dalam pembukaan kampus pusat data unggulan 100 MW di Jepang.,” ujar Rangu Salgame, Chairman dan CEO PDG, dalam keterangannya, 25/08/2021.
Sejalan dengan perkembangan ekonomi digital, tingkat penggunaan layanan teknologi berbasis cloud pada sektor konsumen, bisnis, dan pemerintah di wilayah Jabodetabek juga mengalami peningkatan. Hal ini juga disebabkan oleh fakta Indonesia menjadi hotspot bagi startup di Indonesia yang diketahui sebagai jumlah pertumbuhan startup paling cepat di Asia Tenggara.
Selama empat tahun terakhir, melalui tiga strateginya yaitu akuisisi bisnis, pengambilalihan dan peningkatan, dan pembangunan pusat data baru (greenfield), PDG terus membangun portofolio pusat data yang massive dan sudah tersebar di seluruh pasar utama Asia – Tiongkok, Singapura, Indonesia, India, dan Jepang.
Managing Director PDG Indonesia, Stephanus Tumbelakamenambahkan, “Jakarta adalah pasar yang menarik, dengan Cibitung sebagai cluster cloud unggulan di kawasan ini. Pembangunan lebih lanjut yang kami lakukan merupakan bukti posisi PDG yang signifikan di Indonesia. Didukung dengan pertumbuhan ekonomi yang massive dan digitalisasi yang terjadi secara pesat, baik oleh pemerintah maupun swasta, kondisi pasar ini merupakan bagian yang sangat penting dari strategi PDG.”
Merujuk pada riset Structure Research, pasar pusat data kolokasi di Jakarta mengalami perkembangan dan diprediksi akan terus mengalami perkembangan pada tingkat CAGR lima tahun sebesar 23,7 persen hingga 2025, sehingga menjadikan Jakarta sebagai pasar hyperscale dalam waktu cepat.
Princeton Digital Group (PDG) adalah investor, pengembang, dan operator infrastruktur internet. Berbasis di Singapura, dengan beberapa kegiatan operasi bisnis di Tiongkok, Singapura, India, Indonesia, dan Jepang, portofolio PDG telah mendukung perluasan hyperscaler dan perusahaan di pasar dengan pertumbuhan ekonomi digital tercepat di Asia.
Baca: Princeton Digital Group akan Bangun Kampus Pusat Data 100 MW di Jepang














