PT Pos Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melaksanakan penambahan layanan pos universal (LPU) atau kantor cabang pembantu di wilayah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal) dan perbatasan.
“Keberadaan Kantor LPU ini bisa mengedukasi masyarakat secara langsung terkait transaksi non tunai. Sebab, di wilayah tersebut hampir tidak ada cabang perbankan dan otomatis sejumlah masyarakat di sana tidak memiliki nomor rekening bank,” ujar Direktur Utama PT Pos Indonesia, Faizal R. Djoemadi dalam siaran pers, 02/01/2023.
“Sekarang program pemerintah cashless society. Tidak hanya di kota, tapi juga harus di seluruh pelosok Indonesia. Karena bagi pemerintah, semakin cashless, semakin efisien menjalankan ekonomi ini. Kami hadir di sana juga memberikan layanan jasa keuangan,” tambahnya.
Menurut Faizal, peluncuran kantor cabang pembantu LPU di wilayah 3T tersebut dilakukan pada 1 Februari 2023 secara bersamaan di dua lokasi yakni di Jakarta dipimpin Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal R. Djoemadi . Hadir dalam acara ini, Direktur Pos Kementerian Kominfo RI Gunawan Hutagalung.
Sementara, di KCP Mandalika Lombok, Nusa Tenggara Barat dipimpin oleh Direktur Business Development and Portfolio Management Prasabri Pesti.
Direktur Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo, Gunawan Hutagalung menambahkan dalam kolaborasi ini pemerintah menyediakan anggaran melalui Kementerian Keuangan, kemudian Kominfo melakukan supervisi dalam implementasinya sedangkan Pos Indonesia yang menyelenggarakan secara operasional.
KCP yang diluncurkan tersebut terdiri dari delapan Kantor LPU di wilayah Regional 1 Sumatera, 13 Kantor LPU wilayah Regional 5 Jatim, Bali, Nusra, dan 15 Kantor LPU di wilayah Regional, 6 Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan.
Total, tambahnya, pada 2023 pemerintah mengalokasikan dana penyelenggaraan LPU sebesar Rp378 miliar untuk kepentingan operasional di 2.375 kantor LPU bersama unit layanan pos lainnya yang melayani lebih dari 70 persen kecamatan dari 7.266 kecamatan di Indonesia.
Baca: TOP Digital Awards 2022: PDSI Kominfo Perkuat Aplikasi dan IT Security














