Di ajang TOP Digital Awards 2024, PT Timah menyampaikan pihaknya dalam menjalankan bisnis proses pertambangan bijih timah di laut telah menerapkan digitalisasi. Tujuannya, mewujudkan kegiatan pertambangan bijih timah yang lebih efisien, efektif dan ramah lingkungan. Sekaligus, sebagai solusi bisnis dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.
Demikian disampaikan Iwan Faisal, Kepala Divisi Information and Communication Technologies PT Timah, di Penjurian TOP Digital Awards 2024, secara online, Kamis, 14/11/2024, membawakan materi “Digitizing Marine Mining to Optimize Tin Ore Production at PT Timah Tbk.”
“Perusahaan memanfaatkan digitalisasi untuk mendapatkan data-data dan informasi seputar produksi timah yang bersumber dari laut hingga pada akhirnya ke bidang pemasaran,” ujarnya kepada dewan juri.
Dalam menjalankan bisnis proses kegiatan pertambangan tersebut, PT Timah menerapkan digitalisasi menggunakan beragam aplikasi sistem dan dashboard management. “Kami terapkan dari hulu ke hilir, termasuk pembayaran secara online. Jadi mulai dari tambang bijih, kemudian masuk ke dalam proses, dilebur, dicetak hingga pembayaran di keuangan, itu sudah terintegrasi dengan sistem,” beber Iwan.
Lebih lanjut, ia memaparkan solusi bisnis yang digunakan PT Timah untuk mewujudkan kegiatan penambangan yang lebih efisien, efektif, dan ramah lingkungan dengan menerapkan digitalisasi.
“Kami menggunakan sistem informasi produksi (SIPRO) Application, sistem operasi penambangan laut (SIOPL) – Marine IoT, SAP, TinfoDash Application, Fleet Management System (FMS) – IoT, TINS Online Payment (TOP), Timah Electronic Office (TEO) Application, dan TINS Cloud,” Iwan mengungkapkan kepada dewan juri.
Menurut Iwan, digitalisasi kegiataan produk bijih timah di laut juga berdampak positif yaitu menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.
Digitalisasi PT Timah
Seiring dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi, PT Timah terus berinovasi berupaya mengadopsi teknologi baru dan memperkuat sistem teknologi informasi (TI) untuk menunjang proses kerja di internal Perseroan. Di bawah tanggung jawab Divisi TI, PT Timah fokus untuk mengembangkan digitalisasi proses bisnis dan aplikasi kunci, serta melakukan integrasi antar sistem aplikasi.
Terkait pengembangan infrastruktur dan keamanan TI, PT Timah mengutamakan pemeliharaan sistem TI, pemantauan sistem, meningkatkan kapasitas data center, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan konektivitas jaringan dan sistem keamanan. Dalam upaya pengembangan bidang layanan dan operasional TI, dikembangkan aktivitas untuk memenuhi fasilitas layanan TI kepada pengguna akhir, meliputi pembaruan perangkat, penambahan lisensi perangkat lunak Office Suite, hingga kerja sama dengan pemberi jasa profesional.
Kepada Dewan Juri TOP Digital Awards 2024, Iwan mengutarakan solusi bisnis yang digunakan PT Timah dalam digitalisasi penambangan bijih timah di laut.
Sistem Informasi Produksi (SIPRO) mendukung operasional produksi dalam bentuk pencatatan digital untuk proses bisnis produksi bijih timah, peleburan logam, dan pemasaran secara real-time.
Sistem Operasi Penambangan Laut (SIOPL) – Marine IoT untuk monitoring dan evaluasi parameter operasional penambangan di laut secara jarak jauh dan real-time, meliputi positioning, ke dalaman galian, ladder slope, soil pump pressure, dan RPM Pump.
SAP (System Application and Product in Data Processing). Sistem digital berupa Enterprise Resource Planning (ERP) yang terintegrasi ke dalam seluruh proses bisnis utama meliputi keuangan, SDM, manufaktur, supply chain, layanan, pengadaan, dan lain-lain.
TinfoDash merupakan dashboard informasi manajemen untuk memudahkan proses monitoring pencapaian kegiatan operasi, produksi timah, HSE, SDM, keuangan, eksplorasi, peleburan dan pemasaran secara real-time.
Fleet Management System (FMS) – IoT. Sistem digital untuk pengelolaan kendaraan operasional perusahaan untuk memaksimalkan utilitas dan efisiensi, meningkatkan produktivitas, memantau waktu servis, meningkatkan keselamatan kendaraan dan pengemudi, hingga konsumsi bahan bakar.
TINS Online Payment (TOP). Sistem digital untuk administrasi dan persetujuan pembayaran digital berbasis web dan mobile yang terintegrasi dengan SAP dan SIPRO di PT Timah Tbk.
Timah Electronic Office (TEO), sistem digital untuk nota dinas internal PT Timah Tbk, sehingga proses administrasi menjadi lebih efektif, efisien dan akuntabel.
TINS Cloud. Timah Corporate Cloud (Private Cloud) merupakan media penyimpanan data secara online yang aman dan terkendali di lingkungan perusahaan PT Timah Tbk karena seluruh data tersimpan di pusat data milik sendiri (On Premise).
Tata Kelola dan Manajemen Keamanan Siber
Selain melakukan inovasi teknologi, PT Timah juga berkomitmen menjaga kerahasiaan seluruh data pelanggan menggunakan fungsi dan fitur Firewall, IPS, Antivirus, WAF, Sandbox, dan Antispam.
“Kami menyadari adanya peningkatan risiko kejahatan siber akibat perkembangan teknologi yang pesat. Sebagai respons, kami berkomitmen untuk melindungi data dan privasi pelanggan dengan upaya maksimal. Evaluasi keamanan, identifikasi kerentanan, dan uji penetrasi secara rutin dilakukan baik secara internal maupun eksternal terhadap sistem, produk, dan data internal,” tegas Iwan.
Keamanan pada Data Center juga terus ditingkatkan dengan melakukan pemeliharaan terjadwal pada semua perangkat di dalamnya dengan melakukan pengujian sistem keamanan dengan security operation center (SOC), semua aplikasi baru juga diuji melalui uji penetration test sebelum dipublikasikan.
“Kami telah memperoleh sertifikasi keamanan data, termasuk ISO/IEC 27001:2013 dan ISO 9001:2015. Dalam rangka menilai tingkat kematangan keamanan siber (Cyber Security Maturity/ CSM), kami bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk mengukur tingkat kematangan CSM kami yang mencapai level 4 Implementasi Terkelola di tahun 2022,” Iwan mengungkapkan.
“Kami juga aktif menyelenggarakan pelatihan terkait ISO:27001 yang diikuti oleh karyawan Divisi TI. Selain itu, mengirimkan tim untuk mengikuti Computer Security Incident Response Team (CSIRT) dan mendapatkan Bimbingan Teknis Keamanan Informasi & Siber dari BSSN,” pungkas Iwan.
TOP Digital Awards adalah kegiatan Pembelajaran Bersama sekaligus Pemberian Penghargaan tahunan terbesar tingkat nasional yang diberikan kepada Perusahaan/Instansi yang dinilai berhasil dalam pemanfaatan Teknologi-Informatika, Telekomunikasi, dan Solusi Digital untuk meningkatkan kinerja, daya saing, dan layanan kepada pelanggan atau masyarakat.
Ajang ini diselenggarakan Majalah It Works sejak tahun 2016, didukung dan bekerja sama dengan sejumlah asosiasi, lembaga konsultan, serta pakar, di bidang TI-Telekomunikasi-Solusi Digital terkemuka di Tanah Air. Tema yang diangkat dalam TOP Digital Awards 2024 adalah “Business Solutions, Generative AI, and Cyber Security for Excellence Business and Services”.
Bertindak selaku Dewan Juri TOP Digital Awards 2024, yaitu: Melani K. Harriman, dan Nelson Idris.














