ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Transformasi Beasiswa LPDP Dorong Akselerasi Talenta Unggul Untuk Visi Indonesia 2045

Ahmad Churi
5 March 2026 | 14:44
rubrik: E-Gov
Transformasi Beasiswa LPDP Dorong Akselerasi Talenta Unggul Untuk Visi Indonesia 2045
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- Memasuki usia ke-14 pada 2026, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) semakin memperkuat perannya sebagai katalisator sumber daya manusia (SDM) unggul lewat program beasiswa dan pendanaan riset yang kian disempurnakan guna mengakselerasi terwujudnya visi 2045 Indonesia.

Hingga akhir Januari 2026, LPDP tercatat telah membiayai 58.444 penerima beasiswa gelar. Di samping itu, kolaborasi dengan Kemendikbudristek telah menjangkau 583.171 peserta program. Sementara kerja sama dengan Kementerian Agama mencakup 42.160 penerima beasiswa.

Di sektor riset, LPDP telah membiayai 3.861 proyek melalui dana abadi penelitian guna memperkuat ekosistem riset nasional. Selain itu, LPDP turut menyalurkan dukungan kepada 23 perguruan tinggi untuk memacu peningkatan kualitas menuju standar universitas kelas dunia.

Di bidang sosial-budaya, sebanyak 3.554 penerima manfaat telah merasakan dukungan dana abadi kebudayaan demi pelestarian serta kemajuan warisan budaya Indonesia.

Visiting Senior Fellow ISEAS-Yusof Ishak Institute Yanuar Nugroho mengapresiasi capaian LPDP. Menurut Yanuar beasiswa LPDP merupakan pendanaan beasiswa terbaik yang dapat diberikan oleh negara.“LPDP dulu memang mulai dengan tertatih-tatih, tetapi lewat learning curve yang cukup bagus, sekarang lembaga-lembaga beasiswa lain itu mengakui LPDP yang paling bagus baik dari sisi pendanaan maupun ketepatan layanan. Makanya banyak yang ingin apply beasiswa LPDP. Ini membanggakan,” ujar CS. Purwowidhu,  praktisi kebijakan publik dilansir melalui   portal web Kemenkeu (04/03/2026).

Sementara itu sebagaimana diungkapkan Direktur Utama LPDP Sudarto, hingga saat ini dana abadi yang dikelola LPDP mencapai Rp180,8 triliun. Terdiri dari Dana Abadi Pendidikan Rp149,8 triliun; Dana Alokasi Penelitian Rp14 triliun; Dana Alokasi Perguruan Tinggi Rp11 triliun; dan Dana Alokasi Kebudayaan Rp6 triliun.

LPDP yang merupakan Badan Layanan Umum (BLU) di bawah naungan Kementerian Keuangan mengelola dana abadi dengan prinsip akuntabilitas, melekat pada sistem keuangan negara, dan tunduk pada regulasi berlaku. Pengelolaan dana abadi dilakukan melalui mekanisme kolaborasi dengan kementerian/lembaga terkait.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2023: Digitalisasi Mudahkan LPDP Kelola Beasiswa Pendidikan

Adapun dana abadi LPDP sumber utamanya berasal dari APBN, sementara sumber lainnya berasal dari hasil investasi dana tersebut, serta sumber lain yang sah dan tidak mengikat seperti kerja sama CSR dan hibah lembaga internasional.Pokok dana abadi tidak boleh dibelanjakan. Dana abadi ditempatkan pada instrumen yang aman. Imbal hasil investasi tersebut lalu digunakan untuk membiayai program beasiswa secara berkelanjutan.

Yanuar menekankan LPDP bertujuan membangun fondasi untuk Indonesia yang lebih maju. Visi tersebut harus terus dijaga keberlanjutannya. “LPDP itu adalah investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia Indonesia ke depan, bukan untuk rezim tertentu. LPDP yang berjangka panjang ini, mesti kita jaga,” tegas mantan Deputi II Kepala Staf Kepresidenan pada Kabinet Kerja dan Koordinator Tim Ahli Sekretariat Nasional SDGs Bappenas tersebut.

Yanuar mengakui tidak ada satupun lembaga beasiswa yang sempurna. Hal tersebut disebabkan adanya inherent risk atau risiko alami yang melekat pada suatu proses. Dalam sistem pengelolaan beasiswa misalnya ada risiko inheren dalam proses seleksi rekrutmen, pendaftaran, hingga monitoring dan evaluasi.

Risiko tersebut memungkinkan terjadinya deviasi seperti ketidaktepatan pemilihan calon penerima beasiswa, pelanggaran kontrak beasiswa, dan sebagainya. Risiko inheren tersebut akan selalu ada. “Inclusion-exclusion error seperti itu pada umumnya normal. Itu inherent. Enggak bakal bisa sempurna. Tapi dalam ketidaksempurnaan itu apa yang bisa kita kerjakan, kita kerjakan semaksimal yang kita bisa,” terang akademisi University of Manchester dan STF Driyarkara itu.

LPDP sendiri menurut penilaian Yanuar telah menunjukkan perbaikan kinerja secara berkelanjutan.“Sekarang LPDP bagus banget. Dan itu kan continuous improvement. Itu mengapa kita jaga governance. Apa yang sudah dimulai LPDP baik ini, mesti dijaga, diteruskan,” katanya.

BACA JUGA:  Lestarikan Aksara Nusantara, PANDI Bermitra dengan Kemenko PMK

Sementara itu, Sudarto memaparkan sebagai katalisator talenta unggul dalam ekosistem inovasi nasional, LPDP adaptif melakukan transformasi. Mengacu pada Perpres Nomor 111 Tahun 2021, fokus kebijakan yang semula hanya pada perluasan akses pendidikan kini berfokus pada studi yang berdampak (impact) nyata bagi Indonesia.

Tags: LPDP
Previous Post

Kemenperin Fasilitasi Sertifikasi Industri Hijau untuk Dorong Industri Berkelanjutan

Next Post

Lebih dari Sekadar Awareness: Menutup Kesenjangan Gender di Era AI Butuh Aksi Strategis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transformasi Digital PELNI Perkuat Kinerja dan Sistem Keselamatan Pelayaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lewat Kampanye ‘NyatAIn di Canva’, Canva dan King Nassar Ajak Pengguna untuk Berkreasi dengan Percaya Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukit Asam Hadirkan Aplikasi CISEA untuk Industri Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung UMKM Go Digital, Gojek Gelar Pelatihan KAMUS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Sekedar Token Menuju Kepercayaan: Momen Pembuktian AI Senilai US$2,5 Triliun

Fauzi
18 June 2026 | 12:58

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer and GM of Applied AI Era kecepatan dan akses sedang berakhir. Apa yang menggantikan...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto