ItWorks.id- Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan infrastruktur guna meningkatkan daya saing kawasan dan menarik lebih banyak investasi ke Batam.
Kepala BP Batam, H.Achmad Amsakar, mengatakan pihaknya saat ini terus mempercepat pembangunan infrastruktur agar berjalan selaras dengan pengembangan kawasan ekonomi yang tengah berlangsung. Menurutnya, kesiapan infrastruktur menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga posisi Batam sebagai tujuan investasi strategis di Indonesia.
Hal ini disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, (17/6/2026), di Gedung Nusantara I-Jakarta. Amsakar menjelaskan, BP Batam juga telah mengusulkan penguatan sejumlah program strategis pada Tahun Anggaran 2027 melalui rekomposisi pagu anggaran. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pengembangan kawasan dapat berjalan optimal dan mampu menjawab kebutuhan investor maupun masyarakat.
Dukungan anggaran tersebut akan difokuskan pada berbagai program prioritas, antara lain pengembangan kawasan strategis, perluasan wilayah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam, penyelenggaraan Operator Investasi Pemerintah (OIP), peningkatan kualitas layanan perizinan, serta pembangunan infrastruktur pendukung seperti pelabuhan, bandara, dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
“Penguatan infrastruktur dan layanan investasi menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim usaha yang lebih kompetitif dan kondusif di Batam. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, investor diharapkan semakin yakin untuk menanamkan modal dan mengembangkan usahanya di kawasan tersebut. Kami juga akan terus mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat pelayanan perizinan, serta memastikan seluruh program strategis berjalan seiring dengan kebutuhan dunia usaha dan masyarakat,” ujar Amsakar dilansir melalui portal web BP Batam (18/06/2026).
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyampaikan apresiasi ini dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) tersebut. Menurutnya, tata kelola BP Batam di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra telah menunjukkan capaian yang positif, khususnya dalam mendorong pertumbuhan investasi dan pembangunan ekonomi daerah.
Di samping itu, keberhasilan BP Batam dalam mengoptimalkan pengelolaan anggaran yang bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) turut menuai pujian dari Andre beserta Anggota Komisi VI DPR RI lainnya. Pencapaian tersebut menjadi prestasi tersendiri karena BP Batam tahun ini mampu mengandalkan pendapatan PNBP untuk mendukung pembangunan kawasan tanpa meminta tambahan APBN kepada pemerintah pusat.














