ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Pacu Industri Makanan, Balai Besar Industri Agro Manfaatkan Teknologi 4.0

Teguh Imam Suyudi
6 September 2019 | 17:00
rubrik: Event
Pacu Industri Makanan, Balai Besar Industri Agro Manfaatkan Teknologi 4.0

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara (ketiga dari kanan) pada peringatan 100 tahun BBIA di Bogor, Kamis (5/9).

Share on FacebookShare on Twitter

Balai Besar Industri Agro (BBIA), salah satu unit litbang milik Kementerian Perindustrian yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat, kian fokus terhadap pengembangan daya saing industri makanan dan minuman. Hal ini sejalan dengan program Making Indonesia 4.0 yang telah memilih industri makanan dan minuman menjadi satu dari lima sektor manufaktur prioritas yang diandalkan dalam memasuki industri 4.0.

“BBIA ini memang fokusnya di industri pangan. Apalagi, Indonesia berpenduduk sangat besar, sehingga makanan merupakan hal yang utama,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara pada peringatan 100 tahun BBIA di Bogor, Kamis (5/9).

Dalam rangkaian kegiatan yang bertajuk “Satu Abad BBIA Berkarya” tersebut, juga diluncurkan Mocaf 4.0. Ini sebagai momentum dan satu tonggak sejarah bagi BBIA Bogor dalam memperkenalkan teknologi berbasis industri 4.0 untuk sektor agro.

“Mocaf 4.0 merupakan showcase dalam bentuk suatu lini percontohan dalam penerapan industri 4.0 untuk pembuatan tepung mocaf,” jelas Ngakan. Mocaf atau modified cassava flour adalah produk tepung dari ubi kayu yang diproses dengan cara memodifikasi sel ubi kayu melalui fermentasi.

Penerapan teknologi industri 4.0, membuat waktu yang dibutuhkan untuk prosesnya dapat dipangkas sehingga semakin efisien dan dapat dipantau secara real time. Bahkan, bahan baku hingga produk jadinya menjadi relatif lebih higienis.

“Jadi, showcase Mocaf 4.0 ini merupakan salah satu upaya untuk mendongkrak daya saing industri makanan di dalam negeri karena industri makanan dan minuman merupakan salah satu andalan dalam kelompok sektor manufaktur nasional,” paparnya.

Hal itu terlihat dari capaian pada triwulan II tahun 2019, industri makanan dan minuman tumbuh sebesar 7,99%. Angka ini melampaui pertumbuhan ekonomi yang tercatat mencapai 5,05% di periode yang sama. Di samping itu, industri makanan menjadi penyetor terbesar terhadap nilai ekspor nasional yang mampu menembus hingga USD12,36 miliar sepanjang semester I-2019.

BACA JUGA:  Brunei Resmi Bergabung Konektivitas Pembayaran Kawasan RPC

Baca: Startup 4 Industry, Kemenperin Inisiasi Gerakan Transformasi Digital IKM

Sebelumnya, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (IDEF) Enny Sri Hartati menilai tepung mocaf dapat mendorong daya saing industri makanan di dalam negeri. “Jika upaya itu banyak dibina di kawasan, maka akan cukup besar potensinya. Asumsinya, satu kawasan sekian ton, tinggal dikalikan saja berapa kawasan bisa dikloning menjadi bisnis model tersebut,” jelasnya.

Enny menambahkan, tepung mocaf dapat menjadi substitusi terigu impor. Sebab, terigu menjadi kebutuhan bahan baku utama di sebagian banyak industri makanan yang berbasis tepung. Selain itu, terigu banyak variasi yang dapat dijadikan alternatif untuk produk lainnya.

Apresiasi BBIA Bogor

Pada kesempatan tersebut, Kepala BPPI Kemenperin memberikan apresiasi kepada BBIA Bogor selaku unit litbang Kemenperin yang terus berbenah dengan melakukan berbagai perbaikan di segala sektor, termasuk menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi global di era digital.

“Semakin tua umur balai ini, kami berharap pelayanannya semakin optimal dan ada transfer knowledge berjalan dengan baik,” ujar Ngakan. Selain itu diharapkan dapat menjalin kemitraan dengan stakeholder, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Selain kegiatan litbang, BBIA Bogor telah berkiprah sebagai lembaga jasa pelayanan teknis seperti pengujian, kalibrasi, sertifikasi, uji profisiensi, pelatihan, konsultansi teknis, inspeksi teknis, kerja sama litbang serta rancang bangun dan perekayasaan industri.

Saat ini, ruang lingkup pengujian BBIA yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) mencapai 195 komoditas dan lebih dari 300 parameter uji. “Laboratorium BBIA merupakan laboratorium rujukan dan andalan dalam mendukung industri pangan nasional,” ungkapnya.

Pada acara peringatan 100 tahun BBIA Bogor, juga diluncurkan buku dengan judul “Satu Abad BBIA Berkarya”. Di samping itu, dilaksanakan peresmian gedung pengembangan laboratorium pengujian dan kalibrasi, serta peresmian Seruni Lounge dan peresmian logo BBIA.

BACA JUGA:  Kemenperin Peroleh Pagu Anggaran Rp 3,18 Triliun

“Buku ini merupakan persembahan BBIA untuk Indonesia terkait dengan perjalanan BBIA dari masa ke masa sampai tahun 2019 dan pengembangan BBIA di masa depan,” tutur Ngakan. Selanjutnya, dilakukan pula pitching day yang menampilkan hasil penelitian dan pengembangan BBIA dengan tema Kit Alergen, Mocaf, Desiccated Coconut, Virgin Coconut Oil, Rekayasa Penggorengan Double Layer serta jasa pelayanan teknis BBIA.

Acara tersebut dihadiri sekitar 200 undangan yang terdiri dari kementerian terkait, kalangan industri, pelanggan BBIA, civitas akademika, asosiasi industri, lembaga atau instansi terkait, serta pemerintah daerah. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menjalin komunikasi yang efektif di bidang industri agro dan sebagai sarana untuk membangun jejaring antar berbagai pemangku kepentingan.

Tags: BBIAKemenperin
Previous Post

Ibu Kota Baru Indonesia Diumumkan, Pencarian Properti di OLX Naik 20%

Next Post

Maybank Indonesia Perkenalkan Aplikasi Mobile Banking M2U

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

Mi’roji
28 October 2026 | 16:07

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Albarsah
23 October 2026 | 20:39

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samsung Sukses Pertahankan Posisi No. 5 dalam Best Global Brands 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISFEX 2026 Hadirkan Kolaborasi Brand dan Komunitas Olahraga, Dorong Pertumbuhan Industri Olahraga Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar CoDHES 2026, Faculty of Humanities BINUS University Soroti Pentingnya Digital Humanities untuk Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JBA Luncurkan Bidwin untuk Perluas Pasar Lelang Elektronik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto