ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Garuda Indonesia Cargo Mendukung Pertumbuhan Ekonomi serta Kargo Nasional

Teguh Imam Suyudi
1 May 2019 | 19:00
rubrik: Forti
Garuda Indonesia Luncurkan "Tauberes" Aplikasi Digital Pengiriman Barang Berbasis Layanan "Smart Logistic Services"

Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha, Mohammad Iqbal (Foto: Dok. Indonesia Cargo)

Share on FacebookShare on Twitter

Angkasa Pura 2 tahun 2018, menangani 932.107 ton, terdiri dari 545.112 ton kargo domestik dan 386.995 ton kargo internasional. Khusus kargo domestik, realisasi pada 2018 meningkat signifikan hingga 20% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Dari data yang tertera diatas, Garuda Indonesia sebagai maskapai plat merah, mempunyai lini bisnis dengan Garuda Indonesia Cargo sebagai anak usahanya, dari Garuda Indonesia Cargo inilah diharapkan pertumbuhan kargo bisa naik dari tahun ke tahun.

Layanan kargo udara merupakan kebutuhan tak terelakkan di negara kepulauan seperti Indonesia, dimana jasa angkutan yang cepat sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas dan mendukung percepatan pertumbuhan perekonomian daerah.

Dengan proyeksi jumlah digital buyers di Indonesia yang diperkirakan tumbuh signifikan hingga 35,5 juta pada akhir tahun ini, Garuda Indonesia Cargo optimistis kehadiran layanan cargo freighter Garuda Indonesia dapat menunjang komitmen akselerasi bisnis yang dilaksanakan perusahaan khususnya melalui lini bisnis kargo udara.

Mengutip pemberitaan di Cargo Times, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha, Mohammad Iqbal mengatakan, “Pertumbuhan kargo pada tahun 2018 mencapai 400.000 ton, dengan Domestik masih memegang pendapatan 60 persen sedangkan Internasionalnya 40 persen, meningkat 5 persen dibandingkan tahun 2017 yang lalu, peningkatan terjadi pada Q4 di 2018 dengan lonjakan 20 persen, jika di jabarkan Marine Product yang masih dominan untuk kargo udara ini.”

Sesudah 70 tahun, kini Garuda Indonesia mempunyai Pesawat Kargo sendiri atau yang biasa disebut frighter. Terbang perdana frighter ini pada bulan Januari 2019 dengan jenis pesawat B737-300F dengan muatan mencapai 15 ton, nantinya akan ditambah lagi pada bulan Agustus 2019, yakni B737-800F (comfort) dari pesawat penumpang dimodifikasi menjadi pesawat kargo, dengan muatan 23 ton, serta A330 dengan muatan 60 ton. Rencana dari corporate untuk frighter di tahun 2019 ini akan ada 4 pesawat frighter dan akan terus ditambah jika demand pasar meningkat.

BACA JUGA:  Garuda Indonesia Maskapai Terbaik di Indonesia versi Tripadvisor 2020

Pengadaan frighter ini, karena memang pertumbuhan kargo yang cukup potensial untuk cakupan wilayah sebesar Indonesia dan didorong juga lonjakan akan e-commerce di Indonesia khususnya, yang makin naik setiap tahunnya.

Dengan Visi yang baru sekarang yaitu “Menghubungkan daerah-daerah di Indonesia 24 jam lewat jalur Kargo dan Logistik Nasional” serta pertumbuhan e-commerce yang begitu pesatnya serta daya saing untuk usaha ini, maka Garuda Indonesia Cargo, pada bulan September 2019, pertama di dunia, juga akan mengoperasikan jenis pesawat drone (tanpa awak) muatannya bisa mencapai 5 ton, dengan jangkauan jelajah 1200 km, tahun 2019 Garuda Cargo akan memiliki 3 drone, nantinya akan bertambah menjadi 100 drone, pengadaan drone ini bertujuan untuk daerah-daerah yang tidak terjangkau atau terpencil dari layanan Garuda Cargo.

“Prediksi kargo di Indonesia akan mengalami pertumbuhan yang begitu besarnya tahun 2019, ditambah lagi dengan adanya e-commerce yang kian tahun makin digemari oleh masyarakat kita, dalam menghadapi permintaan pasar tersebut maka Garuda Cargo akan membuat sebuah Aplikasi TAU BERES, yaitu sebuah aplikasi yang menjembatani antara e-commerce dan konsumen.” jelas Iqbal.

Garuda Cargo menargetkan pertumbuhan bisnis kargo udara bisa mencapai 30% di tahun 2019, karena ditinjau dari perkembangan kargo udara Indonesia sangat pesat. Ini peluang untuk terus meningkatkan di masa mendatang, karena pangsa pasar Indonesia merupakan negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara

Tags: Garuda Indonesia
Previous Post

Carsome Kampanye #YakinGaMauIkutan Mobil Goyang

Next Post

Indosat Ooredoo Berencana Tambah 18.000 BTS 4G di 2019

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRIN Dorong Kebijakan Responsif untuk Tata Kelola AI Data Center di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Studi Akamai: Bank Jadi Target Utama Serangan Siber Finansial Global di Asia Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Acer Kenalkan Jajaran Workstation dan Komputer Desktop Veriton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto