Kota Tangerang memperingati Hari Ulang Tahun ke-27 pada 28 Februari 2020. Untuk memeriahkan peringatan HUT tahun ini, Pemkot Tangerang telah melaksanakan sejumlah acara.
Berikut sejumlah acaranya yang berhasil dikompilasi oleh Redaksi It Works:
Tangerang Great Sale 2020
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menggelar Tangerang Great Sale yang menjadi salah satu agenda tahunan dalam rangkaian peringatan HUT Kota Tangerang.
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengungkapkan di tahun 2020 ini, Tangerang Great Sale digelar selama bulan Februari dengan potongan harga hingga 27 persen.
“Mulai dari mall, toko retail, hotel dan juga restoran,” ujar Arief di sela tinjauannya di bilangan Karawaci, Kota Tangerang, Senin (10/2/2020).

Untuk seremoni pembukaannya sendiri rencana akan berlangsung pada tanggal 13 – 16 Februari 2020 di Metropolis Town Square.
Arief menjabarkan dalam rangkaian pembukaan Tangerang Great Sale 2020, akan diisi dengan berbagai acara untuk mengisi rangkaian HUT Kota Tangerang ke 27 ini diantaranya pertunjukan teater musikal, wayang golek dan tampilan band ternama.
“Di antaranya teater musikal di tanggal 13 Februari, wayang golek di tanggal 14 Februari dan Five Minutes di tanggal 16 Februari,” beber Arief.
Sebagai informasi, Tangerang Great Sale 2020 akan diikuti oleh 40 partisipan mulai dari Mall dan sejumlah retail di Kota Tangerang dengan besaran potongan hingga 27%.
“Selain sebagai rangkaian HUT, Tangerang Great Sale juga diharapkan dapat meningkatkan minal beli masyarakat,” tandasnya.
Tangerang Expo 2020
Sementara itu untuk pelaksanaan acara tahunan, Tangerang Expo 2020 menyambut ulang tahun Kota Tangerang akan digelar di mall CBD Ciledug, mulai 22 hingga 26 Febuari 2020.
Mengusung tema ‘Industrial dan Perdagangan’, diharapkan semakin mampu mengenalkan potensi produk unggulan warga Kota Tangerang ke khalayak luas.
Katrina Iswandari, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Perindagkopukm Kota Tangerang menjelaskan pada pelaksanaan tahun ini mengangkat konsep edutainment ekonomi, edukasi dan entertainment. Dipilih dilaksanakan di kawasan CBD Ciledug dikarenakan selama ini Tangexpo digelar di wilayah tengah dan barat.
“Karena tahun ini kita digabung dengan Indag menjadi Dinas Perindagkopukm, maka tahun ini kita juga mengangkat industrial dan perdagangan,” ungkapnya.

Peserta sekitar 150 pelaku UKM dari berbagai wilayah Kota Tangerang.
Lebih jauh ia menuturkan, melalui kegiatan ini pemerintah ingin mensosialisasikan program, mengenalkan produk UMKM dan memberikan edukasi ke masyarakat.
Sebagai ekonomi kerakyatan, pemerintah hadir untuk mendukung agar para pelaku UMKM di Kota Tangerang terus tumbuh dan berkembang, berbagai program yang menyokong hal itu sudah digulirkan.
“Harapan kami masyarakat tahu bahwa produk UMKM Kota Tangerang itu juga unggul dan mampu bersaing,” tuturnya.
Tangerang Run Insomnia 2020
Kegiatan olah raga yang digulirkan Pemkot Tangerang untuk memperingati HUT Kota Tangerang Ke-27, salah satunya adalah Tangerang Run Insomnia 2020. Dengan jarak tempuh 5K yang berlangsung pada Sabtu (22/02) malam di Food City, Perumahan Green Lake, Cipondoh, Kota Tangerang.
Sebanyak 4.477 peserta tampak antusias mengikuti lomba lari yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah yang didampingi Wakil Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, Sekda Kota Tangerang H. Herman Suwarman, Kadispora Engkos Koswara hadir dan melepas peserta lomba lari yang menempuh jarak sejauh 5 kilometer.
“Selamat berlari untuk para peserta, jangan lupa harus tetap tertib,” ucap Arief sesaat sebelum melepas rombongan pelari.
Wali Kota juga memberikan semangat kepada peserta lomba yang berasal dari berbagai penjuru provinsi di Indonesia seperti, Banten, DKI Jakarta, Jabar, Jatim, Jateng dan Kaltim.
Culinary Night dan Festival Kuliner PHRI
Pemkot Tangerang dalam hal ii Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan menggelar kegiatan Culinary Night dan Festival Kuliner PHRI pada Sabtu, 29 Februari 2020 bertempat di Taman Elektrik, Kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Pemkot Tangerang Subsidi 100 Persen Kenaikan NJOP
Pemerintah Kota Tangerang mensubsidi kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Hal itu dilakukan sebagai salah satu reward untuk masyarakat agar taat dan tepat dalam membayar pajak.
Ini juga sebagai kado untuk memperingati HUT Kota Tangerang ke 27.
Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah menjelaskan, ada yang berbeda dengan pembayaran pajak tahun ini, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang tertera pada Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) adalah NJOP yang mendekati harga di pasaran.
“Ada kenaikan nominal tertera dalam SPPT PBB di Kota Tangerang, warga tak perlu risau dengan hal tersebut karena Pemkot Tangerang memberikan subsidi 100 persen untuk kenaikan tersebut. Sehingga nominal yang dibayarkan akan sama dengan tahun sebelumnya,”kata Arief usai pimpin Apel Pagi di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin, 24 Februari 2020.
Menurutnya, pemberian subsidi ini terwujud berkat kerjasama antara Badan Pendapatan Daerah Kota Tangerang bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Pajak Pratama dengan menggegelar kegiatan Pekan Panutan Pajak bagi para pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.
“Saya imbau agar para pegawai bisa menjadi panutan bagi warganya dengan membayarkan pajaknya tepat waktu,” katanya.
“Saya juga mengajak masyarakat untuk membayarkan pajaknya tepat waktu, karena segala bentuk pembangunan yang sudah terealisasi adalah hasil dari pajak yang telah dibayarkan,” tambahnya.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Tangerang Said Endrawiyanto menuturkan, bahwa kenaikan tersebut justru menguntungkan masyarakat di Kota Tangerang.
“Nilai tertera di SPPT PBB tersebut bisa menjadi acuan untuk penjualan objek pajak, sehingga tidak akan ada objek yang dijual dibawah harga NJOP tertera. Kemudian untuk pembayaran pajak kenaikan, selisihnya ditanggung Pemkot Tangerang 100 persen,” papar Said.
“Untuk itu warga Kota Tangerang diuntungkan dengan kenaikann NJOP tersebut, di Indonesia hanya Kota Tangerang yang memberlakukan subsidi 100 persen bagi warganya dalam hal pembayaran kenaikan NJOP,” tambahnya.
Sebagai informasi, tambahan untuk tahun 2020 Badan Pendapatan Daerah Kota Tangerang menargetkan sebanyak 879 milyar BPHTB yang dapat disetorkan pada kas daerah, ini berarti target mengalami kenaikan sebanyak 19 persen dari tahun sebelumnya.
Kenaikan Gaji Guru Honorer
Momen HUT Kota Tangerang ke-27 juga membawa kabar bahagia tersendiri bagi seluruh tenaga pengajar honorer di Kota Tangerang. Sebabnya, gaji mereka dinaikkan oleh Pemkot Tangerang sejak awal tahun 2020.
Menanggapi kebijakan Pemkot Tangerang itu, Sahrul Sarifudin, Guru SDN Larangan Selatan 1 mengapresiasi kebijakan tersebut. Ia mengatakan stimulus tersebut dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan para guru.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Tangerang yang sudah memberikan perhatian bagi tenaga pengajar. Ini bagaikan kado terindah bagi kami para guru honorer di hari ulang tahun Kota Tangerang,” ucapnya, Rabu (26/2/2020).
Ia menambahkan, kenaikan gaji tersebut sudah dinantikan sejak lama oleh para guru honorer di Kota Tangerang.
“Kami sebagai guru merasa beruntung karena begitu diperhatikan oleh Pemerintah Kota Tangerang. Jika dibandingkan dengan daerah lain yang ada di Provinsi Banten kami sangat bersyukur,” ungkap dia.
Ia mengaku dengan ditingkatkannya kesejahteraannya, ia kini dapat lebih fokus dalam mentransfer ilmu kepada para siswa. “Semoga cita-cita mewujudkan SDM yang unggul di Kota Tangerang dapat terwujud,” singkatnya.
Nia Kurniasih, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan pada Dinas Pendidikan Kota Tangerang berharap, dengan ditingkatkannya kesejahteraan, para guru bisa semakin fokus mengajar.
“Terutama dalam kegiatan belajar dan mengajar, jadi tidak lagi terganggu urusan dapur,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, honor tenga pengajar naik dari tahun lalu sebesar Rp 3.171.600 per bulan dengan skema perhitungan Rp.19.700 per jam dikalikan 32 jam mengajar per minggunya.
Kemudian dikali empat minggu dalam sebulan, totalnya Rp.2.521.600. Ditambah insentif Rp. 650.000 per bulan. Jadi total yang diterima guru sebesar Rp. 3.171.600 dalam sebulan.
Sedangkan tahun ini naik menjadi Rp. 3.264.000 dengan skema per jam dibayar Rp. 25.500 dikali 32 jam mengajar dalam sepekan dan dikalikan empat pekan dalam sebulan. Jadi total pendapatan dalam sebulan Rp. 3.264.000.














