ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Serangan DDoS Naik Hingga Tiga Kali Pada Q1 2020

Ahmad Churi
13 May 2020 | 11:53
rubrik: Research
Serangan DDoS Naik Hingga Tiga Kali Pada Q1 2020
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks- Di tengah berlangsungnya pandemi virus corona- Covid-19, aksi kejahatan siber juga makin tinggi. Kaspersky, perusahaan global cybersecurity, merilis laporan serangan DDoS Q1 2020 terhadap sumber daya web, di antaranya ada peningkatan hingga tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun 2019.

Laporan DDoS Q1 2020 Kaspersky telah mengungkapkan peningkatan jumlah keseluruhan serangan selama tiga bulan pertama tahun ini, dengan lonjakan signifikan dalam serangan terhadap situs yang berkenaan dengan pendidikan dan kota. Hal ini dapat disebabkan oleh kenyataan bahwa aktor DDoS mengambil keuntungan dari situasi ketika orang-orang harus melakukan aktivitas di rumah dan sangat bergantung pada sumber daya digital.

Pandemi virus corona, yang dimulai pada kuartal pertama tahun 2020, telah menyebabkan hampir semua kegiatan – baik itu belajar, bekerja, atau bersantai – bergeser secara online. Meningkatnya permintaan sumber daya online telah diketahui oleh para penyerang dunia maya, yang melakukan serangan terhadap layanan digital paling vital atau yang semakin populer. Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan pemerintah AS, sejumlah rumah sakit di Paris, dan server permainan online adalah beberapa contoh target serangan DDoS pada bulan Februari dan Maret.

“Adopsi sistem kerja jarak jauh yang meluas telah membuka vektor baru bagi para aktor ancaman dibalik serangan DDoS. Sebelumnya, sebagian besar serangan dilakukan terhadap sumber daya publik perusahaan. Sekarang, kita melihat bahwa serangan DDoS menargetkan elemen infrastruktur internal, misalnya, gateway VPN perusahaan atau server email.” komentar Alexey Kiselev, Business Development Manager di tim Kaspersky DDoS Protection dalam rilis pers, yang diterima redaksi (13/5). di Jakarta.

Laporan serangan DDoS Q1 2020 Kaspersky juga mengungkapkan adanya pertumbuhan yang signifikan dalam serangan terhadap sumber daya pendidikan dan situs web resmi kota. Pada Q1 2020, jumlah ini meningkat tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama pada 2019. Bagian dari serangan semacam itu berjumlah 19% dari total jumlah insiden pada Q1 2020.

BACA JUGA:  Kaspersky Bagikan Tips Jaga Keamanan Siber Saat WFH

Para ahli Kaspersky memperkirakan bahwa meningkatnya minat penyerang disebabkan oleh fakta bahwa orang menjadi lebih bergantung pada sumber daya online yang stabil dan dapat diakses selama pandemi berlangsung. Jika orang-orang semakin gusar mengenai pandemi dan dapat melakukan tindakan pencegahan, mereka mungkin akan menuju sumber informasi resmi untuk panduan yang lebih terjamin. Banyak sekolah dan universitas juga telah beralih ke pembelajaran daring.

Secara umum, jumlah total serangan DDoS pada Q1 2020 memang mengalami peningkatan. Selama periode ini, Kaspersky DDoS Protection mendeteksi dan memblokir dua kali lipat jumlah serangan dibandingkan pada Q4 2019, dan 80% lebih banyak dibandingkan dengan Q1 2019. Durasi rata-rata serangan juga tumbuh: pada Q1 2020, serangan DDoS bertahan 25% lebih lama daripada pada Q1 2019.


Untuk membantu organisasi terlindung dari serangan DDoS di saat staf bekerja dari rumah dan selama periode lonjakan signifikan aktivitas para aktor ancaman, Kaspersky merekomendasikan untuk mengambil langkah-langkah berikut:

  1. Jangan panik. Puncak lalu lintas yang tidak terduga mungkin terlihat seperti serangan DDoS, tetapi kejadian ini dapat disebabkan oleh pengguna yang sah. Mereka dapat mengunjungi sumber daya yang sebelumnya tidak begitu populer, kadang-kadang mereka tidak mengaksesnya.
  2. Lakukan analisis toleransi kesalahan pada infrastruktur Anda untuk mengidentifikasi titik lemah dan meningkatkan keandalannya. Vektor serangan dan puncak lalu lintas akan terus berubah, sehingga beberapa sumber daya dapat bekerja secara tidak stabil.
  3. Pertimbangkan perlindungan DDoS untuk layanan non-publik Anda. Kemungkinan pentingnya area tersebut akan meningkat bagi keberlangsungan bisnis, sekaligus membuat mereka menjadi target bagi para aktor ancaman. (AC)
Tags: Kaspersky Lab
Previous Post

Poco F2 Pro Resmi Diperkenalkan, Bawa Spesifikasi Papan Atas

Next Post

LIPI Temukan Obat Herbal untuk Sembuhkan Virus Corona

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

Fauzi
10 September 2026 | 13:18

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Regulasi Makin Kompleks, Saatnya Perusahaan Mengubah Cara Mengelola Risiko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan SCALE, Telkom Integrasikan AI-Cloud-Keamanan Siber

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 8.000 Pelari Ramaikan Garmin Run Indonesia 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Opera, Satu Browser dengan Banyak Fitur dan Ringan Diakses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto