Jakarta, ItWorks – Melalui Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia terus berusaha memberikan yang terbaik bagi para nasabahnya. Salah satunya dengan tetap melaksanakan customer loyalty program melalui Undian Nasional Tabungan Simpeda yang tahun ini dilakukan secara daring.
“Semula, pelaksanaan Undian Nasional Tabungan Simpeda BPDSI ini akan dilaksanakan di kota Palu -Sulawesi Tengah, namun karena saat pandemi yang hingga saat ini masih belum memungkinkan untuk dilaksanakan di daerah, maka Komite Pelaksana Undian Simpeda BPDSI memutuskan untuk melakukan undian secarea daring dan dilaksanakan di Kantor Asbanda Jakarta,” jelas Ketua Umum Asbanda yang juga Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno dalam rilis pers (8/09/2020), di Jakarta.
Tahun ini undian yang dikemas dalam tajuk “Panen Rejeki bank BPD” ini memasuki periode ke-1 Tahun XXXI-2020 dengan total hadiah sebesar Rp 3 Miliar untuk 584 nasabah Tabungan Simpeda seluruh Indonesia. Kali ini hadiah utama Rp 500 juta dimenangkan oleh nasabah Bank Kalsel. Hadiah kedua masing-masing Rp 100 juta untuk 4 pemenang dimenangkan oleh nasabah Bank BPD Bali, Bank DKI, Bank BPD DIY, serta Bank Nagari.
Sedangkan hadiah ketiga masing-masing Rp 50 juta untuk 26 pemenang. Hadiah keempat masing-masing Rp 5 juta untuk 26 pemenang dan hadiah kelima masing-masing Rp 2,5 juta untuk 26 pemenang. Hadiah keenam masing-masing Rp 2 juta untuk 52 pemenang. Hadiah ketujuh masing-masing Rp 1,5 juta untuk 104 pemenang, serta hadiah kedelapan masing-masing Rp 1 juta untuk 345 pemenang tersebar merata ke Nasabah Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia.
Untuk dapat mengikuti program Panen Rejeki Bank BPD juga cukup mudah, hanya dengan membuka Tabungan Simpeda di bank Pembangunan Daerah (BPD) yang ada di masing-masing daerah. Nasabah yang terus meningkatkan saldonya akan memiliki peluang besar memenangkan hadiahnya. Karena setiap kelipatan dari Rp 50.000,- saldo Tabungan Simpeda Bank Pembangunan Daerah, nasabah mendapatkan 1 nomor undian.
Disebutkan, dari sisi kinerja, BPD seluruh Indonesia yang terus menunjukan pertumbuhan. Hal ini dapat dilihat dari berbagai indikator yang berhasil dibukukan oleh BPD seluruh Indonesia. Per Desember 2019, aset BPD telah mencapai Rp718,19 triliun atau meningkat sebesar 10,05% dibandingkan posisi Desember 2018 yang mencapai Rp 652,63 triliun dan menempati peringkat 5 dalam perbankan nasional setelah BRI, Mandiri, BCA dan BNI.
Kinerja kredit BPD juga menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Pada Desember 2019, posisi kredit BPD mencapai Rp467,92 triliun atau meningkat sebesar 11,987% dibandingkan posisi Desember 2018 sebesar Rp 417,85 triliun.
Sementara Posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) BPD seluruh Indonesia pada Desember 2019 mencapai Rp 530,78 triliun, atau mengalami peningkatan sebesar 14,20% dibanding posisi Desember 2018 yang mencapai Rp 464,76 triliun. (AC)














