ItWorks- Wali Kota Tangerang, H. Arief R. Wismansyah memantau secara langsung pemberian vaksin tahap pertama bagi para Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kota Tangerang. Dari 22.280 vial vaksin yang diterima, 1.776 di antaranya diberikan kepada Nakes.
“Hari ini, secara langsung akan kami lakukan vaksinasi terhadap Nakes di Dinas Kesehatan sebanyak 198 orang dan Puskesmas akan kita lakukan besok,” ujar Walikota H. Arief R. Wismansyah saat memantau pemberian vaksin tahap pertama bagi Nakes pada Minggu (24/01), berlokasi di Dinas Kesehatan Kota Tangerang sebagaimana dilansir Bagian Humas dalam portal web resmi Pemkot Tangerang.
Tahap selanjutanya akan distribusikan secara bertahap untuk seluruh Nakes yang ada di Kota Tangerang. Mengingat bahwa terdapat beberapa kriteria penerima vaksin, Arief mengingatkan agar para calon penerima vaksin dapat mempersiapkan diri sebelum pelaksanaan vaksin dimulai. “Istirahat yang cukup, jangan sampai stres karena dapat mempengaruhi tensi darah,” ujarnya,
Mendampingi saat pemantauan pemberian vaksin Kepala Dinas Kesehatan Liza Puspadewi. Dikatakan Liza Puspadewi, bahwa ia beserta jajaran telah menyiapkan skema pemberian vaksin ini. Calon penerima vaksin dilakukan skrining kesehatan lalu dilakukan penyuntikan.
Setelah seluruh proses tersebut dilakukan, seluruh penerima vaksin akan mendapatkan kartu vaksin.
“Kalau sudah divaksin, nanti akan dapat kartu sebagai bukti bahwa telah menjalani vaksinansi seperti yang saya dapatkan. Kartu ini berlaku di seluruh Indonesia,” ujarnya .

Untuk jumlah penerima vaksin, Pemerintah Kota Tangerang menerima sebanyak 22.279 dosis untuk seluruh tenaga kesehatan yang bertugas yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan.
Walikota Arief menyampaikan tentang kondisi dirinya terkait vaksinasi yang sudah dilakukan padanya, di mana tidak menimbulkan efek apapun yang mempengaruhi kesehatan pada tubuhnya.”Alhamdulillah sudah satu minggu berjalan setelah saya di vaksin, saya merasa baik – baik saja dan sampai saat ini saya masih sehat,” jelas Arief.
Dikatakan, pemberian vaksin ini merupakan salah satu ikhtiar dalam mengatasi pandemi, namun yang tetap perlu terus diupayakan yakni menjaga kedisiplinan bersama dalam penerapan protokol kesehatan guna melindungi diri, dan keluarga tercinta, dari virus Covid-19. (AC)














