Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna mengatakan per tanggal 11 Februari 2021 terdapat 25 perusahaan dalam proses evaluasi pencatatan saham di BEI. Dengan tiga perusahaan tergolong dari sektor teknologi.
“Apabila semua proses berjalan sesuai rencana, tiga perusahaan tersebut diperkirakan dapat tercatat di bursa paling cepat pada kuartal pertama 2021,” ungkap Nyoman kepada media, 12/02/201.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia per 5 Februari 2021, secara year to date, indeks IDXTECHNO (yang berisi saham-saham di sektor teknologi) merupakan indeks dengan kinerja pertumbuhan terbaik dibandingkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan indeks sektoral lainnya.
IDXTECHNO secara ytd tumbuh 108,74%. Sedangkan IHSG tumbuh 2,89% dan LQ-45, berisi 45 saham paling likuid, hanya naik 2%.
Berikut daftar anggota Indeks IDXTECHNO atau Indeks Saham Perusahaan Teknologi di BEI per 25 Januari 2021:
- PT Anabatic Technologies Tbk. (ATIC)
- PT DCI Indonesia Tbk. (DCII)
- PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk. (DIVA)
- PT Digital Mediatama Maxima Tbk. (DMMX)’
- PT Envy Technologies Indonesia Tbk. (ENVY)
- PT Galva TechnologiesTbk. (GLVA)
- PT Hensel Davest Indonesia Tbk. (HDIT)
- PT Kioson Komersial Indonesia Tbk. (KIOS)
- PT Limas Indonesia Makmur Tbk. (LMAS)
- PT Sentral Mitra Informatika Tbk. (LUCK)
- PT M Cash Integrasi Tbk. (MCAS)
- PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT)
- PT Metrodata Electronics Tbk. (MTDL)
- PT NFC Indonesia Tbk. (NFCX)
- PT Sat Nusapersada Tbk. (PTSN)
- PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk. (SKYB)
- PT Indosterling Technomedia Tbk. (TECH)
Baca: Ada Indeks Saham Perusahaan Teknologi IDXTECHNO di Bursa Efek Indonesia















Kapan saham evvy dibukan kembali ke pasar saham