Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim dalam konferensi pers, 01/03/2021, menjelaskan bahwa kebijakan kuota data internet gratis untuk pelajar dan pengajar akan dilanjutkan pada tahun 2021.
Kemendikbud mengambil keputusan tersebut setelah melakukan evaluasi terkait penerapan kebijakan kuota data internet gratis pada tahun 2020 lalu. Hasilnya, kuota data internet gratis dinilai membantu pembelajaran daring selama pandemi virus corona (Covid-19).
“Kami akan melanjutkan kebijakan kuota data internet gratis ini selama 3 bulan ke depan mulai dari bulan ini yaitu bulan Maret 2021,” ujar Nadiem.
Dalam acara ini, Mendikbud juga memaparkan hasil evaluasi dari kebijakan tersebut.
“Berdasarkan survei uang dilakukan, sebanyak 84,7% responden menilai kebijakan kuota internet gratis merupakan langkah tepat dalam menangani krisis pandemi Covid-19.”
“Bantuan tersebut juga dirasakan manfaatnya dari sisi ekonomi masyarakat. Sebanyak 85,6% responden menilai kebijakan kuota data internet gratis meringankan beban ekonomi.”
Nadiem mengatakan bantuan ini akan disalurkan setiap bulannya dari tanggal 11 hingga 15 selama 3 bulan ke depan berlaku selama 30 hari setelah diterima.
Menurutnya, penerima bantuan kuota data internet tahun 2020, otomatis akan menjadi penerima bantuan pada tahun 2021. Namun, hal itu dikecualikan bagi penerima yang penggunaannya di bawah 1 gigabyte (GB).
Sementara bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan pada tahun 2020 lalu, dapat mendaftar pada tahun 2021 sebelum bulan April. Penerima yang baru terdaftar itu akan mendapatkan bantuan kuota data internet gratis mulai bulan April 2021 mendatang.














