ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Smarftren Telecom akan Gelar Rights Issue Saham Seri C

Teguh Imam Suyudi
16 April 2021 | 17:00
rubrik: Telco
Smarftren Telecom

Smarftren Telecom

Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan prospektus rights issue PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) yang dirilis Kamis, 15/04/2021, FREN akan melaksanakan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue sebanyak 5,82 miliar saham Seri C dengan harga penawaran Rp 120 per saham. Sehingga, keseluruhan nilai rights issue ini mencapai Rp 697,87 miliar.

Dalam prospektus rights issue itu dinyatakan, PT Bali Media Telekomunikasi selaku pemegang 10,68% saham FREN menyatakan akan melaksanakan HMETD yang dimiliki sesuai dengan porsi kepemilikannya. Sementara PT Global Nusa Data dan PT Wahana Inti Nusantara yang masing-masing menggenggam 26,39% dan 16,11% saham FREN menyatakan tidak akan melaksanakan HMETD yang dimiliki sesuai dengan porsi kepemilikannya.

Sekitar 85 persen dana hasil rights issue tersebut akan digunakan untuk menambah modal di PT Smart Telecom (Smartel). Kemudian, Smartel akan menggunakan dana itu untuk membayar cicilan utang dan bunga kepada China Development Bank Corporation dengan nilai masing-masing US$ 37,5 juta dan US$ 3,26 juta pada Mei 2021. Dengan asumsi kurs Rp 14.500 per dollar Amerika Serikat, maka cicilan utang dan bunga yang akan dibayarkan adalah setara Rp 590,99 miliar.

Kemudian, sekitar 15 persen dana hasil rights issue akan digunakan sebagai modal kerja untuk Smartfren Telecom. Modal kerja yang dimaksud meliputi pembayaran sewa menara, biaya sewa jaringan, dan pungutan Penerimaan Negara Bukan Pajak Jastel USO ke pemerintah.

Besaran rasio rights issue ini adalah 52 banding 1. Dengan begitu, setiap pemegang 52 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham FREN pada tanggal 26 April 2021 pukul 15.00 WIB,  mempunyai 1 HMETD yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru. HMETD ini akan diperdagangkan di BEI mulai 28 April 2021-4 Mei 2021.

BACA JUGA:  XLSMART Resmikan Layanan 5G Smartfren di Bali

Selain itu, sebagai insentif bagi pemegang HMETD yang melaksanakan haknya, FREN akan menerbitkan sebanyak 91,89 miliar Waran Seri III dengan harga pelaksanaan Rp 100 per saham. Dengan begitu, nilai keseluruhan pelaksanaan waran ini mencapai Rp 9,19 triliun.

Sekitar 80 persen dana hasil pelaksanaan Waran Seri III akan digunakan untuk modal kerja perusahaan anak. Sisanya, sekitar 20 persen akan dimanfaatkan untuk modal kerja Smartfren Telecom.

Setiap 5 saham hasil pelaksanaan HMETD akan memperoleh 79 Waran Seri III. Kemudian, setiap Waran Seri III dapat digunakan untuk membeli 1 saham baru. Masa pelaksanaan Waran Seri III menjadi saham ini berlangsung mulai 28 Oktober 2021 sampai dengan 27 April 2026.

Sebagai informasi, jumlah saham Seri C dan Waran Seri III yang bakal dilepas Smartfren Telecom lebih rendah dari persetujuan pemegang saham yang diperoleh pada RUPSLB tanggal 2 Maret 2021. Melalui RUPSLB tersebut, pemegang saham memberikan restu untuk menerbitkan sebanyak-banyaknya 7 miliar saham dan 91,99 miliar waran.

Jika saham yang ditawarkan dalam rights issue ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang saham,  maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar. Kemudian, jika setelah alokasi tersebut masih tersisa jumlah saham baru yang tidak dilaksanakan oleh pemegang HMETD, maka PT Sinarmas Sekuritas dan PT BCA Sekuritas akan bertindak sebagai pembeli siaga.

Dalam hal terdapat pemegang saham Smartfren Telecom yang tidak melaksanakan HMETD yang dimilikinya secara penuh, maka pemegang saham tersebut akan mengalami dilusi. Maksimum dilusi kepemilikan setelah HMETD dilaksanakan adalah sebesar 1,89%, sedangkan maksimum dilusi kepemilikan setelah Waran Seri III dilaksanakan adalah 24,42%.

Baca: Antisipasi Kenaikan Trafik Data, Smartfren Lakukan Optimasi Jaringan di Jabotabek

BACA JUGA:  Gandeng Smartfren, Pembeli Vivo Y19 Bakal Dapat Kuota 360 GB
Tags: Smartfren
Previous Post

Setahun Berkiprah, Layanan Syariah LinkAja Perkuat Ekosistem Ekonomi Digital Syariah

Next Post

Ericsson Dinobatkan sebagai Pemimpin dalam Global 5G Network Infrastructure Market 2020

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

Mi’roji
28 October 2026 | 16:07

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

Busthomi
28 October 2026 | 13:32

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Top Digital: Inovasi Digital PGE Selain Percepat Proses Bisnis Hasilkan Efisiensi Puluhan Miliar Rupiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rakernas ISAA 2026, Kemenhub Dorong Profesionalisme Layanan Keagenan Kapal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garmin Luncurkan fēnix 9 dan fēnix 9 Pro di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto