PT Bank Perkreditan Rakyat Serang (Perseroda) terpilih sebagai Finalis ajang TOP BUMD Awards 2021 yang diselenggarakan Majalah Top Business.
Secara umum, aktivitas usaha BPR Serang yaitu memberikan jasa perbankan. Bank dengan kantor pusat di Serang, Provinsi Banten ini menjalankan strategi bisnis menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk tabungan dan deposito dan menyalurkan kembali dalam bentuk memberikan kredit.
Kinerja Bisnis
Sebagai Finalis TOP BUMD Awards 2021, BPR Serang telah mengikuti tahapan Presentasi dan Tanya-Jawab dengan dewan juri yang diselenggarakan secara online pada Kamis, 27 Mei 2021. Materi presentasi yang disampaikan “Eksistensi & Peran BPR Serang di Era Pandemi” yang dibawakan secara bergantian oleh Acep Heri Suhana selaku Direktur Utama; Teguh Iman Darmawan selaku Direktur Operasional; Dadi Suryadi selaku Direktur Kepatuhan; dan Muslim selaku Manajer Bisnis.
Dalam presentasinya terkait kinerja bisnis bank yang dipimpinnya, Acep menjelaskan,”Sesuai dengan data dalam Form 0008 Aplikasi Pelaporan Online OJK (APOLO) per Desember 2020 maka rasio-rasio keuangan PT BPR Serang (Perseroda) dalam kategori SEHAT.”
Rasio keuangan yang ada dalam APOLO meliputi: KPPM, Kualitas Aset Produktif (KAP), PPAP, NPL Netto, ROA, BOPO, LDR, dan Cash Ratio.
“Untuk pencapaian target kinerja bisnis yang kami capai sesuai penugasan dan Pemda yaitu melakukan kerjasama dengan bank lain dalam linkage program dan penempatan ABP, seperti dengan OK Bank, J Trust, BJB, Bank Pemata, BPR Supra, BPR Artha Sukapura, BPR Utomo, BPR Lestari, BPR Sumedang, BPR Palembang, BPR Kerta Raharja,” ungkapnya.
Terkait pencapaian target penjualan, kepada dewan juri, Acep mengatakan untuk tahun 2020 meningkat 95,18 persen year on year (yoy) dibanding tahun 2019.
BPR Serang juga telah melakukan Survei Kepuasan Pelanggan. “Hasilnya, kualitas pelayanan yang kami berikan tergolong sangat baik dan memperlihatkan adanya hubungan kausalitas dengan kepuasan nasabah, kepercayaan nasabah, dan loyalitas nasabah,” tutur Acep.
Untuk terobosan, inovasi, dan prestasi bidang pemasaran/layanan pelanggan, Teguh Iman Darmawan selaku Direktur Operasional mengakui pihaknya melakukan strategi bertahan di tengah pandemi Covid-19. “Langkah-langkah yang kami lakukan, pertama, memaksimalkan suku bunga simpanan maksimal sesuai dengan suku bunga LPS.”
“Kedua, memberikan hadiah langsung bagi nasabah yang membuka rekening tabungan dan kredit. Ketiga, memberikan relaksasi seluruh produk kredit yang terdampak Covid-19.”

Manajemen, Tata Kelola dan Teknologi Informasi
Dalam presentasinya, Dadi Suryadi selaku Direktur Kepatuhan mengklaim Sistem Manajemen SDM BPR Serang telah selaras dengan Strategi Bisnis.
Dalam kesempatan ini juga kepada dewan juri, Dadi memaparkan perbaikan sistem dan inovasi bisnis yang menurutnya membanggakan di bidang Human Capital, “Saat ini, telah melakukan terobosan rekrutmen untuk posisi jabatan strategis sesuai kebutuhan perusahaaan melalui lelang jabatan dan psikotes dan wawancara.
“Selain itu, prestasi untuk pemilik yang diberikan oleh BPR kepada pemerintah/pemegang saham adalah deviden yang tiap tahunnya terus meningkat.”
“Hasil Penilaian Penerapan Tata Kelola BPR, kami memperoleh nilai komposit 1,43 dengan predikat BAIK.”
Pemanfaatan Teknologi Informasi
Terkait pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) dalam operasional BPR Serang, Teguh Iman Darmawan selaku Direktur Operasional menjelaskan, “Ada Notifikasi/Pemberitahuan ke Nasabah tanggal jatuh tempo kredit bagi yang belum setor.”
“Lalu, ada Notifikasi ke Nasabah atas transaksi Tarik dan Setor tabungan.”
“Adanya ucapan suka cita seperti selamat ulang tahun yang kami kirimkan ke nasabah.”
“Kemudahan yang kami berikan yaitu nasabah bisa Tarik & Setor di seluruh jaringan kantor cabang BPR Serang dengan sistem online real time,” ujar Teguh.
Perbaikan Sistem/Inovasi Bisnis
Kepada dewan juri Teguh memaparkan sejumlah perbaikan sistem dan inovasi bisnis yang sudah dilakukan BPR Serang. “Pemasaran dan Informasi Produk melalui media sosial, lewat Instagram dan Facebook.”
“Kami telah memperbaiki core banking system.”
“Menyediakan ruang tunggu yang nyaman dilengkapi dengan WiFi dan terminal Charging.”
“Tidak ketinggalan, meningkatan diversifikasi produk dan layanan.”
Strategi/Layanan di Masa Pandemi COVID-19
Seiring dengan adanya Pandemi Covid-19 dan Era Kenormalan Baru, BPR Serang telah menerapkan sejumlah langkah mengutamakan Protokol Kesehatan, antara lain:
- Menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk gedung
- Melakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun
- Mewajibkan pengunaan masker dan sarung tangan
- Menyediakan sekat transparan di meja pelayanan
- Membatasi jumlah kerumunan di ruang tunggu
- Menyediakan ruang transit yang dilengkapi dengan welcome drink
- Menjaga jarak tempat duduk
Kontribusi Terhadap Pemda & Pembangunan Daerah
Modal BPR Serang dimiliki oleh 3 pemerintah daerah dan 1 perusahaan, maka BPR Serang memberikan deviden dari laba yang diperoleh. Pada tahun 2019 sebesar Rp. 8.361.109 dan pada Tahun 2020 sebesar Rp. 6.164.099. “Besarnya deviden yang dibagikan berdasarkan prosentase saham yang dimiliki masing-masing pemegang saham,” jelas Ace.
Ia menambahkan BPR Serang juga memberikan dana CSR kepada masyarakat yang mendapatkan rekomendasi dari Pemerintah Daerah. Pada tahun 2019 sebesar Rp. 456.060,- dan pada tahun 2020 Rp. 336.224,-
Tidak ketinggalan, BPR Serang juga menyetorkan pajak dari laba yang diperoleh. Pada tahun 2019 sebesar Rp. 5.128.186,- dan pada tahun 2020 Rp. 3.358.353,-.
Pencapaian Manajemen
Dalam beberapa tahun terakhir, menurut Ace manajemen BPR Serang telah meraih sejumlah capaian positif:
- Adanya tingkat kepercayaan yang baik dari pemangku kepentingan dan relasi bisnis (bank-bank lain)
- Peningkatan berarti bagi Laba dan Pendapatan Asli Daerah
- Pendapatan Asli Daerah melebihi daripada Modal yang sudah disetor
- Tingkat kesejahteraan pegawai meningkat
- Menjadi BUMD kebanggaan Pemerintah Daerah dan masyarakat Serang
- Peran dari BPR meningkat dalam mesejahterakan masyarakat
- Membantu mengurangi jumlah pengangguran
- Pertumbuhan Aset, Sumber Dana, Kredit, Laba, CSR yang terus tumbuh
- Penilaian Tata Kelola yang cenderung membaik
- Penilaian Kantor Akuntan Publik atas Laporan Keuangan dari Wajar Dengan Pengecualian ke Wajar Tanpa Pengecualian
- Budaya Kerja sudah sedikit bergeser ke arah Profesional dan sedikit meninggalakan iklim Birokrasi
- Sarana dan Prasarana kerja semakin nyaman baik untuk pegawai atau nasabah
“Bahkan, kini BPR Serang telah jadi market leader di wilayah Banten,” tutup Ace.
Baca: Optimalkan Pemanfaatan TI, Bank BPR Sumatera Selatan Raih Kinerja Membanggakan














