Jakarta, Itech- Sebanyak 39 organisasi penerap SNI berhasil meraih SNI Award 2015 di JCC Jakarta. Penghargaan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) kepada perusahaan/organisasi yang terbagi dalam 10 kategori. Penghargaan diberikan untuk yang ke-11 kalinya sejak 2005. Penghargaan tertinggi ini juga dalam rangka memperingati Bulan Mutu Nasional, BSN menggandeng sejumlah pihak untuk memberikan jaminan terhadap produk/jasa yang akan dikonsumsi masyarakat.
Sementara untuk kategori yang mendapatkan penghargaan adalah Organisasi Kecil Jasa, Organisasi Menengah Jasa, Organisasi Besar Jasa, Organisasi Kecil Barang, Organisasi Menengah Barang Sektor Pangan dan Pertanian, Organisasi Menengah Barang Sektor Elektroteknika, Logam dan Produk Logam, Organisasi Menengah Barang Sektor Kimia dan Serba Aneka, Organisasi Besar Barang Sektor Pangan dan Pertanian, Organisasi Besar Barang Sektor Elektronika,Logam dan Produk Logam, dan Organisasi Besar Sektor Kimia dan Serba Aneka.
Dalam upaya mendorong pelaku usaha menerapkan SNI, sejak 2005 BSN setiap tahun menyelenggarakan kegiatan nasional berupa penganugerahan SNI Award. Kekhususan SNI Award ini, penilaiannya tidak dilakukan dengan membandingkan antar pelaku usaha, melainkan atas dasar keunggulan dan kinerja dari masing-masing pelaku usaha dikaitkan dengan standar SNI yang diterapkannya.
Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN) Bambang Prasetya dalam sambutannya dalam acara penganugerahaan SNI Award tersebut Selasa(10/11) malam menyatakan penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang terus meningkatkan mutunya. Sebab, mutu adalah kunci dalam memengkan persaingan. “Melalui SNI Award diharapkan produsen dan konsumen semakin menghargai aspek mutu, dan memahami perlunya berpartisipasi aktif dalam pengembangan dan penerapan SNI sebagai referensi penyediaan dan permintaan pasar,” ujarnya.
SNI Award ini merupakan penghargaan yang prestisius melibatkan penilaian tim juri independen dan profesional serta peserta tidak dipungut biaya apapun. Melalui SNI Award, peserta mendapat kesempatan meningkatkan kompetensi di bidang penerapan standar, meningkatkan mutu sekaligus nilai tambah, dan daya saing. Selain itu, SNI Award ini juga dapat diikuti oleh lembaga pendidikan baik itu SMA, SMK maupun perguruan tinggi yang sudah menerapkan Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001. Beberapa sekolah dan perguruan tinggi telah mendapatkan SNI Award ini. (ju/red)















Kepala BSN saat ini Bambang Prasetya, bukan Bambang Setiadi. Mohon dikoreksi.