ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Quo Vadis Industri Telco & Kasus MoU Indosat IM2

Ahmad Churi
12 November 2015 | 17:43
rubrik: Expert, Telco
Quo Vadis Industri Telco & Kasus MoU Indosat IM2
Share on FacebookShare on Twitter

foto okeeeJakarta, Itech – Ditengah kesulitan ekonomi 2015 akibat defisit neraca perdagangan, El-Nino, bencana asap, terpuruknya harga komoditas ekspor dan rupiah hingga mendekati angka krisis 1998.

Persoalan ini  masih harus ditambah dengan kasus hukum penyalahgunaan frekwensi 2.1Ghz atau 3G oleh Indosat-IM2 dengan ditolaknya PK (Peninjauan Kembali) Dirut PT Indosat Mega Media (IM2),Indar Amanto oleh Mahkamah Agung.

Mastel bersama Asosiasi terkait seperti APKOMINDO, APJII, ATSI dan asosiasi terkait lainnya  sudah beberapa kali mengajukan petisi sejak di pengadilan Tipikor (2012) dan PTUN (2013) hingga sekarang, namun tetap saja sepertinya institusi judikatif hukum kita tidak bergeming.

Meskipun  Menkominfo  saat itu  Tifatul Sembiring selaku Lembaga Teknis dan Regulator pun pada 2013 juga turut membuat pernyataan bahwa kerjasama Indosat-IM2 sudah memenuhi aturan, serta juga mendapatkan sorotan dari ranah Global yaitu dari asosiasi GSMA ( Global Systems for Mobile Communications Association).

Asosiasi GSMA, 2014 pun menulis surat keprihatinan nya kepada Presiden RI terhadap kasus yang dialami anggotanya PT Indosat Tbk., yang juga menjadi anak perusahaan dari Ooredoo, Doha,Qatar dan BUMN Pemerintah RI. Jadi hampir semua upaya sudah dilakukan oleh komunitas Telekomunikasi dengan koordinasi Mastel, bahkan Kementrian Kominfo), selaku kementrian teknis dan regulator berpikir positif untuk membangun industry Telematika, juga menyatakan bahwa MOU (Kerjasama) antara Indosat dengan IM2 sesuai aturan, mengingat Indosat sudah membayar BHP Frekwensinya dan IM2 selayaknya pelanggan memanfaatkan jasa untuk usahanya dari frekwensi 2.1Ghz yang tetap menjadi milik Indosat.

Yang sangat dikhawatirkan oleh komunitas dan industrinya adalah jika MOU seperti ini dianggap melanggar hukum dan dikriminalisasi dengan vonis penjara 4 tahun serta denda Rp 1 Triliun, maka tidak menutup kemungkinan hampir semua kerjasama (MOU) antara Pengusaha Jasa Internet (ISP) anggota APJII juga ditenggarai menjadi potensi pelanggaran hukum dan dapat dikemudian hari masuk kedalam ranah hukum seperti halnya IM2.

BACA JUGA:  Palapa Ring Sudah Saling Terintegrasi Sebelum 17 Agustus 2019

Hal ini dapat menjadi potensi malapetaka besar bagi industri Telematika di Indonesia diawali dengan kasus hukum Indosat-IM2 ini dan tidak menutup kemungkinan kerjasama internasional antara operator Telkom Indosat, Telkomsel dan XL dengan perusahaan Internasional balon Google Loon juga ditenggarai menjadi kasus serupa. Kami (, Apkomindo, ATSI, APJII dll.) dibawah koordinasi Mastel mewakili komunitas di industri dan pasar Telematika merasa resah dan prihatin melihat ada Gap kesenjangan yang besar antara industri, komunitas, Kementrian Kominfo, DeskCyber (Kemenko Polhukam) membangun sektoral dengan badan judikatif, seperti Kejaksaan Agung, Pengadilan Tipikor dan Pengadilan Tinggi Jakarta, serta kini Mahkamah Agung menghukum pengusaha sektoral, IM2. Quo Vadis industri Telematika dan Broadband Internet di Indonesia.

Semoga dengan adanya beberapa kali petisi oleh masyarakat Telematika ini, Presiden RI Jokowi dan cabinet Kerja tergerak hatinya untuk dapat meninjau kembali kasus pelanggaran frekwensi ini agar industry dan pasarnya menjadi kondusif kembali dan tidak gaduh, seperti apa yang dilakukan oleh Presiden RI Jokowi dan kabinetnya dengan membuat rangkaian kebijakan ekonomi melawan ketidak efisienan baik oleh regulasi maupun oleh birokrasi pemerintah sendirinya oleh karena kesenjangan antara sektor judikatif dengan industri, komunitas, pasar bahkan Kementrian Kominfo dan tataran Global. Bahkan diranah yudikatif pun terjadi kesenjangan besar dimana Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengabulkan gugatan Indar, Indosat dan IM2 serta menganggap audit oleh BPKP sebagai tidak sah, yang bertolak belakang dengan paradigm menghukum dari Pengadilan Tipikor (rrusdiah@yahoo.com) .

Previous Post

39 Organisasi Raih SNI Award 2015

Next Post

Forum IAEA, Batan Paparkan Aplikasi Teknik Nuklir Lingkungan & Industri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BCA Syariah Jalin Masjid Istiqlal untuk Mendigitalisasikan Pengelolaan ZISWAF

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trafik Petikemas IPC TPK Tumbuh 6,1 %, Capai 1,49 Juta TEUs

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • USC Rossier Tawarkan Program Doktoral Secara Daring untuk Perkuat Kepemimpinan Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket OLX Lamudi Tingkatkan Daya Saing Agen Properti Nasional di Era Digital Properti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto