ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Organisasi Masyarakat Sipil Punya Peran Penting atasi Ketimpangan Gender Digital di Tanah Air

Teguh Imam Suyudi
20 September 2021 | 17:00
rubrik: E-Gov
Hari Kartini Tahun 2021: Kominfo Dorong Wanita Kembangkan Inovasi Digital

Hari Kartini Tahun 2021 (Gambar: Kemkominfo)

Share on FacebookShare on Twitter

Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) punya peran penting menutup celah kesenjangan gender dalam dunia digital di Indonesia.

“Sudah banyak OMS yang terjun ke literasi digital dan pendampingan-pendampingan penguasaan digital, itu juga sangat membantu kita untuk meningkatkan kualitas demokrasi,” kata Peneliti Kebijakan Publik INFID Yanu Endar Prasetyo.

Oleh sebab itu riset yang dilakukan oleh International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) dengan dukungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tersebut bertujuan untuk menggali lebih jauh peran OMS dalam mengurangi atau menutup celah ketimpangan gender digital, kata Yanu. dalam seminar nasional hasil riset dan policy brief bertajuk “Peran Organisasi Masyarakat Sipil dalam Mendorong Kesetaraan Gender Dalam Demokrasi Indonesia di Era Digital” yang diselenggarakan, 20/09/2021.

Menurut Yanu OMS memiliki posisi strategis dalam demokrasi sebagai jembatan atau penyambung lidah antara rakyat dan pemerintah sehingga mustahil untuk mengabaikan peran mereka.

“Ketimpangan gender dan ketimpangan digital itu eksis. Kalau keduanya digabungkan maka perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, terutama internet pada hari ini, bisa punya dua kemungkinan. Pertama mempersempit jurang ketimpangan, atau kedua justru memperlebar ketimpangan,” ujarnya.

Yanu mengatakan permasalahan ketimpangan gender dan ketimpangan digital yang masih eksis menjadi menantang untuk diselesaikan. Peneliti INFID memandang OMS tidak dapat berjalan sendirian untuk mendorong kesetaraan gender digital, begitu pula dengan pemerintah. Selain itu, sektor privat juga perlu dilibatkan lebih jauh sebab penyedia TIK banyak di sektor privat yang selama ini mungkin masih belum terhubung dengan baik

Direktur Eksekutif INFID Sugeng Bahagijo memaparkan berdasarkan data Susenas (2019), akses internet untuk kaum perempuan secara konsisten timpang selama kurun waktu antara 2016 hingga 2019. Selisih pengguna internet antara laki-laki dan perempuan sebesar 7,6 persen pada 2016, 7,04 persen pada 2017, 6,34 persen pada 2018, dan 6,26 persen pada 2019.

BACA JUGA:  Menkominfo Dorong Konsolidasi Industri Telekomunikasi

Kemudian dari sisi penggunaan komputer, kesenjangan juga terbukti secara persisten dari tahun ke tahun. Pada 2019, laki-laki pengguna komputer sebanyak 15,17 persen sementara perempuan 13,77 persen.

“Ketimpangan itu dilatarbelakangi oleh akses material, salah satunya adalah ketimpangan upah. Selisih upah antara perempuan dan laki-laki kira-kira 250.000 sampai 500.000 selama kurun waktu 2015 hingga 2018, menurut data BPS dalam Laporan Perekonomian 2019,” jelas Sugeng.

Selain itu, ia juga menyebutkan meski UMKM hampir identik dengan keterlibatan kaum perempuan, namun masih banyak UMKM yang tidak menggunakan internet secara penuh untuk pemasaran secara daring. Hal tersebut menunjukkan bahwa ketimpangan gender digital memang terjadi.

“OMS sudah mencoba mengatasi dan melakukan kontribusi dengan berbagai cara. Saya kira ada banyak ragam yang sudah mereka kerjakan, seperti literasi digital dan penguatan kapasitas teknis kepada kelompok rentan termasuk perempuan,” ujar Sugeng.

Menurutnya demokrasi Indonesia akan kurang bermakna jika kesenjangan digital yang dialami perempuan tidak ditangani secara sungguh-sungguh. Salah satu rekomendasi yang diberikan INFID, pemerintah perlu sungguh-sungguh memperluas akses keterjangkauan dan literasi digital hingga ke pelosok desa.

“Jadi pemerintah harus menargetkan dan hal itu bisa dilakukan dengan cara, selain soal fisik dan infrastruktur, SDM-nya bisa bekerja sama dengan jaringan OSM sebagai modal sosial, jaringan sosial, dan pembaharu yang siap,” tuturnya.

Sementara Peneliti Kebijakan Publik Marlis Afridah menyebutkan salah satu usulan kebijakan untuk menguatkan peran OMS untuk menangani ketimpangan gender digital adalah melakukan kolaborasi pemerintah dan OMS dalam Gerakan Literasi Digital Nasional.

“Saat ini pemerintah bersama Kominfo sedang menyusun Peta Jalan Indonesia Digital sampai 2024 dengan target akan terdigitalkan minimal 12,4 juta orang Indonesia per tahun. OMS punya pengalaman di akar rumput untuk membantu dalam agenda ini,” ujar Marlis.

BACA JUGA:  Mendag: Terapkan SOP Protokol Kesehatan Pasar Rakyat dan Ritel Modern

Ia menekankan penanganan ketimpangan gender digital akan lebih efektif jika melibatkan OMS sebab mereka lebih mengenal dan dekat dengan masyarakat di akar rumput. Selain itu, pemerintah di seluruh dunia juga sudah mulai mengandalkan peran OMS dalam realita kebijakan publik di era ini.

Baca: Kaum Perempuan Harus Lebih Waspada Berinternet, Jejak Digital Jadi Sarana Kekerasan Berbasis Gender Online

Tags: brinINFIDKemkominfo
Previous Post

Lewat Biznet GiveAway Medan 2021, Biznet Siap Bagikan Hadiah Jutaan Rupiah

Next Post

Gandeng Zoom, Telkomsel Hadirkan Pengalaman Premium Interaksi Virtual Terjangkau

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anker Hadirkan Power Bank Ultra-Slim dengan Pengisian Magnetik Qi2

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • iPhone 5S dan 5C Haram Masuk Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peneliti: “GoTo Sudah Penuhi Kualifikasi Perlindungan Data Pribadi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perumda Paljaya Manfaatkan TI untuk Layanan Pelanggan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
24 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto