Reporter: Teguh IS
PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), perusahaan penyedia jasa konstruksi toll road and related building, terpilih sebagai Finalis TOP Digital Awards 2021, ajang penghargaan tingkat nasional bidang Teknologi Informatika (TI), yang diselenggarakan majalah IT Works bekerja sama dengan sejumlah asosiasi dan konsultan TI.
HKI adalah salah satu anak perusahaan BUMN PT Hutama Karya (HK) yang didirikan tahun 2015, merupakan spin off dari Divisi Jalan & Jembatan milik HK, dengan 4 misi. Pertama, menyukseskan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan melakukan ekspansi pasar untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan; Mengembangkan sumber daya manusia yang tangguh dan inovatif dalam rangka meningkatkan nilai perusahaan; Meningkatkan kapasitas finansial yang dapat mendukung pertumbuhan usaha; dan Menerapkan budaya perusahaan terutama safety dan environmentally friendly dalam aktivitas pekerjaan.
Dalam sesi Penjurian TOP Digital Awards 202, secara online, 19/11/2021, perusahaan dengan visi menjadi Indonesia’s Leading Integrated Construction Company ini, menyatakan saat ini tengah berupaya mencapai level Industri 4.0.
“Untuk menuju INDI 4.0, saat ini kami telah mengoptimalkan pemanfaatan TI yang meliputi aspek aplikasi, infrastruktur, keamanan TI, Internet of Things (IoT), dan Cloud Apps,” kata Eko Yulianto selaku Kepala Departemen Sistem dan IT, Hutama Karya Infrastruktur.
Sebagai informasi, mengutip laman Kementerian Perindustrian RI, INDI 4.0 merupakan sebuah indeks acuan yang digunakan oleh industri dan pemerintah untuk mengukur tingkat kesiapan industri menuju Industri 4.0. Dalam INDI 4.0 ada lima pilar yang diukur, yaitu: manajemen dan organisasi (management and organization), orang dan budaya (people and culture), produk dan layanan (product and services), teknologi (technology), dan operasi pabrik (factory operation). Kemudian dari kelima pilar tadi dibagi lagi menjadi 17 bidang. Dari 17 bidang inilah yang dijadikan acuan untuk mengukur kesiapan industri di Indonesia untuk bertransformasi menuju Industri 4.0.
INDI 4.0 di HK Infrastruktur
Kepada dewan juri, Eko memaparkan sejumlah langkah yang telah dijalankan HKI dalam Upaya pencapaian level Industry 4.0.
“Untuk Aplikasi, kami telah menggunakan untuk internal dan eksternal, antara lain: SAP (System Application and Data Processing); e-RM (Electronic-Risk Management); e-GA (Electronic-General Affair); e-Adkon (Electronic-Administrasi Kontrak); e-QHSSE (Electronic-Quality, Health, Safety, Security and Environment); e-RKK (Electronic-Rencana Kinerja Keuangan); BIM (Building Information Modeling); HKI Circle ; Dashboard Korporasi; Intercompany; dan TILOS.”
Kemudian untuk Infrastruktur, lanjut Eko, berupa pengadaan server Data Center (DC) dan Data Recovery Center (DRC). HKI juga telah memanfaatkan Drone Fotogrametri dan GPS Geodetik
“Kami juga memperhatikan Keamanan TI dengan pengadaan perangkat jaringan di kantor pusat, seperti menggunakan Firewall.”
Sedangkan untuk penerapan IoT, Eko mengakui saat ini HKI masih dalam tahap rencana implementasi perangkat IoT pada alat berat.
Terakhir, menggunakan Cloud App, aplikasi yang berbasis cloud, yaitu Google Workspace, BIM 360, Office 365, dan Google Meet untuk video conference sekaligus sebagai aplikasi yang digunakan saat pandemi.
Baca: Hutama Karya Mulai Terapkan Teknologi BIM
Capaian Membanggakan Terkait TI
Menurut Eko dari sekian banyak inisiatif TI yang telah diterapkan HKI, ada 3 capaian yang membanggakan.
Pertama, System Application and Product in Data Processing (SAP). Ini karena HKI sebagai implementor pertama SAP di lingkungan HK Group. Tahun implementasi 2019. Developer Eksternal,
SAP adalah software yang berbasis ERP (Enterprise Resources Planning) yang digunakan sebagai alat untuk membantu manajemen perusahaan, perencanaan, hingga melakukan operasional secara efektif dan efisien dari hulu sampai hilir bisnis proses.
“Fitur SAP yang kami pergunakan meliputi: Administrasi karyawan dan penggajian; Perencanaan dan penganggaran biaya dan pendapatan; Pengadaan material, jasa dan penggunannya serta invoicing; Pencatatan biaya keuangan, invoicing, dan pelaporan keuangan dan Pengakuan pendapatan dan pembuktian MC Owner,” terang Eko.
Manfaat atau dampak untuk perusahaan berupa mengintegrasikan proses bisnis perusahaan dari hulu ke hilir; Peningkatan efisiensi dari segi proses maupun waktu; dan Peningkatan kapabilitas analisis.
Kedua, Building Information Modeling (BIM) dimana HKI sebagai pilot project implementasi BIM di lingkungan HK Group. Tahun implementasinya 2020. Developer Eksternal. BIM merupakan sebuah sistem yang digunakan untuk membangun konstruksi secara digital sebelum membangun konstruksi fisiknya. Di dalam model digital ini terdapat semua informasi mengenai elemen-elemen konstruksi yang digunakan sebagai pengambilan keputusan sejak perencanaan, pelaksanaan, hingga operasional
Fitur Unggulan dengan 3 tahap, pertama, 3D berupa Digital Survey outputnya data topografi; BIM Model outputnya visualisasi, Clash, Detection, DED; dan Volume outputnya volume, monitoring & control material, optimasi volume. Kedua, 4D berupa Schedulling outputnya schedule animation, progress monitoring, dan resource planning. Ketiga, 5D berupa Cost outputnya cost estimation, cost control.
Dampak untuk perusahaan: meningkatkan kemudahan/kepraktisan pemahaman muatan informasi teknis (Design Intent) dan lingkup paket pekerjaan dalam gambar menggunakan metoda Full Scale 3D Digital Modelling (BIM Model); meningkatkan kapasitas kolaborasi, koordinasi antar disiplin (termasuk Review, QA/QC, Approval) melalui penyelenggaraan tata laksana yang disepakati bersama pada lingkungan kerja bersama yang berdampak positif bagi: peningkatan efisiensi dan peningkatan derajat kepastian mutu deliverable.
BIM HKI juga telah meraih sejumlah prestasi pada HKBIM Conference-Finalis Challenger 2020; HKBIM Conference-Champion 2021; HKBIM Conference-2nd documentary 2021; dan dari IDX Channel-Penghargaan utama kategori proses internal 2021.
Solusi ketiga, Electronic-Rencana Kinerja Keuangan (e-RKK). Dengan prestasi dari IDX Channel-Penghargaan utama kategori proses internal inovasi e-Budgetting and Planning.
Baca: Hakaaston Pakai ERP untuk Jadi Perusahaan Manufaktur Konstruksi Terkemuka di Indonesia
Solusi Eksternal Perusahaan
Eko juga mengutarakan selain ketiga solusi unggulan tersebut, saat ini HKI juga menghadirkan solusi untuk kalangan eksternal.
HKI Circle. Tahun implementasi 2021. Developer Eksternal. Aplikasi yang digunakan untuk mendaftarkan rekanan yang akan ikut dalam proses pengadaan di HKI dan melakukan evaluasi terhadap hasil pekerjaan rekanan. Pada aplikasi ini juga terdapat fitur untuk melakukan tender secara online. Fitur Unggulan: Corporate Patner dan E- Procurement.
Manfaat atau dampak untuk perusahaan, semua yang menjadi rekanan di HKI bisa terdaftar ke dalam sistem dan menjadi database perusahaan, untuk pengukuran kinerja rekanan, dan mengeluarkan opini rekanan yang langsung dinilai oleh Kepala Proyek dan Kepala Departemen. Juga untuk pengadaan barang dan jasa bisa dilaksanakan secara online dengan fitur e-Auction, mengetahui info lelang, mengetahui kontrak yang didapat.
Manfaat atau dampak untuk Eksternal/Klien/Mitra Perusahaan, proses pendaftaran untuk menjadi rekanan lebih mudah dan dapat dilakukan dari mana saja. Untuk pengadaan bisa dilakukan langsung oleh rekanan terseleksi untuk mengikuti pelelangan
Intercompany. Tahun implementasi 2021. Develop Eksternal. Aplikasi untuk pencatatan kontrak, pencatatan progres, dan menghasilkan laporan bulanan yang dilakukan antar anak dan cucu perusahaan PT Hutama karya (Persero). Fitur Unggulan: Dashboard, Pencatatan kontrak dan revisi kontrak, Pencatatan progres pekerjaan, dan Laporan.
Manfaat atau dampak untuk perusahaan, perusahaan dengan mudah bisa memonitor kontrak mana yang masih ongoing, kontrak mana saja yang akan habis, atau yang akan di-addendum;
Untuk pencatatan progres pekerjaan dilakukan secara real time dan dapat dimonitor langsung.
Manfaat atau dampak untuk Eksternal/Klien/Mitra Perusahaan, mitra perusahaan juga bisa memonitor kontrak yang masih ongoing, kontrak yang akan habis dan kontrak yang akan di-addendum. Progres pekerjaan yang dilakukan rekanan bisa langsung termonitor, sehingga di akhir bulan tidak terdapat selisih antara HKI dan Rekanan.
Solusi Video Conference (Online Meeting) Google Meet. Tahun implementasi 2018. Developer Eksternal. Merupakan layanan video conference yang dikembangkan oleh Google.
Juga hadir dari HKI dalam sesi penjurian TOP Digital Awards 2021 Dewa Pradanayantaka, Hans Alfon Ericksoon, Dimas Aryanto, dan sejumlah karyawan lain.
Bertindak selaku dewan juri: Eri Sumiarso dari Sinergi Daya Prima; Dwinda Ruslan dan Melani Harriman dari majalah IT Works, serta Agnes dari Awesome Consulting.
Baca: Akan ada Penyertaan Modal Negara Dengan Nilai Total Rp 42,48 Triliun ke 9 BUMN














