ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Studi: Metaverse dan Perdagangan Lewat Sosmed Jadi Tren Pembicaraan di Kalangan Konsumen Asia Tenggara

Fauzi
8 November 2022 | 16:00
rubrik: Research
Studi: Metaverse dan Perdagangan Lewat Sosmed Jadi Tren Pembicaraan di Kalangan Konsumen Asia Tenggara
Share on FacebookShare on Twitter

Talkwalker dan Khoros baru saja merilis Laporan . Laporan ini diterbitkan setelah kedua perusahaan mengumumkan kemitraan strategis dalam penyediaan solusi deep listening dan manajemen media sosial yang mulus melalui satu pengalaman terpadu.

Laporan berjudul from insights to action: how to disrupt a disruptive consumer ini menyoroti tren-tren media sosial yang paling penting untuk diamati di tahun mendatang bagi brand, marketer (pelaku pemasaran), dan ahli PR.

Laporan ini memanfaatkan kemampuan social listening dan analitik AI dari Talkwalker untuk mengungkap 10 tren media sosial paling berpengaruh di tahun 2023, serta menunjukkan bagaimana konsumen mendorong tren ini di Asia dan di seluruh dunia.

Informasi di balik setiap tren ini didukung aksi keterlibatan sosial (social engagement) spesifik sesuai industrinya yang bisa dilakukan marketer dari tim Layanan Strategis Khoros. Laporan ini juga menampilkan kontribusi dari 70+ pakar industri dan pemimpin industri di tingkat regional dan global, di antaranya Samit Malkani dari Google SEA and India, Ervin Ha dari YouGov, dan Tom Simpson dari Mobile Marketing Association (MMA) APAC.

• Perdagangan melalui media sosial menjadi populer – Pertumbuhan digital pasca pandemi dan naiknya biaya hidup mendorong meningkatnya permintaan produk dan layanan yang harganya lebih terjangkau. Konsumen semakin ingin mencoba saluran-saluran belanja baru seperti media sosial. Namun, beberapa negara lebih siap untuk mengadopsi perdagangan melalui media sosial dibandingkan negara-negara lain.

Di Asia Tenggara, pandemi mendorong lebih banyak pembelanja online tahun lalu, dengan jumlah perdagangan elektronik (e-commerce) dan perdagangan melalui media sosial mencapai lebih dari 50% dari pembelian online pada tahun 2021, menurut data laporan M&C Saatchi Performance. Tren ini akan mengalami akselerasi pada tahun 2023 dan seterusnya. Platform media sosial akan membuat pengalaman berbelanja di media sosial semakin mulus bagi konsumen.

BACA JUGA:  KALBE Nutritionals Jadi Perusahaan Nutrisi Pertama di Dunia Metaverse

• Serbuan metaverse akan membuahkan hasil – Topik metaverse menjadi tren di kalangan pemirsa Asia Tenggara dengan lebih dari 5,9 juta percakapan yang direkam dari saluran media sosial sepanjang tahun lalu. Indonesia mencatatkan jumlah mention dan engagement tertinggi di antara negara-negara yang dimonitor, mencapai 60% dari seluruh percakapan, dan sepertiga dari engagement terkait topik ini. Filipina menempati urutan kedua dengan hampir 24% mention dan 29% engagement di seluruh Asia Tenggara.

Brand-brand yang ingin meluncurkan kampanye metaverse harus tetap berada dalam tren percakapan terbaru, dan memastikan realita baru ini terhubung dengan kebutuhan konsumen di dunia nyata.

• Lingkungan akan diprioritaskan – Meningkatnya kesadaran terhadap kenaikan suhu global, dan semakin banyaknya konsumen yang menghadapi dampak langsung dari perubahan iklim membuat mereka mengharapkan berbagai brand menjadikan keberlanjutan sebagai prioritas. Menurut Wunderman Thompson, konsumen di Asia Pasifik telah lebih menyukai brand yang memiliki tanggung jawab lingkungan dibandingkan dengan rata-rata global.
Thailand dan Indonesia adalah pasar terdepan dimana sebagian besar konsumen menuntut pilihan produk yang berkelanjutan, yakni masing-masing sebesar 83% dan 82%.

Untungnya, penelitian Talkwalker mendapati bahwa brand belajar mengucapkan bahasa yang sama dengan konsumennya, karena keduanya semakin sering menggunakan kata kunci yang sama untuk mendorong percakapan mengenai keberlanjutan. Hal ini mengindikasikan adanya kesamaan visi yang terpadu antara konsumen dan brand, dan menunjukkan bahwa semakin banyak brand bertekad untuk mengintegrasikan praktik berkelanjutan di tahun 2023 untuk membuat perbedaan nyata terhadap situasi ini.

David Low, CMO, Talkwalker, mengatakan para pelaku pemasaran saling kejar-kejaran dengan konsumen akibat perubahan lanskap digital yang sangat cepat.

Ini, lanjut David, terlihat jelas di kawasan Asia Pasifik yang beberapa negaranya merupakan basis populasi konsumen digital terbesar di dunia, dan memimpin dalam belanja online di dunia.

BACA JUGA:  UMKM Bersedia Memakai Perangkat Lunak Bajakan Untuk Memangkas Biaya

“Di lingkungan baru ini, para pelaku pemasaran harus fokus membangun hubungan simbiosis melalui pemahaman yang lebih baik mengenai percakapan online dan mengambil aksi lebih cepat. Ini adalah pemahaman baru yang akan membantu brand menciptakan pengalaman berarti dan menjadi semakin dekat dengan konsumen mereka,” sambungnya.

Sejurus dengan itu Dillon Nugent, CM, Khoros, mengatakan, “Sebagai pelaku pemasaran, kami tahu nilai dari data dan pentingnya mendengarkan konsumen kami. Namun, kami harus lebih berorientasi pada aksi dan menggunakan wawasan tersebut dengan lebih efektif.”

“Level kenyamanan konsumen dalam melakukan hal-hal secara online – berbelanja, melakukan riset, bersosialisasi – tidak berkurang saat dunia mulai terbuka. Mereka juga lebih peduli dengan komunitas mereka – global, lokal, dunia nyata, dan online. Pelaku pemasaran harus memahami tren-tren dan perilaku ini secara lebih mendalam untuk mempersonalisasi pengalaman konsumen dan menciptakan strategi yang lebih berdampak untuk memberdayakan brand Anda agar tetap terhubung dengan konsumen dan meningkatkan keberadaan Anda di pasaran,” lanjutnya.

Untuk dikethaui Talkwalker merupakan perusahaan yang bergerak di bidang consumer intelligence dan deep listening. Adapun Khoros adalah software dan servis terkemuka yang bergerak di bidang customer engagement berbasis digital.

Tags: KhorosMetaverseTalkwalker
Previous Post

TOP Digital Awards 2022: Usung Digitalisasi dan Inovasi, TACO Group Utamakan Kepuasan Pelanggan

Next Post

TOP Digital Awards 2022: Kutai Timur Jadi Kota Pintar dengan Program Quick Wins

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRIN Dorong Kebijakan Responsif untuk Tata Kelola AI Data Center di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Studi Akamai: Bank Jadi Target Utama Serangan Siber Finansial Global di Asia Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Termasuk Monitor QD-LED, Ini Deretan Produk Visual Terbaru Acer

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto