ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Trend IoT, Industri Digital Kian Gesit

Ahmad Churi
3 June 2016 | 19:57
rubrik: Fintech, Indeks
Trend IoT, Industri Digital Kian Gesit
Share on FacebookShare on Twitter

IMG_8114 low oke editJakarta, Itech – Kian pesatnya perkembangan TI dan dunia digital termasuk bisnis e-commerce diperlukan regulasi yang tepat dan cepat. Hal tersebut untuk menghindari terjadinya gesekan terhadap fenomena layanan transportasi online, seperti Gojek dan Grabe Bike yang menuai pro kontra hingga terkendala kerena regulasi yang lambat (belum siap). Padahal potensi industri sejenis berbasis on line di Indonesia masih sangat besar dan setiap tahun terus meningkat.

“E-commerce, tidak  melulu membicarakan jual beli barang dan jasa via internet. Tetapi ada industri lain yang terhubung di dalamnya. Seperti penyediaan jasa layanan antar atau logistik, provider telekomunikasi, produsen perangkat pintar, dan lain-lain. Hal inilah yang membuat industri ini harus dikawal dengan cepat, termasuk dari aspek regulasinya agar mampu mendorong laju perekonomian nasional,” ungkap Rudi Rusdiah, CEO Komite.id dalam diskusi Panel yang mengangkat tema “Managing The Digital Economi Disruption” di ajang – Indonesia Cellular Show (ICS) 2016 di JCC, Kamis (2/6/).

Dalam diskusi yang dipandi (moderator) Rudi Rusdiah yang juga Ketua Mastel di antara menghadirkan pembicara panelis; Gilarsi Wahyu Setijono (Dirut PT Pos Indonesia), Kusumo Martanto CEO Blibli.com, Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia Corporation, FX Winarto (ShopITe), Fajar Muharandy (Teradata Indonesia), serta Sebastian Togelang (Kejora).

Dalam kesempatan itu, Dirut PT Pos Gilarsi W Setijono  mengungkapkan dengan kekuatan jaringan infrastruktur kantor cabang di seluruh Indonesia, PT Pos Indonesia terus berupaya merpertajam industri jasa layanan berbasis teknologi informasi, e-commerce, serta logistics system dengan mengandalkan kekuatan teknologi digital. Menurutnya reposisi bisnis ini menjadi kunci bagi kelangsungan perusahaan milik BUMN ini. Bahkan PT POS Indoensia juga berpotensi menjadi pemain e-commerce yang cukup kuat di Tanah Air.

BACA JUGA:  Streaming Game Diujicoba

Sementara itu, Kusumo Martanto CEO Blibli.com menyatakan, dengan kian pesatnya IoT, ke depan potensi e-commerce bakal makin besar, apalagi ten belanja online juga terus meningkat dan bisa diakses dari mana saja. Diakui bisnis online tidak hanya soal online saja, melainkan juga berkaitan dengan offline, seperti ketersediaan produk, tenaga delivery (pengiriman) barang seperti yang dilakukan PT POS Indonesia, dukungan infrastruktur IT, serta aspek lainnya. Karena itu, menurutnya diperlukan adanya sinergi antara pelaku usaha di Tanah Air untuk menggarap peluang digital economic ini.

Di tempat yang sama, Fajar Muharandy (Teradata Indonesia) menatakan, fenomena lain yang cukup menarik untuk diantisipasi di era IoT adalah munculnya Big Data, yakni volume data besar, baik data yang terstruktur maupun data tidak terstruktur. Bagi pelaku dunia usaha, Big Data bisa menjadi instrumen penting dalam menjalankan bisnis. Big Data dapat dianalisis cepat dengan menggunakan software sebagai bahan dalam mengambil keputusan dan strategi bisnis yang lebih baik.

“Di era IoT, data akan semakin banyak dalam format yang berbeda-beda. Mulai dari yang terstruktur, data numerik dalam database tradisional, data dokumen terstruktur teks, email, video, audio, transaksi keuangan dan lain-lain.Data tersebut terus tumbuh tanpa henti, sehingga perlu dikelola dan ditangani dengan baik. Big Data memiliki potensi tinggi untuk mengumpulkan wawasan kunci dari informasi bisnis, pelanggan, termasuk pasar. Sayangnya, masih banyak pelaku usaha yang kurng menyadari hal itu dan belum memiliki sistem untuk analisis Big Data ini,” ungkapnya.

Memang diakui, perkembagan teknologi digital yang kian pesat, selain menjadi tantangan bagi dunia usaha, di sisi lain juga menjadi peluang dan potensi yang sangat besar bagi peningkatan ekonomi dan bisnis. Besarnya jumlah penduduk Indonesia yang mencapai sekitar 250 juta jiwa, serta kian meningkatnya penetrasi internet (Internet of Things) dan industri ICT di kalangan masyarakat hingga ke pelosok pedesaan, juga mejadi kekuatan tersendiri.

BACA JUGA:  BMKG: Pilot Butuh Informasi Cuaca Real-time

Dalam kondisi seperti ini, para pelaku usaha harus bisa mengikuti tren perubahan dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk mendorong kegiatan bisnis sekaligus meningkatkan daya saing. Mereka usaha harus bisa menciptakan perubahan dan inovasi baru di dalamm perusahaan yang mampu menciptakan peluang dan pasar baru dengan memanfaatkan teknologi informasi dan perkembangan konvergensi digital di tengah masyarakat. (red/ju)

Previous Post

Kolaborasi BPPT & China Kembangkan Industri Bioteknologi

Next Post

BMKG : Gejala ElNino Berpeluang La Nina

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

Mi’roji
28 October 2026 | 16:07

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

Busthomi
28 October 2026 | 13:32

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Munas APBMI 2026: Pelindo Dorong APBMI Perkuat Transformasi Digital untuk Daya Saing Logistik Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto