ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Pengguna Snapshot dan Istragram di Indonesia Meningkat

Ahmad Churi
1 October 2016 | 17:20
rubrik: Indeks, Telco
Pengguna Snapshot dan Istragram di Indonesia Meningkat
Share on FacebookShare on Twitter

kevin-systrom2Jakarta, Itech- Berdasarkan data terkini dari Connected Life, survei yang dilakukan terhadap 70.000 konsumen oleh konsultan riset global, Kantar TNS, penggunaan platform media sosial Instagram dan Snapchat telah meningkat dua kali lipat sejak tahun 2014. Hal ini seiring dengan semakin bertumbuhnya engagement di kedua platform dengan visual tinggi tersebut. Perkembangan teknologi mobile merupakan pendorongnya, dengan jumlah pengguna telepon pintar di seluruh kawasan Asia Pasifik saat ini berjumlah lebih dari satu miliar – 65 juta dari mereka berada di Indonesia[i] – dan dengan adanya pertumbuhan jumlah kamera telepon pintar semakin mempermudah pengguna yang saling terhubung untuk mengambil dan membagikan foto secara instan.

Indonesia merupakan pasar pengguna Instagram paling aktif keempat di wilayah ini, dengan jumlah pengguna sebesar 54% dari keseluruhan jumlah pengguna internet. Di seluruh Asia Pasifik, connected consumers telah memperluas penggunaan media sosial mereka di luar Facebook dan mencoba lebih banyak channel visual. Malaysia merupakan pengguna paling aktif di Instagram, dengan 73% dari mereka menggunakan platform tersebut untuk berbagi foto yang diedit dengan indah dan dikurasi dengan para follower. Hongkong dan Singapura tidak jauh ketinggalan, dengan masing-masing sebanyak 70% dan 63%.

Meskipun terdapat peningkatan namun ternyata penggunaan Snapchat di Indonesia masih belum populer. Pengguna Snapchat di Indonesia menduduki posisi kesepuluh di wilayah ini dengan jumlah sebesar 13%. Hongkong merupakan pasar Snapchat yang paling aktif dengan hampir separuh (46%) dari pengguna internet menggunakan platform tersebut. Sedangkan di Singapura, Malaysia, Selandia Baru, dan Australia, sekitar satu dari tiga connected consumers mengirimkan foto melalui Snapchat.

Pertumbuhan dari kedua platform tersebut menyediakan berbagai peluang baru bagi para pemilik brand untuk menargetkan dan berhubungan dengan konsumen. Namun pemilik brand perlu memperhatikan perubahan sikap dari konsumen seiring dengan semakin pintarnya mereka dalam memanfaatkan media sosial yang semakin beragam. Menurut Connected Life satu dari lima (19%) connected consumers di Indonesia secara aktif menolak posting atau konten dari suatu brand. Dalam bisnis perlu untuk menghindari invasif karena sepertiga dari responden (30%) merasa bahwa mereka ‘terus diikuti’ oleh iklan online.

BACA JUGA:  Setelah Palapa Ring, Pemerintah akan Fokus Bangun Infrastruktur ini

Penelitian dari Kantar TNS ini juga menemukan bahwa influencer dan selebriti merupakan kunci penghubung dengan konsumen. Hampir separuh dari mereka yang berusia 16 – 24 tahun (43%) mengatakan bahwa mereka lebih percaya kepada apa yang orang katakan tentang suatu brand secara online dibandingkan dengan sumber resmi seperti koran, website resmi brand atau iklan TV. Generasi muda merupakan kelompok yang lebih berorientasi kepada influencer, blogger terpercaya, dan sesamanya ketimbang kepada informasi dari suatu brand. Teman dan keluarga tetap merupakan jaringan influencer utama mereka. Dan seiring dengan minat mereka untuk mengadopsi tren baru, mereka mungkin akan mulai mengikuti para influencer di media sosial sebagai sumber inspirasi dan informasi.

Direktur Senior, Kantar TNS, Indonesia, Hansal Savla mengatakan, Peningkatan pengguna Instagram dan Snapchat di Indonesia terjadi terutama karena para pengguna di Indonesia ingin mengabadikan dan membagikan momen mereka dengan orang lain. Mereka ingin membagikan hal tersebut dengan cepat, mendeskripsikan pengalaman mereka, dan merasakan kebanggaan akan hal tersebut. Baik Instagram maupun Snapchat menawarkan para pengguna cara yang lebih cepat, lebih mudah, dan menarik secara visual dalam berbagi momen mereka. Content yang paling menarik, menyenangkan dan lucu secara visual akan lebih banyak mendapatkan perhatian. Brand yang mampu menawarkan hal tersebut akan sangat mudah berhubungan dengan konsumen,  terang Savla

Sementara itu  Direktur Digital APAC, Kantar TNS, Zoe Lawrence mengatakan, Pertumbuhan jumlah pengguna Instagram dan Snapchat menunjukkan besarnya minat konsumen dalam mengekspresikan dirinya secara visual, seiring dengan kemampuan kedua platform tersebut dalam mengabadikan dan membagikan momen. Hal yang paling penting adalah penggunaan dari platform baru ini dilakukan secara bertahap – orang-orang menggunakan media sosial tersebut bersamaan atau sebagai tambahan dari Facebook, WhatsApp dan channel media sosial yang lain. Hal ini menyediakan berbagai channel baru bagi para pemilik brand untuk berhubungan dengan konsumen secara lebih mendalam dan efektif, tegas Lawrence.

BACA JUGA:  Trafik Data Indosat Meningkat 21% Saat Idulfitri

Lebih lanjut Lawrence menegaskan, Hal yang krusial adalah brand tidak lagi melihat channel sosial sebagai ruang media yang kosong untuk iklan. Hasil menunjukkan bahwa konsumen meminta konten yang dapat terintegrasi secara baik pada platform, meningkatkan daripada menginterupsi (mengurangi) penggunaannya. Untuk melakukannya dengan sukses, sangat penting untuk menjaga nilai brand dari platform yang akan digunakan. Instagram merupakan tempat untuk mengorganisir dan meningkatkan kualitas gambar, sedangkan Snapchat bersifat apa adanya, in-the-moment dan lucu. Brand perlu untuk melakukan pendekatan pada platform tersebut secara individual untuk memastikan konten yang dibuat telah diproses sedemikian rupa sehingga bersifat user-generated feed (feed yang dihasilkan dari pengguna) serta menjaga integritasnya, ujar Lawrence. (red/ju)

Previous Post

IAEA Lakukan Misi EPREV kesiapsiagaan & kedaruratan nuklir

Next Post

34 Merek Ternama Raih Digital Popular Brand Award

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

Ahmad Churi
22 September 2026 | 16:46

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

Fauzi
10 September 2026 | 13:18

Load More

TERPOPULER

  • Huawei Kenalkan Lini Smartwatch Terbaru

    Huawei Kenalkan Lini Smartwatch Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penawaran Surat Utang Sebesar US$350 Juta Dengan Jangka Waktu 5 Tahun PT Tower Bersama Infrastructure Tbk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RELEX Solutions Mengakuisisi Optimity

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Agoda Rilis AI Developer Report 2026, Ini Hasilnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto