ItWorks- Salesforce, perusahaan global penyedia solusi CR, meluncurkan Tableau Next, solusi terbaru yang menghadirkan pendekatan agentic analytics, yang memungkinkan kolaborasi antara pengguna dan agen AI untuk mempercepat seluruh alur kerja dari data menuju tindakan.
Saat ini, organisasi menghadapi paradoks data: di satu sisi, mereka perlu membuat keputusan yang cepat dan cerdas, namun dibanjiri oleh volume informasi dalam jumlah besar dan seringkali tidak dapat diandalkan. Mengingat lebih dari 75% pemimpin bisnis merasakan tekanan untuk membuktikan nilai dari data, permintaan akan wawasan yang tepercaya dan dapat ditindaklanjuti belum pernah sebesar ini.
Menyikapi hal ini, Salesforce memperkenalkan pendekatan baru terhadap business intelligence, mengembangkan platform analitik andalannya dengan agentic analytics untuk menjawab tantangan ini melalui solusi inovasi Tableau Next. Solusi inovatif berbasis AI ini menyederhanakan dan mempercepat interaksi dengan data, memberdayakan organisasi untuk menemukan wawasan, mengotomatisasi visualisasi, dan mendorong hasil bisnis yang berdampak.
Dibangun di atas Salesforce Platform, Tableau Next dirancang dengan arsitektur terbuka dan composable yang memenuhi kebutuhan keamanan, performa, serta integrasi di lingkungan perusahaan berskala besar. Dengan mengandalkan lapisan semantik berbasis kecerdasan buatan (AI), Tableau Next mampu memahami konteks data secara lebih mendalam, serta menyematkan insight yang tepercaya dan dapat ditindaklanjuti langsung ke dalam dashboard, laporan, maupun aplikasi yang sudah digunakan perusahaan. “Tableau Next hadir untuk membantu bisnis mencapai hasil yang lebih cepat dan berdampak melalui data mereka,” ujar Ryan Aytay, CEO Tableau dalam, rilis pers yang dilansir (22/04/2025), di Jakarta.
Disebutkan, sejumlah perusahaan global terkemuka telah mengadopsi Tableau Next. Deloitte, IBM, dan Box menjadi pionir dalam memanfaatkan kekuatan agentic analytics untuk menghasilkan nilai transformatif dan mendorong pengambilan keputusan berbasis data.
Tableau Next dari Salesforce memperkenalkan pendekatan baru terhadap business intelligence, mengembangkan platform analitik andalannya dengan agentic analytics untuk menjawab tantangan ini. Solusi inovatif berbasis AI ini menyederhanakan dan mempercepat interaksi dengan data, memberdayakan organisasi untuk menemukan wawasan, mengotomatisasi visualisasi, dan mendorong hasil bisnis yang berdampak.
Agentic analytics memungkinkan pengguna berkolaborasi dengan agen AI untuk mempercepat seluruh proses dari data hingga tindakan. Alih-alih bergantung pada visualisasi statis, analis dapat menggunakan AI untuk mengotomatisasi tugas seperti persiapan data dan ETL (extract, transform, load), sehingga mereka dapat fokus pada analisis yang lebih mendalam.
Pimpinan perusahaan dapat mengajukan pertanyaan dalam bahasa alami dan mendapatkan jawaban instan yang tepercaya, lengkap dengan rekomendasi tindakan. Ini membuat pengambilan keputusan berbasis data menjadi lebih mudah dan efisien, tanpa perlu keahlian teknis atau upaya manual yang biasanya diperlukan oleh tools BI tradisional.














