ItWorks- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Fungsi Pengelolaan Laboratorium Alat Survei yang berlokasi di Gedung 71, Kawasan Sains dan Teknologi (KST) B.J. Habibie, Setu, Tangerang Selatan, membuka akses layanan peminjaman dan jasa lapangan untuk berbagai instrumen survei multidisiplin, mulai dari geofisika, geoteknik, kelautan, hidrologi, hingga geospatial mapping.
Akses ini dibuka bagi para periset dan sivitas BRIN maupun mitra eksternal seperti akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat. Ketua Tim Laboratorium Alat Survei BRIN, Riki Jaka Komara, mengatakan ada 94 layanan alat survei yang telah aktif di website E-Layanan Sains (ELSA).“Kami memiliki 94 layanan yang telah aktif di platform ELSA dari total 543 alat survei yang kami kelola. Beberapa alat di antaranya merupakan duplikasi, sehingga satu layanan bisa mencakup beberapa unit alat. Sebagian lainnya sedang dalam proses kalibrasi dan perbaikan,” ungkapnya, dirilis portal web BRIN, belum lama ini.
Beberapa alat uyang bisa dignakan untuk menduki8njhg survei, di antaranya:
1. Underwater camera bernama Olympus Tough TG6 yang tahan air dan digunakan untuk dokumentasi dan survei bawah laut. Kamera ini banyak digunakan dalam penelitian kelautan, eksplorasi terumbu karang, dan dokumentasi bawah air, serta fitur makro yang unggul.
2. ASD Spectrometer Handheld 2-Field
Salah satu analytical spectral devices (ASD) bernama Spectrometer Handheld 2-Field digunakan untuk menganalisis spektrum cahaya dan memberikan informasi tentang komposisi atau sifat material yang terkena cahaya tersebut. Sifatnya yang portabel, memberikan kemudahan dalam melakukan survei dan pengujian langsung.
3. Drone DJI Lidar Matrice 300 RTK dan DJI Mavic Pro 2
Alat yang cukup populer lainnya yaitu pesawat nirawak atau drone DJI Lidar Matrice 300 RTK dengan ukuran cukup besar yang menggunakan sensor light detection and ranging dengan fungsi utama sebagai pemetaan 3D, bisa memodelkan permukaan, dan memantau vegetasi. Yang tak kalah populer, drone DJI Mavic Pro 2 dengan ukuran yang lebih kecil dan fungsi utama sebagai pemetaan 2D, fotogrametri, dan pembuatan DEM dan authomosaic.
4. LDM Distometer Leica DISTO X310 dan Range Finder Nikon Forestry Pro 2
Laser distanse meter (LDM) bernama Distometer Leica DISTO X310 digunakan untuk mengukur jarak berbasis teknologi laser. Alat ini memberikan data pengukuran linier secara presisi dengan tingkat akurasi tinggi.
Adapun Range Finder Nikon Forestry Pro 2 untuk melengkapi LDM dapat mengukur jarak, ketinggian, dan sudut hingga 1.600 meter, ideal untuk survei kehutanan dan pemetaan lapangan.
5. Water Quality Checker Horiba U-52G 30M Cable
Water Quality Checker Horiba U-52G 30M Cable cukup populer di ELSA. Alat ini digunakan untuk memantau serta mengukur berbagai parameter kualitas air guna memastikan air memenuhi standar yang ditetapkan untuk keperluan industri, laboratorium, atau lingkungan.
6. GPS Garmin Montana 680
Berikutnya, GPS Garmin Montana 680, merupakan GPS Handled yang dirancang untuk memberikan navigasi akurat di medan apapun. Fungsi GPS ini yaitu navigasi terestrial, pemetaan dan penanda lokasi, sensor altimeter, fitur komunikasi, tahan air dan tahan banting, pemantauan kehidupan liar dan geocaching.
7. ASD Fieldspec 4 Hi-Res
Salah satu ASD bernama Fieldspec 4 Hi-Res digunakan untuk mengukur reflektansi dan transmisi spektral dari berbagai material. Adapun fungsinya yaitu sebagai pemetaan dan penginderaan jauh, analisis tanah, monitoring kesehatan tanaman, pemantauan kualitas lingkungan, konsentrasi dan komposisi bahan, geologi dan eksplorasi mineral, penelitian ekosistem, dan aplikasi atmosfer.
Prosedur Layanan
Menyambung penjelasannya, Riki menginformasikan terkait prosedur akses ke layanan bagi pengguna yang ingin memanfaatkan layanan alat riset. “Seluruh layanan dapat diakses melalui ELSA. Pengguna cukup membuka katalog di situs www.elsa.brin.go.id dan mengetik “alat survei” di kotak pencarian. Selanjutnya, klik pilihan Laboratorium Alat Survei. Seluruh layanan dapat diakses dan bertransaksi layaknya marketplace,” jelasnya.
Ada tiga pengguna ELSA, lanjut Riki, yaitu sivitas BRIN yang dapat bertransaksi menggunakan ELSA Poin. Kemudian sivitas luar BRIN yang juga bisa menggunakan ELSA Poin seperti penerima pendanaan dari BRIN, dan pihak eksternal yang bisa mengakses layanan melalui PNBP dan Simponi.
“Kami telah bekerja sama dengan KST B.J. Habibie untuk menyediakan layanan antar jemput, sehingga pengguna tidak perlu khawatir. Jika sudah memesan dan menyepakati jadwal penggunaan alat tersebut, maka akan kami antarkan ke tempat pengguna khusus wilayah Jabodetabek. Untuk yang di luar Jabodetabek juga sangat memungkinkan untuk kami fasilitasi antar jemput selama alat tersebut bisa naik pesawat, truk kargo, atau kapal laut,” kata Riki.
Dirinya menyampaikan saluran yang dapat digunakan bagi seluruh sivitas untuk menghubungi tim Laboratorium Alat Riset. “Jika ingin berinteraksi, bertanya dan memberikan saran, dapat berkunjung langsung ke Gedung 71 KST B.J. Habibie atau menghubungi tim melalui WhatsApp di 08119811551 maupun email ke pengelolaan_alatsurvei@brin.go.id,” ungkapnya.














