ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Cisco Tetapkan Standar Baru Sistem Routing 51,2 Tbps, Efisien untuk Beban Kerja AI Terdistribusi

Fauzi
9 October 2025 | 14:38
rubrik: Business Solution
Cisco Tetapkan Standar Baru Sistem Routing 51,2 Tbps, Efisien untuk Beban Kerja AI Terdistribusi

Image: Cisco

Share on FacebookShare on Twitter

Cisco meluncurkan Cisco 8223, sistem routing paling optimal di industri untuk menghubungkan beberapa pusat data secara efisien dan aman serta mendukung beban kerja artificial intelligence (AI) generasi berikutnya. Seiring dengan pengadopsian AI yang semakin cepat, pusat data menghadapi permintaan yang melonjak, keterbatasan daya yang meningkat, dan ancaman keamanan yang terus berkembang.

Cisco 8223 mampu menjawab semua tantangan tersebut sebagai satu-satunya fixed router Ethernet 51,2 terabits per detik (Tbps) yang dibangun untuk mengatasi lalu lintas beban kerja AI antar pusat data yang sangat besar. Pada hari ini Cisco juga mengumumkan inovasi Silicon One terbarunya, yaitu chip P200, yang terpasang di inti 8223. Kedua inovasi ini secara bersama-sama memberdayakan perusahaan-perusahaan untuk mengatasi hambatan dan mempersiapkan infrastruktur mereka dalam menyongsong era AI.

“Komputasi AI telah melampaui kapasitas pusat data yang terbesar sekalipun, sehingga muncul kebutuhan akan koneksi yang andal dan aman antar pusat data yang jaraknya ratusan mil,” kata Martin Lund, EVP, Common Hardware Group Cisco, Kamis (9/10/2025).

“Dengan Cisco 8223, yang didukung oleh Cisco Silicon One P200 baru, kami menghadirkan bandwidth luar biasa besar, skala dan keamanan yang dibutuhkan untuk arsitektur pusat data terdistribusi,” sambungnya.

Di banyak pusat data di dunia, beban kerja AI membutuhkan daya dan ruang yang sangat besar. Akibatnya, hyperscaler tidak bisa melakukan scale-up (meningkatkan kapasitas dari setiap sistem) atau scale-out (menghubungkan beberapa sistem dalam sebuah pusat data) lebih jauh lagi. Dinamika ini membuat permintaan koneksi antar pusat data meningkat, karena industri harus melakukan “scale-across” dengan mendistribusikan beban kerja AI di beberapa pusat data.

Tanpa mengatasi titik-titik koneksi antar pusat data, perusahaan-perusahaan akan menghadapi tantangan performa, hambatan kapasitas dan pemrosesan kurang optimal yang menguras waktu, tenaga dan biaya. Dengan sistem Cisco 8223, perusahaan-perusahaan memiliki fleksibilitas dan kemampuan pemrograman yang dibutuhkan untuk membangun jaringan tersebut, dengan deep buffering untuk memberikan keamanan lintas pusat data dan keandalan yang dibutuhkan untuk beban kerja utama.

BACA JUGA:  Tinjauan Cloudera: DeepSeek dan Munculnya Model AI Efisien yang Akan Memicu Lebih Banyak Inovasi Baru

Hemat Daya. Mudah Dikembangkan. Dapat Diprogram. Aman
Membangun jaringan tulang punggung AI yang siap menghadapi masa depan sangatlah penting. Jaringan seperti ini bisa memenuhi tantangan konsumsi daya namun tetap mudah dikembangkan, fleksibel dan aman. Dengan Cisco 8223, para pelanggan memiliki kapasitas untuk mengatasi lonjakan beban kerja, fleksibilitas yang dibutuhkan dengan kemampuan pemrograman penuh, dan efisiensi daya untuk secara langsung mengatasi tantangan konsumsi listrik.

8223 secara unik:

• Hemat Daya: 8223 adalah sistem routing paling hemat energi untuk jaringan scale-across. Ini adalah solusi routing deep-buffer yang dioptimalkan untuk fixed deployment yang menawarkan efisiensi daya setara dengan switch, yang secara langsung mengatasi tuntutan energi besar dari beban kerja AI. Sebagai sistem 3RU, 8223 adalah sistem yang paling hemat tempat di kelasnya. Ketika klaster-klaster AI berlanjut dengan ‘scale-across,’ efisiensi daya dan ruang akan menjadi semakin penting.
• Mudah Dikembangkan tanpa Kompromi: 8223 menawarkan bandwidth terdepan di industri dan densitas tertinggi dari setiap sistem routing tetap dalam industri ini. Sebagai satu-satunya sistem fixed routing yang dilengkapi dengan 64 port 800G, 8223 menawarkan performa routing tak tertandingi, yang mampu memproses lebih dari 20 miliar packets per detik dan melakukan scale up hingga 3 Exabit per detik. Hal ini juga didukung oleh 800G coherent optics, yang memungkinkan interkoneksi pusat data dan aplikasi-aplikasi metro menjangkau hingga 1000km. Dengan kemampuan deep buffering P200, sistem routing baru ini bisa menyerap lonjakan lalu lintas masif dari pelatihan AI, menjaga performa dan mencegah perlambatan jaringan.
• Cerdas dan Bisa Beradaptasi: 8223 bisa beradaptasi secara cerdas dengan berbagai kondisi jaringan secara real-time. Dengan P200 silicon yang cerdas dan dapat diprogram, 8223 bisa mendukung protokol dan standar jaringan baru tanpa mengharuskan upgrade hardware yang mahal. Jaringan bisa tetap lincah sekaligus mencegah hambatan performa dan mempercepat adopsi fitur-fitur baru seiring dengan lalu lintas AI yang terus berkembang.
• Aman: 8223 menawarkan perlindungan di semua level–di seluruh hardware, software dan seluruh jaringan. Dengan fitur-fitur seperti line-rate encryption yang menggunakan algoritma post-quantum yang tangguh, perlindungan keamanan terpadu dan tool pemantauan secara terus-menerus, 8223 bisa memberikan perlindungan dari ancaman-ancaman baru. Dengan integrasi yang mulus dengan platform observability milik Cisco, para pelanggan bisa memperoleh wawasan terperinci mengenai performa jaringan guna membantu mengidentifikasi dan memecahkan berbagai masalah secara cepat, sehingga memastikan lalu lintas data AI aman dan andal.

BACA JUGA:  Alcatel Perbarui Fitur Rainbow Berbasis Cloud

Fleksibilitas – Wajib Dimiliki AI
Kebutuhan akan jaringan AI tidak hanya bertambah tetapi juga terus berubah dan berkembang. Perusahaan-perusahaan menginginkan infrastruktur yang cukup lincah untuk bisa berubah sesuai dengan kebutuhan perubahan bisnis. Mereka juga mengharapkan fleksibilitas dalam model penerapannya sehingga bisa membangun jaringan yang tepat dengan kebutuhan mereka. Cisco 8223 mulanya akan tersedia untuk penerapan SONiC open source, sedangkan untuk IOS XR akan tersedia dalam waktu dekat.

Selain ketersediaan dalam platform tetap sistem 8223, P200 silicon juga akan bisa diterapkan di platform-platform modular dan disaggregated chassis, sehingga para pelanggan bisa memperoleh konsistensi arsitektur untuk jaringan dalam skala apa pun. Portofolio Nexus juga akan mendukung sistem yang menjalankan NX-OS berbasis P200 dalam waktu dekat. Cisco memberikan kelincahan dan fleksibilitas operasional yang dibutuhkan untuk infrastruktur AI saat ini.

Cisco Silicon One: Arsitektur Jaringan Terpadu Mudah Dikembangkan dan Diprogram
Cisco Silicon One adalah portofolio lengkap perangkat jaringan untuk AI, hyperscaler, pusat data, perusahaan dan penyedia layanan. Diperkenalkan tahun 2019, Cisco Silicon One memainkan peran penting dalam jaringan-jaringan besar di dunia.

“Skala cloud dan AI yang meningkat membutuhkan jaringan yang lebih cepat dengan lebih banyak buffering untuk menyerap lonjakan. Kami antusias melihat P200 memberikan inovasi dan lebih banyak pilihan di ruang ini. Microsoft adalah pengadopsi awal Silicon One, dan arsitektur ASIC yang umum lebih memudahkan kami untuk berkembang dari kasus penggunaan awal, hingga ke sejumlah penggunaan dalam DC, WAN dan AI/ML,” ujar Dave Maltz, Technical Fellow dan Corporate Vice President, Azure Networking, Microsoft.

Tags: AICiscoGenerative AI
Previous Post

BP Batam Gelar Workshop Wujudkan Good Corporate Governance

Next Post

Lintasarta Perkuat Peran AI Factory

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Stasiun Bumi Satelit Satria (Foto: Dokumentasi Kemkominfo)

    Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Perusahaan Terkemuka Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Talenta Digital Kreatif Masa Depan, BINUS University Gelar SIS Web Design Competition 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto