Dunia kesehatan Indonesia baru saja mencatatkan sejarah! Indonesia resmi menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan InterSystems IntelliCare, sebuah sistem Rekam Medis Elektronik (RME) berbasis Kecerdasan Artifisial (AI) yang revolusioner. Teknologi ini dirancang khusus untuk membantu dokter mengurangi waktu yang terbuang di depan layar komputer, sehingga mereka bisa kembali fokus pada hal terpenting: merawat pasien.
Terobosan besar ini langsung mendapat pengakuan global dengan menyabet penghargaan Indonesia Technology Innovation of the Year – Healthcare Technology dalam ajang bergengsi Asian Innovation Excellence Awards 2025.
Apa Itu InterSystems IntelliCare dan Mengapa Inovasi Ini Begitu Bermakna?
Bayangkan beban yang dihadapi dokter sehari-hari: harus mengetik catatan medis, berpindah-pindah layar untuk mencari data pasien, dan mengurus administrasi yang berbelit. InterSystems IntelliCare hadir untuk mengubah semua itu.
Dibangun di atas sistem InterSystems TrakCare yang telah dipercaya lebih dari 600 rumah sakit global, IntelliCare adalah generasi penerus RME dengan AI sebagai inti utamanya. Sistem ini tidak sekadar mencatat, tapi juga mendengarkan, memahami, dan belajar.
Hasilnya?
- Pengurangan klik hingga 75% untuk mengakses hasil lab.
- Kelengkapan data melonjak dari 68% menjadi 98%.
- Dokter bisa berinteraksi dengan AI untuk mendapatkan informasi medis real-time tanpa kehilangan fokus pada pasien.
Indonesia Melompat Lebih Dahulu: Menjadi Pemimpin Digital Health Regional
Dalam upaya transformasi kesehatan digital, Indonesia sering dihadapkan pada tantangan seperti sistem rumah sakit yang terpisah-pisah dan beban administratif yang tinggi. Kehadiran IntelliCare, didukung oleh platform data InterSystems IRIS for Health, menjadi jembatan yang sempurna.
Kombinasi teknologi ini tidak hanya mengotomatisasi pekerjaan rumah sakit, tetapi juga memungkinkan pertukaran data yang aman antar berbagai pemangku kepentingan, selaras dengan inisiatif SATUSEHAT dari pemerintah.
Ini menjadikan Indonesia sebagai pelopor penerapan sistem kesehatan berbasis AI secara nasional, sekaligus menegaskan posisinya sebagai pemimpin inovasi kesehatan digital di kawasan Asia Pasifik.
Cerita Sukses dari Lapangan: Pengalaman Nyata EMC Healthcare
Sebagai rumah sakit pertama di dunia yang mengadopsi IntelliCare, EMC Healthcare (bagian dari EMTEK Group) merasakan manfaatnya secara langsung.
“Dengan AI Ambience dan AI Assistant, kesenjangan efisiensi bisa ditutup. Dokter tetap berada di satu layar, bertanya pada AI, dan langsung mendapat informasi. Ini bukan sekadar pembaruan teknologi, tapi memberi tenaga medis ruang untuk berpikir, menilai, dan merawat pasien dengan sepenuh hati,” tutur dr. Bella Desra Andae, Chief Medical Informatics Officer EMC Healthcare, dalam keterangan tertulis, 6/11/2025.
Di EMC Healthcare Jakarta, AI dalam IntelliCare kini dapat:
- Merekam percakapan dokter-pasien (dengan persetujuan).
- Membuat catatan medis terstruktur secara otomatis.
- Menyiapkan tagihan secara otomatis.
Pasien pun pulang dengan keyakinan bahwa dokter mereka benar-benar hadir sepenuhnya.
Lebih dari Sekadar Piala: Komitmen untuk Masa Depan
Bagi InterSystems, penghargaan ini adalah sebuah permulaan.
“Penghargaan ini tidak hanya memperkuat arah kami, tetapi juga menegaskan tanggung jawab bahwa teknologi harus terus mendukung dokter,” ujar Luciano Brustia, Regional Managing Director InterSystems Asia Pacific.
Komitmen ke depan adalah memperluas manfaat IntelliCare ke lebih banyak rumah sakit di Indonesia, memperkuat ekosistem data kesehatan nasional, dan membagikan kisah sukses Indonesia kepada negara-negara lain.
IntelliCare membuktikan bahwa masa depan kesehatan bukan tentang manusia yang melayani teknologi, tetapi teknologi yang melayani manusia, sehingga interaksi yang berkualitas antara dokter dan pasien tetap menjadi pusat dari segala perawatan.














