ItWorks.id- Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhidin menginstruksikan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kalsel agar bahu membahu menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah banjir.
”Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan hadir untuk memastikan masyarakat tidak sendirian menghadapi musibah ini. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir,” sampai Gubernur H. Muhidin usai mengintruksikan sejumlah pejabat, belum lama ini.
Gubernur Kalimantan Selatan menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan masyarakat adalah fokus utama pemerintah. Seluruh perangkat daerah terkait dikerahkan untuk mempercepat penanganan darurat, mulai dari penyaluran bantuan, layanan kesehatan, hingga pemulihan infrastruktur pascabanjir. Koordinasi lintas sektor dilakukan agar bantuan tepat sasaran dan merata. Beberapa daerah yang terkena banjir di antaranya di Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Kabupaten Balangan, serta beberapa titik lainnya.
Sejak hari pertama, langkah penanganan dilakukan secara terpadu. Evakuasi warga di daerah terdampak menjadi prioritas utama, disertai pendirian posko pengungsian dan dapur umum untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Bantuan logistik berupa makanan siap saji, air bersih, selimut, obat-obatan, hingga perlengkapan bayi terus disalurkan ke lokasi-lokasi yang membutuhkan.
Semangat gotong royong masyarakat Kalimantan Selatan terlihat nyata di tengah bencana. Relawan dari berbagai komunitas turun langsung membantu proses evakuasi, distribusi bantuan, serta pendampingan bagi warga terdampak. Solidaritas ini menjadi kekuatan besar dalam menghadapi musibah bersama.
Salah satunya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel yang menyerahkan langsung bantuan berupa sembako kepada wara Desa Jambu Hilir, Kandangan, Kabupaten Hulu Singai Selatann (HSS).
Sebagaimana dilansir portal web https://diskominfomc.kalselprov.go.id/, bantuan sembako tersebut diserahkan oleh Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim melalui Sekretaris Diskominfo Kalsel, Mashudi kepada Lurah Jambu Hilir, Rudi Perdana Kusuma di Kantor Kelurahan setempat, Rabu (31/12/2025) malam.
Mashudi mengatakan, bantuan ini merupakan wujud sinergi dan perhatian besar dari pimpinan daerah, mulai dari Gubernur Kalsel, H. Muhidin dan jajaran Diskominfo Provinsi Kalsel. ”Alhamdulillah, hari ini telah sampai bukti kepedulian pemerintah terhadap warga kami di Kelurahan Jambu Hilir. Ini merupakan bukti nyata kepedulian Bapak Gubernur, terhadap warga penyintas bencana banjir di Kelurahan Jambu Hilir,” ujar Mashudi.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga yang aktivitasnya terhambat akibat genangan air. Selain bantuan logistik, pemerintah juga terus memantau kondisi di lapangan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Lebih lanjut, Mashudi berharap agar musibah banjir ini dapat segera surut sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal. Ia juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan kekeluargaan dalam menghadapi masa sulit seperti ini. ”Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi warga terdampak dan semoga air segera surut agar aktivitas kembali seperti biasa. Ini adalah bukti kebersamaan kita dalam ikatan kekeluargaan dan pemerintahan,” imbuhnya.
Sementara itu, Rudi menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin dan jajaran SKPD Pemprov Kalsel. Menurutnya, perhatian dari pemerintah provinsi sangat berarti bagi warga, terutama mereka yang berada di wilayah terpencil. ”Saya mewakili warga dan Pemerintah Kelurahan Jambu Hilir mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Dinas Kominfo Kalsel. Ini adalah bukti nyata perhatian pemerintah provinsi kepada warganya, bahkan yang berada di pelosok sekalipun,” ujar Rudi.
Wagub Ikut Salurkan Bantuan
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, ikut terjun langsung melakukan peninjauan sekaligus penyaluran bantuan kepada warga terdampak banjir di sejumlah titik di Kabupaten Banjar, Rabu (31/12/2025). Adapun lokasi yang dikunjungi meliputi Kediaman Guru Daudi Al Banjari, Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kubah Kelampaian, Kecamatan Astambul, serta Desa Pesayangan, Kecamatan Martapura.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan langsung Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap masyarakat yang terdampak bencana. “Atas arahan Bapak Gubernur, kami hadir langsung untuk melihat kondisi warga sekaligus menyampaikan salam hormat beliau dan Ibu Gubernur kepada seluruh masyarakat. Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk bergerak cepat dan tanggap dalam membantu warga terdampak banjir,” kata Hasnuryadi.
Ia menegaskan, Pemprov Kalsel akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga perangkat desa guna memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, serta bantuan tambahan dapat segera disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Pada peninjauan tersebut, ratusan paket bantuan disalurkan kepada warga, berupa sembako, paket obat-obatan, serta peralatan mandi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama masa pemulihan pascabanjir.
Hasnuryadi juga mengapresiasi kesabaran masyarakat serta peran para tokoh agama, guru, relawan, dan berbagai organisasi sosial yang turut membantu penanganan bencana. Ia berharap kondisi dapat segera kembali normal dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa.
Di kesempatan terpisah, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Selatan turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di kawasan Teluk Selong, Martapura, Kabupaten Banjar, Rabu (31/12/2025).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala DKP Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono, bersama jajaran, sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin agar seluruh perangkat daerah bergerak cepat membantu masyarakat terdampak bencana.
Rusdi Hartono menyampaikan bahwa kehadiran DKP di lokasi bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada warga yang sedang menghadapi musibah.“Syukur Alhamdulillah, hari ini kami bersama tim turun langsung ke lapangan menyerahkan bantuan dari Bapak Gubernur. Ini adalah bentuk kepedulian dan kebersamaan kami untuk hadir dan berbagi dengan warga yang terdampak banjir di Teluk Selong,” ujar Rusdi.
Bantuan yang disalurkan meliputi 500 bungkus nasi siap saji, paket sembako berisi beras, mi instan, dan air mineral, serta bantuan dana terbatas yang diperuntukkan bagi anak-anak dan ibu-ibu.
Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) juga kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Banjar. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai, bersama jajaran serta didampingi unsur Pemerintah Provinsi, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di wilayah Martapura, khususnya kawasan Kraton dan Pasayangan, Kabupaten Banjar, Jumat (2/1/2026).
“Alhamdulillah hari ini Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Martapura, khususnya di Kraton dan Pesayangan. Bantuan ini kami salurkan untuk dapur-dapur umum dan juga warga yang mengungsi di musala, sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban masyarakat yang terkena musibah,” ujar Gusti Yanuar.
Hal serupa dilakukan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP). Kali ini, bantuan disalurkan kepada warga Desa Penggalaman, Kabupaten Banjar, Rabu (31/12/2025). Bantuan banjir tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, sebagai bentuk perhatian pemerintah provinsi kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah akibat banjir yang berkepanjangan.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan setelah pihaknya menempuh perjalanan sejak siang hari menuju lokasi terdampak. “Kami berangkat sekitar pukul 14.00 Wita dan tiba di Desa Penggalaman sekitar pukul 17.00 Wita. Setibanya di lokasi, kami langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa dan perangkat desa untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik kepada warga yang terdampak,” ujarnya.
Menurut Syamsir, dari sekitar 800 kepala keluarga yang bermukim di Desa Penggalaman, kurang lebih 600 kepala keluarga terdampak banjir. Untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, DPKP Kalsel menyalurkan bantuan berupa beras sebanyak dua ton serta lebih dari 300 bungkus mi instan.
Selajn itu, banyak SKP lainnya yang juga melakukan aksi bantuan serupa. Musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan mengetuk kepedulian semua pihak. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama pemerintah kabupaten/kota, TNI–Polri, relawan, dunia usaha, dan masyarakat bergerak cepat bahu membahu membantu warga terdampak banjir.















