ItWorks.id- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat tata kelola data industri nasional dengan mengakselerasi pemanfaatan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas). Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi pendaftaran SIINas kepada pelaku usaha industri dan perwakilan dinas perindustrian kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa SIINas memiliki peran strategis dalam mendukung perumusan kebijakan industri berbasis data yang akurat dan terintegrasi secara nasional. Menurutnya, ketersediaan data industri yang kuat menjadi fondasi bagi pemerintah dalam memperkuat daya saing sektor manufaktur sekaligus menjaga keberlanjutan pertumbuhan industri nasional.
“Dengan data yang kuat, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang tepat untuk memperkuat daya saing industri nasional serta menjaga keberlanjutan pertumbuhan sektor manufaktur,” kata Menperin dalam keterangannya di Jakarta, dilansir dalam siaran pers, belum lama ini.
Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Samarinda tersebut digelar secara daring pada 24 Februari 2026 dan diikuti 39 peserta yang terdiri dari pelaku usaha industri serta perwakilan dinas perindustrian dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Utara. Materi sosialisasi mencakup prosedur pendaftaran hingga mekanisme pelaporan data industri melalui SIINas.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Emmy Suryandari, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem standardisasi dan layanan industri sekaligus meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam pelaporan data industri.
Sementara itu, Kepala BSPJI Samarinda Ransi Pasae menilai keterlibatan aktif pemerintah daerah sangat penting untuk mendorong pelaku industri melaporkan data secara berkala. Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha, diharapkan data industri nasional semakin lengkap, akurat, dan terintegrasi.
Kemenperin berharap optimalisasi SIINas dapat menjadi fondasi penting dalam pengembangan industri nasional yang lebih berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan. Data yang terhimpun juga akan dimanfaatkan untuk memetakan potensi industri daerah, memperkuat rantai pasok, serta mendukung pengembangan sektor industri prioritas. (AC)














