ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Komdigi Perluas Kolaborasi Inovasi Kesehatan Digital melalui Garuda Spark

Fauzi
28 October 2026 | 14:11
rubrik: Digital
Dongkrak Ekonomi Nasional, Pemerintah Dorong Pelaku UMKM Adopsi Teknologi Digital

Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperkuat ekosistem inovasi kesehatan digital dengan menghubungkan startup teknologi, rumah sakit, dan investor melalui Garuda Spark Innovation Hub. Kolaborasi ini diarahkan untuk mengembangkan solusi berbasis kecerdasan artifisial (AI), termasuk mendukung deteksi dini tuberkulosis (TBC) dan menjawab keterbatasan tenaga dokter spesialis.

Wamenkomdigi Nezar Patria menyatakan penguatan ekosistem menjadi kunci agar inovasi teknologi kesehatan dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Inovasi hebat tidak akan besar tanpa ekosistem yang kuat. Bagi kami di Komdigi ada empat hal yang harus kita jaga bersama yakni infrastruktur, kesiapan teknologi, kapasitas inovator dan lingkungan yang mendukung,” ujar Wamen Nezar dalam acara Health Innovation Showcase 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2026), seperti dilansir laman komdigi.go.id.

Dalam kegiatan tersebut, Wamen Nezar menyambut baik keberhasilan 11 inovator yang lolos uji sandbox Kementerian Kesehatan.

Menurutnya, inovasi digital dan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan, terutama dalam menjawab tantangan keterbatasan tenaga medis dan kebutuhan deteksi dini penyakit.

Wamen Nezar mencontohkan pemanfaatan AI untuk membantu deteksi tuberkulosis (TBC) melalui pembacaan hasil rontgen dada.

Teknologi tersebut dapat membantu mengisi kesenjangan layanan kesehatan, khususnya ketika jumlah dokter spesialis belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Misalnya adopsi teknologi AI untuk TBC untuk mengisi celah kosong spesialis. Jadi supaya diagnosis awal bisa didapatkan sehingga pasien-pasien bisa lebih cepat diselamatkan,” ungkap Wamen Nezar.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara rumah sakit dan penyedia teknologi menjadi salah satu kunci untuk memperluas pemanfaatan inovasi kesehatan digital.

Rumah sakit memiliki berbagai kebutuhan layanan yang dapat menjadi ruang pengembangan solusi berbasis teknologi, termasuk AI dengan tetap memperhatikan keselamatan pasien dan peran tenaga medis.

BACA JUGA:  Akamai Pertajam Keunggulan AI Lewat Akamai Cloud Inference

“Di rumah sakit ada banyak use case yang bisa dijadikan bahan untuk para inovator kita memberikan solusi-solusi teknologi yang berbasis teknologi baru seperti artificial intelligence,” tutur Wamen Nezar.

Selain penguatan kapasitas inovator, Kementerian Komdigi juga mendorong akses investasi dan kemitraan strategis melalui Garuda Spark Innovation Hub.

“Untuk inovator, kita coba bantu melalui business match antara investor dengan startup-startup yang sedang berinovasi. Sejauh ini, Garuda Spark sudah menarik investasi lebih dari 429 miliar rupiah dan kita coba pacu terus sampai dengan akhir tahun nanti 2026 bisa tembus 1 triliun rupiah,” jelasnya.

Wamen Nezar juga menekankan pentingnya tata kelola yang kuat dalam pemanfaatan teknologi kesehatan.

Penggunaan AI dan pengelolaan data kesehatan harus disertai langkah mitigasi risiko, mengingat data kesehatan merupakan informasi penting yang perlu dilindungi dan teknologi yang digunakan berkaitan langsung dengan keselamatan manusia.

“Padahal di sektor kesehatan risikonya adalah nyawa manusia. Jadi saya kira di sandbox itu semua akan diuji,” tegas Wamen Nezar.

Wamen Nezar berharap kolaborasi antara pemerintah, inovator, rumah sakit, investor, dan mitra industri dapat memperkuat ekosistem inovasi kesehatan digital Indonesia.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi yang berdaulat, berdaya, dan inklusif menuju Indonesia 2045.

“11 inovator ini bukanlah titik akhir tapi ini adalah titik awal perjalanan, titik awal journey yang panjang ke depan,” tandasnya.

Tags: AIGaruda Spark Innovation HubGenerative AIKomdigi
Previous Post

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

Next Post

Hasil Riset Ini Ungkap Ketidaksiapan Perusahaan dalam Mengelola AI Agentik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

Busthomi
28 October 2026 | 13:32

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Albarsah
23 October 2026 | 20:39

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Top Digital: Inovasi Digital PGE Selain Percepat Proses Bisnis Hasilkan Efisiensi Puluhan Miliar Rupiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rakernas ISAA 2026, Kemenhub Dorong Profesionalisme Layanan Keagenan Kapal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garmin Luncurkan fēnix 9 dan fēnix 9 Pro di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto