ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2024: Ini Penyebab Kemenkeu Learning Center Dilahirkan

Achmad Adhito
1 November 2024 | 13:08
rubrik: Digital, E-Gov, Event
TOP Digital Awards 2024: Ini Penyebab Kemenkeu Learning Center Dilahirkan
Share on FacebookShare on Twitter

Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kementerian Keuangan RI (BPPK Kemenkeu) melahirkan Kemenkeu Learning Center (KLC) dengan sejumlah pertimbangan. Satu di antara itu adalah mengatasi keterbatasan kursi pembelajaran di lembaga tersebut.

“Kursi pembelajaran classical 3 di BPPK hanya [bisa menampung] 46% hingga 65% ASN Kemenkeu,” kata Kepala Bagian Teknologi Informasi, Komunikasi dan Manajemen Pengetahuan, Sekretariat BPPK Kemenkeu RI, Arfiansyah Darwin (31/10/2024).

Dalam presentasi melalui jaringan internet untuk Dewan Juri Top Digital Awards 2024, Arfiansyah pun merinci tentang keterbatasan kursi tersebut. Sepanjang tahun 2012 hingga 2016, kursi pembelajaran yang tersedia hanya di kisaran 46% hingga 67%.

Persisnya, untuk 2012 hingga 2016, persentase tersebut yakni sebagai berikut: 60%, 67%, 46%, 59%, dan 65%.

Pertimbangan lain dilahirkannya KLC yang merupakan sarana e-learning tersebut, ada beberapa. Itu antara lain menyelaraskan diri dengan strategi Kemenkeu Corporate University. Dengan KCL, belajar bisa dilakukan di mana saja, serta kapan saja.

Pula, KCL menyediakan platform untuk pengelolaan pembelajaran dan manajemen pengetahuan. “Selain itu, KLC mendukung demokratisasi pembelajaran dengan self learning,” Arfiansyah menjelaskan.

Pertimbangan lain hingga KLC dilahirkan adalah untuk memenuhi target inisiatif transformasi dan reformasi birokrasi Kemenkeu. Dalam hal tersebut, ada target kenaikan pembelajaran berbasis digital. Target pembelajaran berbasis digital naik dari 30% pada tahun 2019 menjadi 50% di tahun 2020, dan 70% pada tahun 2021

KLC pun lahir berkat arahan menteri keuangan RI agar Kemenkeu menjadi ‘Knowledge 4 Institution’. Maka, lahirlah KLC yang memungkinkan pengetahuan dapat diperoleh kapan saja, dan di mana saja.

“Knowledge pengelolaan keuangan negara tidak hanya dibutuhkan oleh SDM Kementerian Keuangan, namun juga masyarakat luas. Sehingga perlu adanya kemudahan akses bagi pihak yang membutuhkan knowledge terkait pengelolaan keuangan negara,” ia menjelaskan lebih lanjut.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2024: MTF Sukses Selaraskan Digitalisasi dan Bisnis

Entertaining Factors
Satu kelebihan tersendiri dari KLC adalah keberadaan konten yang menghibur. “Entertaining factors memang jadi kekhasan KLC,” begitulah Arfiansyah menegaskan.

Dan, seperti apa persisnya entertaining factors tersebut? Ia menjelaskan bahwa, yang pertama, adalah konten yang interaktif. Dalam konteks tersebut, KLC mengakomodir aset pembelajaran dalam bentuk SCORM berbasis HTML5 yang memungkinkan pembelajaran menjadi interaktif

Kedua, multimedia integration. KLC mengakomodir aset pembelajaran dalam bentuk video berformat MP4 dan MPG, yang membuat pengguna seperti menonton bioskop.

Keempat, gamification. KLC punya fitur yang menerapkan prinsip gamification dalam proses pembelajaran. Contohnya adalah leaderboard dan badge. Juga, ada kuis dalam bentuk permainan.

Adapun yang kelima adalah user firendly interface. KLC dikembangkan dengan prinsip UI/UX, seperti user journey, competitor analysis, serta pemilihan warna dan desain aplikasi yang segar/menarik.

Di sini, ada visualisasi persentase penyelesaian materi yang diikuti, sehingga peserta dapat memeroleh gambaran seberapa jauh proses yang telah dilewati, serta seberapa jauh perjalanan pembelajaran yang akan ditempuh selanjutnya.

Keamanan Siber
Dalam presentasinya, Arfiansyah juga mengulas tentang implementasi praktik keamanan siber untuk KLC. Ia, antara lain, menjelaskan bahwa BPPK telah menggelar migrasi ke Smart Data Center Pusintek (tier 4). Migrasi tersebut berlangsung di Mei 2023 hingga akhir Oktober 2023.

BPPK pun telah menggelar sertifikasi pen-test (penetration test) dan auditor internal SMKI. Pen-test memungkinkan perbaikan kelemahan sebelum sistem digunakan. “Ada dua pegawai kami yang sudah mendapatkan sertifikat pen-test dari LSP BSSN,” Arfiansyah mengatakan.

Uji kerentanan dan uji beban pun sudah digelar untuk KLC. Uji tersebut mencakup infrastruktur dan aplikasi KCL. Kemudian, uji beban tersebut digelar ke platform KLC. Fungsinya untuk memastikan keandalan penggunaan beban oleh sebanyak 20.000 concurrent users.

Tags: BPPK KemenkeuKemenkeuKemenkeu Learning CenterTOP Digital Awards 2024
Previous Post

45 Tahun Berkiprah, Vinilon Group Berkomitmen Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Next Post

Hytera P30, Solusi Push-to-Talk Terbaru Hytera Dukung Komunikasi Lancar BNI Indonesian Masters 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

Fauzi
10 September 2026 | 13:18

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Regulasi Makin Kompleks, Saatnya Perusahaan Mengubah Cara Mengelola Risiko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan SCALE, Telkom Integrasikan AI-Cloud-Keamanan Siber

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sstt, Ini Varian Paket JITU 1 dari IndiHome

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi DOCUDigital BKN untuk Tingkatkan Layanan Mutasi Kepegawaian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto