Jakarta, Itech – Intel memamerkan prototype kacamata pintar Intel Vaunt yang menawarkan teknologi lebih canggih dari Google Glass. Intel Vaunt dapat mengambil gambar, video dan membantu pengguna melihat data-data.
Sayangnya, Intel Vaunt tidak memiliki speaker dan mikrofon. Bahkan, Intel Vaunt dapat menunjukan arah peta yang pengguna inginkan. Hebatnya, Intel melakukan inovasi dengan menggunakan teknologi laser yang memproyeksikan citra di kacamata pintar tersebut.
Mark Eastwood (Direktur Desain Industrial) mengatakan laser kelas satu adalah tingkatan jenis klasifikasi laser yang aman dalam penggunaan.
“Ini adalah laser kelas satu. Laser ini tidak berbahaya dan memiliki daya yang begitu rendah sehingga dayanya sangat rendah dan berada di ujung bawah laser kelas 1,” katanya seperti dikutip Tech Radar.
Tahun ini, Intel akan terus mengembangkan kacamata pintar sehingga dapat mengakomodasi aplikasi-aplikasi yang tersedia pada smartphone. Para pengamat teknologi pun berbondong-bondong memuji penampilan kacamata pintar Intel karena berbeda dengan Google Glass.
Kacamata Pintar Apple
Apple baru akan meluncurkan kacamata AR-nya pada musim gugur ini bersamaan dengan iOS 11.
Meskipun demikian, Apple telah meluncurkan ARKit, sebuah platform yang memungkinkan pengembang aplikasi untuk membenamkan pengalaman augmented reality (AR) ke dalam aplikasi dan game.
Tim Cook (CEO Apple) sudah mengatakan Apple akan fokus mengembangkan perangkat AR di masa depan, terbukti dari aplikasi paten yang dipublikasikan USPTO pada 27 Juli seperti dikutip Pocket-Lint.
Dari paten itu, kita dapat informasi bahwa Apple sedang mengembangkan sebuah perangkat yang dapat memberikan informasi dalam bentuk nyata seperti bentuk gedung, tempat wisata menarik, sebuah gedung dan peta.
Dengan perangkat AR Apple itu, Anda dapat memotret dan layarnya akan memmberikan elemen AR. Dengan kata lain, kacamata AR Apple dapat memberikan data dan informasi yang sedang Anda lihat mirip sekali dengan Google Glass.














