Bolt, perusahaan penyedia layanan 4G LTE pertama di Indonesia, akhirnya meluncurkan Bolt 4G powerphone yang merupakan dual active 4G smartphone yang di klain mampu melakukan akses internet dan menerima atau melakukan panggilan secara bersamaan ke nomor GSM.
Pada acara launching produk yang di gelar di Jakarta beberapa waktu lalu, Bolt memperkenalkan dua varian produk teranyarnya sekaligus, yakni Bolt 4G Powerphone ZTE V9820 dan Bolt 4G Powerphone IVO V5.
Menurut Liryawati, Chief Marketing Officer Bolt, kerjasama dengan ZTE dilatarbelakangi oleh reputasi ZTE yang merupakan lima besar produsen perangkat mobile dan smartphone di dunia versi IDC. “Sementara, IVO merupakan kebanggaan Indonesia karena merupakan smartphone 4G pertama buatan anak bangsa,” ujar Liryawati.
Lanjut dia, Bolt memproyeksikan tambahan 500 ribu pelanggan baru di tahap awal dengan adanya peluncuran Bolt Powerphone ini. “Untuk mengawali masuknya Bolt Powerphone, Bolt telah menginvestasikan tambahan dana sebesar US$ 60 juta,” ungkap Liryawati.
Kedua smartphone ini dipersenjatai prosesor Quadcore Snapdragon 400 1.2 Ghz Cortex-A7, dengan sistem operasi mutakhir Android Kitkat (4.4.2). Untuk ZTE V9820 sudah terintegrasi dengan kamera 13MP dan tampilan layar HD 5” yang memiliki resolusi 1280 X 720 piksel, RAM 2 GB/ROM 8 GB. Sedangkan IVO V5 memiliki kamera 8MP, berdimensi layar 5” dengan resolusi 960×540 piksel, RAM 1 GB/ROM 8 GB. Kedua produk tersebut memiliki fitur auto-focus dan flash guna menghasilkan gambar berkualitas tinggi. Kedua produk ini dijual dalam satu paket prabayar Thunder Bolt 8GB. TS














