Kualitas bangunan jadi salah satu fokus Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2021 ini. Ini sesuai target Kementerian PUPR dalam melaksanakan supervisi kualitas bangunan yang salah satunya melalui aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk).
PPDPP menerapkan masa transisi pengenalan SiPetruk kepada para pengembang selama 6 bulan ke depan, hingga Juli 2021 mendatang, dengan menggandeng peran para asosiasi pengembang untuk memberikan pemahaman dan pembekalan kepada anggotanya.
PPDPP juga akan menerapkan metode Training of Trainer (ToT) bersama dengan Dewan Pembina Pusat (DPP) di setiap asosiasi pengembang yang selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh DPP ke Dewan Pembina Daerah (DPD) masing-masing. PPDPP terus menjalin komunikasi secara rutin dan intensif dengan 20 asosiasi pengembang dan Perum Perumnas.

Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin, menjelaskan melalui aplikasi SiPetruk maka mekanisme pemantauan PPDPP kini tidak hanya memastikan tingkat keterhunian saja, melainkan juga memastikan kualitas hunian yang dibangun oleh pengembang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.
“Ada hal lain yang kami temui di lapangan, salah satunya ketidaksiapan sarana prasarana dan lingkungan perumahan. Hal ini menjadi salah satu penyebab mengapa masih terdapat masyarakat yang belum menghuni rumahnya. Kami tidak ingin dalam kondisi seperti ini justru masyarakat yang menjadi korban” ujar Arief, dalam siaran pers, 07/01.
Kendati demikian, Arief menyampaikan bahwa PPDPP tidak serta merta melakukan penindakan pencabutan subsidi apabila menemukan kasus ketidakhunian, melainkan akan melakukan pembinaan terhadap pengembang apabila ditemukan fakta ketidaksiapan sarana dan lingkungan yang menjadi faktor rumah tidak dihuni.
Baca: Dibekali AI, SiKasep Jadi Andalah PPDPP dalam Digitalisasi Pembiayaan Rumah MBR
Banyak asosiasi pengembang perumahan memberi dukungan pada program PPDPP yang berfokus pada kualitas bangunan yang dipantau melalui SiPetruk. Seperti yang disampaikan dalam forum virtual Zoom Meeting antara PPDPP dengan para asosiasi pengembang, 6 Januari 2021.
Shinema Daeli, Ketua Umum DPP Perkumpulan Pengembang Realestat Indonesia (PARSINDO) menyambut baik program ToT untuk aplikasi SiPetruk, “Program ToT perlu dilaksanakan terutama untuk menggapai daerah-daerah di Indonesia. Paradigma terhadap kualitas bangunan perlu adanya transformasi, bagaimana kualitas menjadi budaya yang konsisten,” katanya.
Usulan materi Program ToT disampaikan Endang Kawidjaya, Ketua Umum Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA). Ia mengusulkan materi yang disampaikan terkait Standar Operasional Prosedur(SOP) Prasarana Sarana dan Utilitas Umum (PSU), hingga Petunjuk Teknis SiPetruk. “Sesuai tujuan Menteri PUPR, kualitas tidak kompromi,” imbuh Endang.
Perum Perumnas yang turut hadir diwakili oleh Direktur Pemasaran, Tambok S. Simanjuntak juga menyatakan dukungannya terhadap masa transisi pengenalan SiPetruk, “Kami siap berkoordinasi dalam hal dukungan pilot project perumahan untuk SiPetruk apabila diperlukan,” ujarnya. Terkait dengan database Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang), PPDPP memastikan rekam data yang ada saat ini bersifat dinamis dan real time. Dimana ketika rumah yang didaftarkan pengembang di SiKumbang telah dilakukan akad, maka secara otomatis rumah tersebut akan memperoleh QR Code identitas penghuni rumah dengan cara host to host bersama bank pelaksana.
Terkait dengan database Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang), PPDPP memastikan rekam data yang ada saat ini bersifat dinamis dan real time. Dimana ketika rumah yang didaftarkan pengembang di SiKumbang telah dilakukan akad, maka secara otomatis rumah tersebut akan memperoleh QR Code identitas penghuni rumah dengan cara host to host bersama bank pelaksana.
Baca: Belum Isi Aplikasi SiKumbang, Pengembang Properti Dilarang Jual Rumah Bersubsidi














